Hedonist Sovereign 17 – 4 Pangeran Kota Acropolis

Mulai sekarang insyaallah projek hedon ini akan rajin update paling enggak seminggu sekali

Diterjemahkan oleh Rahvayana

Disunting oleh 8seen

 

Hedonis Sovereign 17 – 4 Pangeran Kota Acropolis

Seseorang berteriak dan seluruh perhatian jatuh kepada Han Ying Ying, yang sedang berjalan santai memasuki ruangan.

Tubuhnya yang mulus dan seksi membuat tiap lelaki meneteskan air liur dan membuat matanya berubah menjadi hijau.

Di pojok ruangan, tiga orang pemuda yang mengagumkan serta angkuh berbalut pakaian terbaik duduk bersama di satu meja bundar yang besar. Dari awal pesta dimulai, tak ada yang berani bergabung bersama mereka.

Mereka sama terkenalnya dengan Qin Feng, dan merupakan tiga pangeran kota Acropolis lainnya dari keempat pangeran kota Acropolis: Hao Yun, Zhou Kai, dan Sima Tu, dari keluarga kuno Sima.

Ketiga pemuda ini membahas urusan mereka sendiri, sambil menikmati segelas wine, dan tidak acuh sama sekali dengan sekitarnya. Ketika Qin Feng datang, mereka memandangnya sekilas. Sekarang begitu Han Ying Ying datang, mereka semua mengalihkan pandangannya ke wanita tercantik nomor satu di kota Jincheng, masing-masing dengan pikirannya sendiri-sendiri.

Hao Yun yang pertama bangkit dari mejanya dan berjalan mendekati Han Ying Ying. Tuan muda satu ini telah lama mengagumi kecantikan Han Ying Ying. Karena mendengar Han Ying Ying akan mengikuti pestalah ia hari ini datang mengikuti pesta.

Kedua pangeran lainnya sedang tidak memiliki kesibukan, dan datang mengikuti pesta ini menemani Hao Yun untuk melihat-lihat. Mereka sudah lama tidak melihat Qin Feng, dan tak tahu apa-apa tentang kesibukannya saat ini. Ia bahkan sudah jarang menghabiskan waktu bersama dengan mereka, yang merupakan hal aneh yang dilakukan oleh tuan muda Qin.

“Nona Han, anda terlihat sangat menakjubkan. Hanya dengan pandangan anda, anda mampu membuat siapapun berdebar-debar!” Hao Yun tertawa sopan sambil berjalan mendekati Han Ying Ying.

“Hehe!” Han Ying Ying menutupi bibirnya yang merah dan lembut ketika tertawa dan menjawab dengan genit, “Kata-kata anda sangat manis; anda benar-benar mengerti cara membuat wanita bahagia.”

“Haha, nona Han, yang kuucapkan adalah kebenaran. Tak ada satupun basa-basi dalam ucapan saya.” Sambil berkata, ia tak mampu menahan untuk mencuri pandang pada belahan Han Ying Ying.

Putih, bersemangat, dan dalam bagaikan jurang!

Han Ying Ying melihat pandangannya, dan rasa jijik sesaat muncul matanya, tapi ia tetap tersenyum.

“Nona Han, bolehkah saya mendapat kehormatan untuk berdansa denganmu?” Hao Yun diam-diam menelan ludahnya. Wanita tercantik kota Jincheng ini benar-benar terlalu menggoda. Bahkan seorang tuan muda hedonis yang telah tidur bersama banyak wanita cantik merasa kesulitan mengontrol dirinya. Ia berharap dapat melompat menerkamnya dan membawanya sekarang juga.

Han Ying Ying tidak tertarik dengan Hao Yun dan menyapukan pandangannya. Setelah melihat sekeliling, pandangannya terpaku pada Qin Feng dan matanya menyala. Ia menutup mulutnya sambil tertawa dan berkata, “Hehe, maafkan saya tapi saat ini saya merasa sangat tidak enak untuk berdansa. Akan saya catat undangan anda.”

Setelah itu, Han Ying Ying pergi meninggalkan Hao Yun dan berjalan mendekati Qin Feng.

“Hoh, aku sedang mengira-ngira siapa lelaki tampan yang terlihat begitu elegan – bagaikan angsa di kumpulan ayam. Rupanya ia adalah tuan muda hedonis nomor satu kota Acropolis, tuan muda Qin.” Han Ying Ying berkata genit dengan suaranya yang lembut dan menggoda. Siapapun yang mendengar suaranya akan merasa kakinya melemah.

Ia benar-benar succubus kelas-top…

“Hmph! Pakaiannya seperti pelacur dan kutebak ia selalu ingin menunjukkan tiap lelaki tubuhnya. Siapa tahu berapa lelaki yang telah tidur bersamanya.”

Melihat Han Ying Ying menggoda Qin Feng dengan wajah penuh harap, Zhao Ling Xian anehnya merasa marah dan dalam hati mencacinya.

Pandangan Qin Feng tidak teralih ke Han Ying Ying. Ia dengan tenang tersenyum dan mengadahkan tangannya kepada Zhao Ling Xian disebelahnya dan berkata, “Nona Xian’Er, berikan aku kehormatan dan berdansalah denganku!”

Zhao Ling Xian terdiam. Ia terkejut melihat Qin Feng tidak bersikap seperti pria lainnya, dan tidak memandangi dada Han Ying Ying. Bahkan, Qn Feng benar-benar mengabaikannya.

Hal ini anehnya membuat Zhao Ling Xian merasa senang. Namun, ia teringat dengan masalah perkawinannya, orang ini telah membatalkan perkawinannya secara umum, Zhao Ling Xian kembali merasa marah. Ia dengan ganas menatap Qin Feng dan berkata, “Kau terlambat. Aku tak punya waktu sekarang, pun di waktu-waktu yang akan datang aku tak punya!”

“Aiya, mengapa kau begitu kasar terhadap tuan muda Qin?” Han Ying Ying tersenyum cerah, “Pantas saja tuan muda Qin membatalkan perkawinan kalian. Bahkan aku tak mampu bertahan dengan orang yang memiliki penyakit parah sindrom tuan putri.”

“Bukankah hanya berdansa? Tuan muda Qin, Ying Ying bisa berdansa denganmu. Jika kau mau, kita bisa berdansa sepanjang malam.”

Han Ying Ying meletakkan tangannya di bahu Qin Feng dan menatap lembut mata Qin Feng, dengan dadanya menekan dada Qin Feng.

Alasan utama ia datang ke Acropolis adalah untuk membuat Qin Feng menjadi miliknya sehingga keluarga Qin dapat bergabung dengan keluarga Han dalam aliansi bisnis. Ini akan membuat peluang bisnis untuk meluas bagi kedua keluarga. Ia telah menyelidiki Qin Feng dan menemukan bahwa ia hanyalah seorang tuan muda hedonis yang tak berharga. Han Ying Ying sangat ahli menangani orang macam ini.

“Siapa kau berani menyebutku memiliki sindrom tuan putri? Katakan lagi kalau kau berani,” Zhao Ling Xian membalas dan menatap dingin Han Ying Ying. Zhao Ling Xian sedang tidak dalam keadaan yang baik dan ia sangat marah mendengar apa yang Han Ying Ying katakan.

Han Ying Ying adalah seorang perempuan yang kuat dan kompeten, dan telah menangani bisnis sejak lama. Ia lebih tenang dan mengabaikan Zhao Ling Xian. Ia menyandarkan tubuhnya ke depan, mendekatkan mukanya yang cantik ke arah Qin Feng dan berbisik, “Tuan muda Qin, abaikan saja orang-orang tidak penting ini. Mari kita berdansa!”

Aroma yang harum menyerbak menyerang masuk hidung Qin Feng, dan ditambah dengan dada Han Ying Ying yang menekan dadanya, Qin Feng merasa sulit untuk bernafas.

Memang benar-benar succubuss kelas-top!

Qin Feng merasakan tatapan dingin dari seluruh pria di sekitarnya dan dalam hati mengumpat. Wanita cantik memang benar-benar bencana. Ia tak melakukan apa-apa, tapi berhasil membuat banyak orang membenci Qin Feng.

“Haha, sudah lama kita tak melihat tuan muda Qin. Kami kira kau telah meninggalkan kehidupan hedonismu dan menjadi pria baik-baik. Sepertinya kami salah. Bagaimana mungkin tuan muda Qin berubah? Seperti kata pepatah, ‘Anjing akan selalu memakan kotoran’.”

Qin Feng tak tahu Hao Yun telah berada di sampingnya. Melihat Han Ying Ying dalam pelukan Qin Feng, Hao Yun tak mampu menahan untuk menggertakkan giginya.

Anjing akan selalu memakan kotoran?

Mungkin hanya ketiga pangeran Acropolis yang berani berkata begitu di depan wajah Qin Feng.

Kelihatannya peristiwa menarik akan terjadi.

Qin Feng tersenyum, aura dingin terpancar sekilas di matanya. Ia menaruh tangannya di bahu Hao Yun dan berkata dengan suara pelan, “Tuan muda Yun, sudah lama kita tak bertemu. Apa ada masalah denganku?”

Dengan Elementary Thunder Tiger Fist, Qin Feng benar-benar menjadi pribadi yang berbeda dari yang dulu. Ditambah Strenth Potion Rank 1, satu pukulan penuh darinya setara dengan tiga kali kekuatan pukul orang normal.

Dengan hampir sekuat dua kali kekuatan orang normal, ia meremas erat Hao Yun dengan tangannya. Wajah Hao Yun berubah meringis kesakitan, warnanya berubah menjadi sewarna kulit babi.

← Hedonist Sovereign 16 – Pesta Orang-Orang Kaya dan Berkuasa Hedonist Sovereign 18 – Menaklukkan Wanita Tercantik No. 1→

Leave a Reply