Hedonist Sovereign 04 – Kesalahpahaman

Selamat malam:)
Maaf baru update ch 4 malem-malem gini karena selonya baru malem ini hehe
sekitar subuh mungkin ch5 nyusul hehe (kalo males tidur) (saking selonya)

Diterjemahkan oleh Rahvayana
Disunting oleh Aftertolv

Selamat membakar waktumu!

 

Hedonist Sovereign 04 – Kesalahpahaman

 

Sesampainya di kamar 1201, Qin Feng mengangkat tangan kanannya, dan keenam petugas keamanan pribadi langsung menghentikan gerakan mereka. Manajer Liu mengusap keringat di wajahnya, paham maksud Qin Feng, dan menekan tombol bel kamar.

Ding Dong! Ding Dong! Ding Dong!

Suara bel di bunyikan berkali-kali, tetapi tak ada respon apapun dari dalam ruangan. Qin Feng mengangkat alisnya dan merasa sedikit marah. Ketika Ia hendak memerintahkan keenam petugas keamanan pribadinya untuk mendobrak pintu, tiba-tiba sebuah suara terdengar dari dalam ruangan, “Siapa itu? Berisik! Apa harus kau deringkan bel kamar ini berkali-kali? Kamar ini tak butuh pelayanan apapapun, jadi pergilah!”

Manajer Liu melihat Qin Feng, alisnya terangkat, mengumpat diam-diam kepada si bajingan di dalam kamar 1201, karena begitu memuakkan. Manajer Liu tetap menjaga senyuman di wajahnya, kemudian berkata, “Saya adalah manajer Royal Clubhouse, Manajer Liu – tolong buka pintunya sehingga kami dapat melakukan pemeriksaan rutin!”

Siapapun yang kerap datang ke Royal Clubhouse pasti paham, pemeriksaan rutin tidak pernah ada di sini. Namun bagaimanapun, dengan kewenangan yang dimiliki oleh Qin Huang, tidak ada pegawai atau bahkan gangster yang berani membuat masalah dengannya.

Cklek!

Orang di dalam kamar itu terdiam, dan pintu kamar 1201 perlahan terbuka. Seorang pemuda mengenakan pakaian formal keluar dari kamar – ia adalah Ma De Hu.

Ia menatap Manajer Liu kemudian Petugas Keamanan, hingga akhirnya tatapannya terjatuh ke arah Qin Feng. Wajahnya dipenuhi dengan kecurigaan dan kewaspadaan, tetapi dengan cepat kembali normal.

“Haha, siapa lagi jika bukan Tuan Muda Qin. Saya sungguh merasa terhormat karena anda datang kemari secara pribadi untuk melakukan pemeriksaan rutin. Mari silahkan masuk!” Ma De Hu tersenyum dan bergeser memberi jalan.

Qin Feng tak peduli dengan sikap Ma De Hu. Ia masuk dan duduk di sofa ruang tamu. Ia meletakkan kakinya di atas meja kopi dan mengamati sekitar.

Ketiga lelaki berotot berdiri di depan pintu kamar tidur, menatap Qin Feng tak senang.

“Tuan muda Qin, benar-benar tak ada yang perlu diperiksa disini. Ini adalah teritorial ayahmu, dan tentunya aku tak akan berani membuat masalah disini. Aku sedikit lelah hari ini, jadi bila tuan muda Qin tidak memiliki urusan apapun, aku akan segera masuk kamarku untuk beristirahat,” Ma De Hu tersenyum, memperjelas niatnya.

Ia ingin mengusir orang-orang ini!

“Haha, kalau begitu tidurlah tuan muda Ma. Manajer Liu, mulai pemeriksaan! Tuan muda Ma tidur disini malam ini, jadi kau harus memastikan ruangan ini benar-benar aman. Aku ingin kau memeriksa setiap sudut ruangan untuk memastikan segalanya bersih.”

Qin Feng menatap Ma De Hu, kemudian memalingkan wajahnya ke bawah, sibuk bermain dengan handphonenya.

Ekspresi Ma De Hu berubah; sesaat aura brutal terpancar di matanya, kemudian menghilang. “Tuan muda Qin, apa maksud semua ini?”

Qin Feng memukul pahanya dan berdiri. Ia tak mampu lagi berbasa-basi dengannya. Lagipula, ia hanya ingin segera menyelesaikan quest-nya dan menerima hadiahnya.

“Tuan muda Ma, Royal Club kami selalu menjunjung tinggi integritas dan tidak akan menoleransi perbuatan kriminal disini. Penculikan dan pemerkosaan adalah hal yang aku, tuan muda Qin, paling benci.”

“Tuan muda Ma, apa kau paham apa yang kubicarakan?” mata Qin Feng tidak meninggalkan mata Ma De Hu selama ia berbicara.

Omong kosong! Royal Clubhouse adalah tempat untuk transaki urusan bisnis, tetapi karena kebiasaan hedonisnya, selalu membawa kemari perempuan, Royal Clubhouse menjadi tempat untuk memuaskan hawa nafsu.

Wajah Ma De Hu menggelap dan mengumpat diam-diam. Ia mulai panik dan berpikir mengapa Qin Feng ingin menjadikan dirinya sebagai musuhnya.

Mungkingkan ia telah mengetahui rahasianya?

Ma De Hu menggelengkan kepala. Ia tak percaya rencananya telah terbongkar. Atau mungkin ini hanya kebetulan. Suaranya berubah menjadi lebih kuat, mengancam, seraya menatap balik Qin Feng, “Tuan muda Qin, apa kau yakin ingin terlibat dalam urusan ini?”

“Tuan muda Ma, tentunya kau tidak sedang mengancamku kan?” Qin Feng dengan tenang menatap Ma De Hu dan tertawa, “Tuan muda ini bertekad untuk terlibat dalam urusan ini!”

Ma De Hu mengumpat dalam hati. Sejak lama ia telah mendambakan tubuh Yun Xiao, dan akhirnya mendapatkan apa yang ia inginkan. Selangkah lagi, saat ia hendak memulai, Qin Feng mengacaukan segalanya.

Kedua tuan muda menatap satu sama lain, tatapan tajamnya beradu satu sama lain di udara. Ketiga lelaki berotot mendekat di belakang Ma De Hu, menatap marah Qin Feng dan orang-orang di belakangnya.

Atmosfer ruangan terasa seperti terisi dengan mesiu yang dapat meledak sewaktu-waktu!

“Haha, tuan muda Qin, aku baru saja ingat ada hal penting yang perlu ku-urus. Aku akan pergi dahulu, nikmati waktumu disini!”

Setelah ruangan membeku beberapa saat, Ma De Hu tersenyum, menatap tiga orang di belakangnya, dan berjalan keluar dari kamar 1201.

Ia tak mampu berbuat kesalahan di momen yang krusial, dan Qin Feng tak menunjukkan tanda-tanda menyerah sama sekali.

“Haha, aku kira akan terjadi perkelahian, tetapi ia hanya pergi begitu saja? Membosankan,” Qin Feng menggeleng-gelengkan kepalanya seraya menatap Ma De Hu dan orang-orangnya berjalan keluar ruangan. Dalam hatinya, ia sangat gembira. Ia berlari masuk ke dalam kamar, dan pemandangan yang menyambutnya nyaris membuat bola matanya terlompat.

Jancuk, fifty shades of grey!

(Tl: jadi Teacher Yun Xiao nya tu diiket-iket kayak di fifty shades of grey sama Ma De Hu, jadi semacam budak sex-nya Ma De Hu)

Yun Xiao memakai stoking hitam, dan diikat dengan tali merah. Ia sedang berusaha melepaskan diri sekuat tenaga, dan terlihat menakjubkan.

Daya tarik yang ia pancarkan benar-benar menghipnotis!

Qin Feng sejak lama telah membayangkan pemandangan ini, dan tak bisa menahan untuk melompat ke arahnya.

“Qin Feng, ternyata kamu!”

Qin Feng memeluknya dan melepas kain putih yang menyumpal mulutnya. Ketika Qin Feng hendak menciumnya, gelombang rasa sakit terpancar di lengannya.

“Ah… bangsat kau!”

Yun Xiao sangat-sangat takut, dan secara brutal menggigit lengan Qin Feng. Qin Feng melompat menjauh dari kasur kesakitan dan mengumpat seraya melihat bekas gigitan di lengannya.

“Qin Feng, kau bangsat, berani-beraninya kau menculikku. Kau pemerkosa, aku akan melaporkanmu ke polisi!”

“Pemerkosa… aku?”

Qin Feng mengarahkan jari telunjuknya ke dirinya dan merasa seperti ingin menangis. Tuan muda ini datang tulus untuk menyelamatkanmu. Bukan malah mengusap air mata karena saking bahagianya dirimu, tapi kau malah menggigitku.

Dan itu adalah gigitan yang sangat menyakitkan.

Namun, Qin Feng sadar bahwa terjadi salah paham antara dirinya dan Yun Xiao. Ia benar-benar mengira Qin Feng-lah yang memerintahkan orang-orang itu untuk menculiknya, agar ia bisa memperkosanya.

Walaupun Qin Feng menyukai bermain dengan wanita, tetapi ia benci dengan hal apapun yang dilakukan diluar kemauan wanita itu.

“Kau sungguh tak tau diuntung!”

Melihat gurunya yang cantik yang terlihat kehilangan segala akal sehatnya, kemarahannya mereda, tapi ia tak punya waktu untuk menjelaskan yang terjadi. Ia meminta manajer Liu untuk melepaskan ikatannya dan mengurus segalanya.

“Eh? Bukankah aku telah menyesaikan quest ini? Mengapa tak ada pemberitahuan apapun dari sistem?”

Qin Feng mengerutkan alis, terduduk di sofa. Beberapa saat kemudian, tetap tak ada respon apapun dari sistem. Ia melihat kembali quest yang ia jalankan, memastikan, quest itu hanya meminta untuk menyelamatkan Yun Xiao. Ia telah menyelamatkannya, mengapa tak ada yang terjadi?”

Apakah mungkin… Ia benar-benar telah menjadi gila?

Setelah sibuk bermain dengan handphonenya beberapa saat, sesuatu terpikirkan olehnya. Ada kemungkinan Ma De Hu masih belum menyerah dan merencanakan lagi penculikan Yun Xiao setelah ia pergi dari Royal Clubhouse.

Pasti itu yang terjadi!

Qin Feng berlari keluar dari Royal Clubhouse, dan segera memasuki Lamborghini Batmobile-nya, bersamaan dengan Yun Xiao yang ditarik masuk ke dalam van di depan matanya.

Sungguh wanita yang tidak beruntung!

Qin Feng menggelengkan kepalanya, tatapannya menjadi dingin. Berani juga Ma De Hu ini, melakukan hal seperti ini di depanku. Qin Feng merasakan emosinya mulai terbakar.

Ia pernah nyaris menghancurkan satu kelompok keluarga hanya karena seorang perempuan. Provokasi macam ini membuat Qin Feng mencapai pada batasnya.

Ia membuntuti van yang pergi menuju ke kawasan terpencil di kota Acropolis. Mereka akhirnya berhenti di dekat pabrik yang telah terbengkalai.

← Hedonist Sovereign 03 – Menyelamatkan Guru Tercantik Hedonist Sovereign 05 – Merangkak Diantara Kedua Kaki→

Leave a Reply