LLS 117 – Mantis Reaper

Kayaknya yang chapter 118 rada telat gan, panjang euy

Diterjemahkan oleh Akira_94

Disunting oleh 8seen

Selamat membakar waktumu!:)


LLS 117 – Mantis Reaper

“Pak pak pak …”

Di langit, sekelompok Red-eyed Crow (gagak) mengepakkan sayap mereka dan melesat di udara.

Setelah beberapa saat, mereka terbang kembali dan berputar beberapa kali di langit. Beberapa gagak mendarat di cabang untuk mencari sesuatu, namun akhirnya gagal menemukan Yue Yang dan Royal Swordwoman yang bersembunyi di dalam hutan yang lebat dan semak-semak. Akhirnya, mereka mengepakkan sayapnya dan terbang menjauh.

Sejak Yue Yang membunuh Red-eyed Crow pertama hanya dalam waktu sehari semalam, sekelompok Red-eyed Crow terbang diatas kepala Yue Yang setidaknya dua puluh kali.

Jelas jika Ranker yang bersembunyi di Lembah Teriakan Elang Gui Jian Chou sangat ahli mengendalikan burung gagak.

Untuk mengetahui di mana Yue Yang dan Royal Swordwoman itu, Ranker ini telah mengendalikan setidaknya dua ratus gagak untuk mencari mereka. Dua ratus gagak dikirim bergantian, mencari setiap jengkal hutan, melewati kepala Yue Yang berkali-kali. Namun, mereka tertipu oleh kamuflase Yue Yang dan gagal menemukannya. Royal Swordwoman juga telah melepaskan armor lengkap di tubuhnya dan menggunakan pakaian yang ditutupi daun, tipe yang biasa digunakan oleh pengintai hutan. Kapan pun sekelompok gagak terbang, mereka hanya perlu membungkuk di sekelompok tanaman, atau meringkukkan badan dan berhenti bergerak. Dengan cara ini, sekelompok Red-eyed Crow di langit tidak akan bisa menemukan kehadiran mereka.

Meski kemarahan Royal Swordwoman pada tangan Yue Yang yang meraba-raba tidak hilang, dia kagum dengan betapa liciknya orang ini.

Menggunakan cabang pohon dan daun untuk membuat pakaian sebagai kamuflase benar-benar ide bagus.

Tidak hanya gagak, bahkan manusia pun tidak dapat menemukan mereka.

Di jurang pegunungan yang dipenuhi aliran sungai kecil yang mengalir cepat, Iron-clawed Cliff Eagles memekik keras , terbang ke segala arah (TL: ini adalah Lembah Teriakan elang). Seekor wyvern hijau dengan kepala menonjol keluar, membawa seorang pria berjubah hitam di punggungnya saat mendarat ke tanah. Yue Yang dan Royal Swordwoman segera menyembunyikan diri di celah di jurang, mengamati pergerakan pria berjubah hitam itu dengan tenang. Mereka hanya melihat dia mengeluarkan tengkorak hitam sebelum dia mulai menggumamkan beberapa mantra … Kabut hitam tebal keluar dari tengkorak, dan akhirnya memadat menjadi bola hitam. Pria berjubah hitam itu lalu melemparkan bola kabut hitam ini ke tanah. Kabut hitam itu menyebar dan dengan suara “krak”, jerangkong berbentuk aneh disummon satu per satu.

Beberapa jerangkong itu masih memiliki beberapa barang yang mereka miliki saat mereka mati, misalnya sepasang sarung tangan compang-camping, rantai perak yang basah dengan darah hitam, sebuah pedang panjang berkarat …

Wajah Royal Swordwoman segera terkejut saat melihat mereka.

Yue Yang tidak mengerti apa yang terjadi, tapi dia tahu. Dia sangat paham dengan situasinya. Dia telah menemukan targetnya.

Jerangkong ini adalah orang-orang yang mereka cari, kelompok pengintai kerajaan. Namun, mereka semua telah mati dan bahkan telah dirubah menjadi jerangkong oleh pria berjubah hitam menggunakan Teknik Pemanggilan Jiwa Mati yang mengerikan. Ternyata orang yang menghancurkan seluruh kelompok pengintai kerajaan dan mengendalikan gagak adalah necromancer ini.

Namun, necromancer hanya ada di Abyss. Bagaimana mungkin ada di Kontinen Soaring Dragon?

Berapa lama necromancer berjubah hitam ini bersembunyi di Lembah Teriakan Elang di Gui Jian Chou? Apa tujuannya?

“Pelayan mayatku, menyebar. Cari tahu di mana kedua orang hidup itu bersembunyi …” Sambil membaca mantra, tangan pria berjubah hitam itu yang setipis tulang mensummon bola cahaya hijau dan menyinarkannya ke beberapa jerangkong.

Jerangkong ini berubah setelah terkena cahaya hijau, berubah warna dan bertambah besar, menjadi raksasa. Dalam sepuluh detik, mereka telah berubah dari level 1 Shrivelled Skeleton menjadi level 2 Bony Skeleton.

Di antara jerangkong tersebut, terdapat satu yang menyerap banyak bola cahaya hijau. Ia semakin kuat dan berkembang lebih jauh menjadi level 3 Iron-boned Skeleton.

Iron-boned Skeleton ini bahkan menumbuhkan pedang tulang yang terbuat dari besi di kedua lengannya.

Royal Swordwoman sadar jika ini adalah teknik pengendalian necromancer. Selama ada makhluk hidup di dekatnya,jerangkong ini dapat merasakannya. Kamuflase mereka akan tidak berfungsi. Syukurlah, jarak kemampuan jerangkong itu hanya sekitar 20-30 meter. Tidak hanya itu, sebuah sungai kecil memisahkan keduanya dari necromancer. Jika tidak, mereka pasti segera akan ditemukan oleh kerangka ini.

Royal Swordwoman itu menepuk punggung Yue Yang dan dengan ringan membuat sebuah lingkaran, memberi isyarat untuk mempersiapkan serangan kejutan.

Dengan jarak seperti ini, lumayan sulit melakukan serangan kejutan, dan tingkat keberhasilannya pun rendah. Tapi, mereka tetap harus mencobanya. Jika tidak, saat pria berjubah hitam ini menaiki Poison Wyvern ke langit, mereka tidak akan bisa menangkapnya lagi. Royal Swordwoman memperkirakan jika necromancer berjubah hitam ini mungkin memiliki kekuatan level 6 [Elder]. Akan ada kesempatan tinggi untuk membunuhnya jika serangan kejutan mereka berhasil. Satu-satunya masalah adalah orang ini juga sangat berhati-hati. Tempat di mana wyvern mendarat adalah batu yang menjorok keluar. Asalkan wyvern melompat, dia bisa dengan mudah terbang ke langit.

Selain Bloody Queen, dia dan si bejat ini hanya bisa menonton jika tentang pertempuran udara.

Dengan hanya satu Level 3 emas Bloody Queen, cukup sulit untuk membunuh Level 6 perunggu Poison Wyvern ini, belum lagi necromancer dengan kekuatan Level 6 [Elder] yang berada di atasnya.

“Shh.” Yue Yang memegang tangan Royal Swordwoman itu. Ketika dia hendak berusaha menarik tangannya, Yue Yang memberi isyarat agar dia diam dan tidak bergerak sama sekali apa yang terjadi.

“…” Royal Swordwoman itu melotot padanya, tapi akhirnya mendengarkan apa yang dia katakan, tidak berani melakukan gerakan tiba-tiba.  

Dia ingin menarik kembali tangannya, tapi Yue Yang bersikap seolah-olah dia tidak mengetahuinya. Dia tidak melepaskan tangannya setelah berhasil menangkapnya, mengambil kesempatan dalam kesempitan. Royal Swordwoman benar-benar ingin menendangnya ke sungai. Namun, masih ada pria berjubah hitam itu. Jika dia menendangnya, mereka akan kehilangan kesempatan untuk melakukan serangan kejutan. Dia hanya bisa melupakan keinginannya ini. Dia awalnya ingin memukulnya, tapi sesaat kemudian, dia benar-benar melupakan hal ini. Dia meraih punggung Yue Yang dengan gugup. Gundukannya yang besar tanpa sadar menekannya, mencoba menekan tubuh Yue Yang agar semakin turun ke tanah.

Ini karena, dengan melihat ke arah yang sama dengan Yue Yang, Royal Swordwoman melihat jika di atas tebing curam, sosok kehidupan yang mengerikan berdiri tegak, muncul entah dari mana.

Ia sama sekali tidak bergerak dan nafasnya benar-benar tersembunyi. Ia menempel di dinding tebing seperti batu.

Sasarannya adalah pria berjubah hitam di bawahnya dan Poison Wyvern yang dia naiki. Namun, bahkan pria berjubah hitam dan Poison Wyvern sama sekali tidak merasakan kehadiran sosok kehidupan yang mengerikan ini … Ketika Poison Wyvern mengepakkan sayap raksasanya dan mulai naik perlahan dengan pria berjubah hitam itu, sosok kehidupan mengerikan itu tiba-tiba bergerak seperti kilat. Menggerakkan dua lengan besarnya mirip sabit itu seperti petir hitam, ia memotong ruang dan menangkap Poison Wyvern dengan lengannya. Level 6 perunggu Poison Wyvern bahkan tidak bisa memberontak, hanya bisa menggerutu berulang kali.

Sosok kehidupan mengerikan itu segera membuka mulutnya yang penuh dengan gigi tajam dan memakan kepala Poison Wyvern hidup-hidup. Ia tidak membunuh mangsanya namun memakannya hidup-hidup.

Jeritan dari Poison Wyvern bergema di seluruh lembah …

Pada saat ini, seluruh lembah terdiam. Semua makhluk begitu ketakutan hingga mereka bahkan tidak tahu harus bersembunyi di mana.

Saat sosok kehidupan mengerikan sedang melahap Poison Wyvern hidup-hidup, pria berjubah hitam itu sedang berjuang. Tubuhnya juga dijepit oleh lengan raksasa makhluk ini, begitu erat hingga dia sama sekali tidak bisa bebas bergerak. Melihat jika cacing kecil itu berani memberontak, sosok kehidupan menakutkan itu segera menundukkan kepalanya untuk menggigit kepala pria berjubah hitam itu … Gerakan pria berjubah hitam itu sangat cepat, dan segera mengeluarkan bola teleportasi dan menghancurkannya dengan tangannya yang berwarna hitam.

Pilar teleportasi bersinar seketika.

Namun, sesaat sebelum dia menghilang saat berteleportasi, sosok kehidupan mengerikan itu mengangkat salah satu lengan sabitnya, dan menebaskannya ke arah pria berjubah hitam itu …

Pa!

Bagian bawah pria berjubah hitam yang masih berteleportasi itu segera terpotong di ruang teleportasi. Pilar teleportasi juga hancur dan separuh tubuhnya terjatuh ke tanah dengan bunyi gedebuk.

Jika tidak melarikan diri cukup cepat, pria berjubah hitam ini dengan kekuatan Level 6 [Elder] pasti terbunuh seketika.

Yue Yang dan Royal Swordwoman melihat seluruh kejadian ini sangat terkejut. Sosok kehidupan mengerikan ini sebenarnya adalah Level 7 emas Reaper Mantis legendaris yang konon telah punah. Tidak hanya itu, itu ternyata seekor Gold King Beast.

Pemuda yang berasal dari dimensi lain berkeringat dingin dan berteriak dalam hatinya: Ya Tuhan!

Siapa yang mengatakan jika Reaper Mantises telah punah? Ada satu tepat di depan matanya! Tubuhnya beberapa kali lebih besar dari wyvern dan bahkan lebih besar dari pesawat tempur. Mungkinkah sosok kehidupan mengerikan semacam ini benar-benar ada di Soaring Dragon Continent? Syukurlah, itu tidak terbang keluar dari Gui Jian Chou. Jika tidak, semua orang pasti sudah dimakannya.

Level 6 perunggu Poison Wyvern bahkan tidak punya waktu untuk memberontak dan dimakannya … Menemui musuh besarnya, Poison Wyvern ini benar-benar sial.

Setelah Reaper Mantis memakan kepala Poison Wyvern, ia tiba-tiba kehilangan minat pada bangkai raksasa wyvern dan membuangnya.

Dengan kepakan sayapnya, ia segera terbang ke angkasa, menghilang di udara.

Jika bukan karena bangkai wyvern yang jatuh ke tanah dengan keras di depan mata mereka, Yue Yang dan Gold King Beast keduanya pasti ragu jika Reaper Mantis bahkan pernah muncul.

“Sepertinya ia sangat suka memakan magic core wyvern …” Yue Yang meneriakkan ‘hampir saja’ di hatinya. Untungnya, sebelum dia pergi, dia telah memberikan magic core wyvern ke Yue Bing untuk diamankan. Jika tidak, orang yang akan diserang oleh Reaper Mantis mungkin tidak hanya Poison Wyvern saja.

“Ini adalah mantis betina. Aku tidak tahu apakah ia telah bertelur, tapi kalau kita menemukan telurnya, kita bisa mendapatkan larva Reaper Mantis.” Royal Swordwoman itu sedikit menginginkannya. Larva Reaper Mantis adalah beast dengan peringkat emas dan potensi pertumbuhannya tidak terbatas. Ketika Yue Yang mendengarnya, dia segera ketakutan dan dengan cepat melambaikan tangannya, berkata, “Jika kau ingin mencari mati, silakan saja! Jangan seret aku, aku belum menikmati kehidupan bahagiaku!”(TL Note: permainan kata, kehidupan bahagia = kehidupan seksual)

“Kau pengecut!” Royal Swordwoman marah. Dia hanya mengatakannya saja. Apakah dia benar-benar berpikir akan ada larva Reaper Mantises yang menunggu mereka?  

“Aku pikir tindakan yang paling masuk akal sekarang adalah membunuh pria berjubah hitam itu.” Yue Yang terbiasa membuli yang lemah. Dia lebih suka takut pada yang kuat dan membuli yang lemah.

“Tapi dia sudah lolos. Bagaimana kita menemukannya? Siapa yang tahu di mana dia bersembunyi. “ Royal Swordwoman sekarang merasa agak berbahaya bergerak di Lembah Teriakan Elang. Lagipula, level 7 emas Reaper Mantis bersembunyi di suatu tempat dan dapat menyerang mereka dari belakang kapan saja. Perasaan seperti ini membuat bulu kuduk berdiri tegak.

“Lihat …” Yue Yang menunjuk tengkorak yang menyeret separuh bagian bawah pria berjubah hitam dan bangkai wyvern raksasa itu.

“Apakah orang itu kembali ke sini? Baiklah, kita akan melakukan idemu, ayo kita tunggu. “ Royal Swordwoman merasa jika necromancer itu benar-benar tidak beruntung. Pertama, dia membiarkan Reaper Mantis menyergapnya, membunuh level 6 perunggu Poison Wyvern. Sekarang, dia akan disergap lagi olehnya dan pria bejat ini. Dengan serangan ganda ini, akan sulit bagi orang itu bertahan walaupun dia ingin.  

Meski Royal Swordwoman masih sangat marah pada Yue Yang, dia tidak punya pilihan selain tetap berada dekat dengannya.  

Kedua orang itu saling bersentuhan secara fisik, tubuh mereka bersandar satu sama lain secara intim. Agar penyergapan berhasil, kedua orang ini diam-diam menyembunyikan diri di dalam celah batu. Sedangkan untuk ekspresi kelaparan yang menunjukkan bagaimana Yue Yang menikmati keadaan ini, Royal Swordwoman itu sangat marah. Akhirnya, karena takut jika dia tidak dapat menahan keinginan untuk memukul wajahnya dan mempengaruhi penyergapan tersebut, dia hanya bisa berpura-pura tidak melihatnya.

Persis seperti ini, kedua orang ini diam-diam menunggu kembalinya pria berjubah hitam yang terluka ke sungai, tidak bergerak.

Setelah sekitar setengah jam, seorang pria berjanggut abu-abu berdiri di atas punggung raksasa Iron-winged Crow King, menemani pria berjubah hitam yang hanya memiliki bagian atas tubuhnya, kembali di atas arus sungai.

Pria berjubah hitam itu mengutuk marah, berkata, “Aku sangat tidak beruntung. Aku berusaha keras untuk mendapatkan tubuh ini! Aku tidak menyangka jika, hanya dalam waktu setengah bulan, tubuh ini akan dipotong menjadi 2 oleh Reaper Mantis. Aku mungkin tidak akan bisa mengembalikan tubuh ini ke keadaan semula setidaknya satu tahun. Bukankah master Suo Ge berkata jika tidak ada lagi Reaper Mantis di Gui Jian Chou? Kalau begitu aku benar-benar bertemu hantu. Jika bukan karena aku cepat bertindak, kepalaku mungkin akan bernasib sama dengan wyvernku. Lu Dun, bantu aku sedikit, sambungkan tubuhku kembali.”

Pria berjubah abu-abu itu mencibir, “Keberuntunganmu sangat buruk. Aku sudah tinggal di Gui Jian Chou selama hampir sepuluh tahun dan aku belum pernah melihat Reaper Mantis. Ini mungkin kesalahan wyvernmu. Siapa yang menyuruhmu untuk sangat menyukai wyverns dan mengontrak dengan salah satu untuk membuatnya menjadi tungganganmu? Eh, kenapa masih ada kehadiran Golden King Beast?”

Golden King Beast apa?” Pria berjubah hitam itu masih takut. Mendengar hal ini, dia ketakutan hingga seluruh tubuhnya gemetar.

“Jangan takut, itu Bloody Queenku, aku jamin dia tidak suka makan kepala manusia, terutama kepala orang mati.” bayangan Yue Yang muncul di belakang pria berjubah hitam itu. Senyumannya secerah sinar matahari.

Tentu saja, di mata pria berjubah hitam itu, itu terlihat seperti senyum iblis …

← LLS 116 – Tangan Bejad si Serigala LLS 118 – The Mantis Stalks The Cicada, Unaware Of The Oriole Behind→

Leave a Reply