Hedonist Sovereign 18 – Menaklukkan Wanita Tercantik No. 1

Yo yo.. Maap telat, pages nya lebih banyak dari biasanya hehe…

anyway, selamat membakar waktumu! 🙂

Diterjemahkan oleh Rahvayana

Disunting oleh 8seen

 

Hedonist Sovereign 18 – Menaklukkan Wanita Tercantik No. 1

“Qin Feng… Sialan, cepat lepaskan.” Hao Yun adalah seorang tuan muda hedonis yang keji, tetapi ia tak mampu menahan sakit seperti ini. Ia menatap Qin Feng, seakan ingin membunuhnya.

“Haha, ini pertama kali aku melihat orang begitu arogan ketika memohon,” Qin Feng menyeringai dingin dan menambah tekanannya. Tulang bahu Hao Yun mulai berbunyi dan Qin Feng berkata, “Memohonlah padaku. Jika aku puas, aku akan lepaskan.”

Hao Yun benar-benar marah hingga ingin memuntahkan darah. Siapa kira hanya setelah beberapa hari, Qin Feng menjadi sekuat ini. Walaupun begitu, ia, tentunya, tak akan memohon kepada Qin Feng di depan orang sebanyak ini.

Namun, tangannya terasa seperti akan patah dan ia tak mampu menahan rasa sakit lebih lama lagi.

“Tuan muda Qin, Hao Yun tidak bermaksud apapun. Tentunya anda bukan orang yang tak punya hati bukan?” melihat Hao Yun terlihat tak mampu menahan lebih lama lagi, Zhou Kai berjalan mendekat, tersenyum dan berbicara.

“Haha, tuan muda Zhou.”

Qin Feng tersenyum. Walaupun jelas terlihat Zhou Kai dan Sima Tu berada di sisi Hao Yun, ia tak merasa takut sedikitpun.

Ia berdeham, seperti hendak memberikan ceramah dan berkata, “jika seorang pembunuh membunuh seseorang, tapi berkata bahwa ia tak bermaksud melakukannya, apakah polisi akan membebaskannya? Jika seseorang memerkosa seorang wanita tapi berkata tidak bermaksud melakukannya, apakah wanita itu akan mengakui bahwa ini hanya sekedar ketidakberuntungannya? Jika seekor anjing gila menggigit tuan muda ini, apakah aku harus memaafkannya?”

“Jika aku membiarkannya, bagaimana bisa aku menunjukkan martabatku di kota acropolis?”

Seraya berkata, Qin Feng menambahkan tekanan, hingga pada titik ia nyaris mematahkan lengan dan bahu Hao Yun. Tulang-tulangnya berbunyi keras, seperti bunyi percikan kembang api.

Hao Yun tak mampu menahannya lebih lama lagi dan air matanya nyaris keluar. Ia memeluk kaki Qin Feng dan memohon, “Tuan muda Qin, tolong lepaskan. Aku salah; seharusnya aku tak berkata seperti itu. Tolong ampuni aku.”

Boom!

Momen ini mengagetkan semua orang bagaikan puluhan ribu petir menyambar.

4 Pangeran kota Acropolis adalah orang-orang yang tidak boleh dilawan, bahkan oleh orang-orang kaya dan berkuasa. Tapi, disini tuan muda Yun berlutut di lantai seperti anjing memohon ampunan.

Semua orang nyaris dibuat buta oleh pemandangan di depannya.

“Haha, mengakui kesalahan dan berusaha untuk berubah itu bagus. Anak baik, kau bisa lanjut bermain.” Qin Feng telah bertindak arogan, tetapi ia tahu kapan harus berhenti. Bukan hal yang baik menekan orang terlalu jauh.

Ia menepuk-nepuk kepala Hao Yun, seperti memuji anjingnya yang patuh. Pemandangan ini benar-benar indah, dan beberapa orang menutup matanya tak sanggup melihatnya lebih jauh.

“Qin Feng… Kau akan menyesali ini!” setelah lepas dari Qin Feng, sikap Hao Yun kembali seperti semula. Namun, mengingat cengkraman Qin Feng yang begitu menyakitkan, ia hanya mampu berkata sedikit sebelum akhirnya pergi kabur.

Setelah memberikan Qin Feng senyum anehnya, Sima Tu dan Zhou Kai juga pergi dengan Hao Yun.

Setelah ketiga orang tersebut pergi, semua orang di dalam ruangan menghela nafas. Mereka semua menebak-nebak bagaimana Hao Yun membalaskan dendamnya ke Qin Feng. Namun, Qin Feng tak memikirkan itu dan malah tersenyum dan pergi merayu Zhao Ling Xian.

Jika orang itu ingin membalaskan dendam, Qin Feng akan menyambutnya dengan senang hati.

Qin Feng melakukan cara terbaik untuk membuat Zhao Ling Xian senang. Namun, caranya benar-benar tak mempan terhadap tuan putri satu ini. Merasa tak berdaya, Qin Feng melihat piano. Matanya menyala cerah, ia berjalan mendekati piano.

Ia telah berada di tengah perhatian semua orang, dan semua yang ia lakukan akan menarik perhatian semua orang. Melihat Qin Feng berjalan mendekati piano dan duduk di kursinya, semua orang ternganga.

Qin Feng bisa bermain piano?

Tak seorangpun percaya hal itu. Semua orang percaya Qin Feng tak mampu melakukan apapun selain tidur dengan perempuan.

Plus, bukankah ia telah membatalkan perkawinannya dengan Zhao Ling Xian? Mengapa ia terus merayu Zhao Ling Xian?

Bahkan Qin Feng sendiri tak mengenali dirinya yang sekarang. Selain tidur dengan perempuan, ia tak pernah bisa melakukan hal lain. Sekarang, karena quest yang harus ia penuhi, ia belum tidur dengan siapapun selama berhari-hari dan telah mempelajari berbagai skill yang tak pernah ia kuasai sebelumnya.

Semua ini mengingatkan Qin Feng pada kalimat terkenal dari sebuah film: hanya ketika hidup bergerak cepat menjadi menarik!

“Aku akan memainkan A Comme Amour di depan kalian semua untuk putri cantik ini, Zhao Ling Xian!”

Qin Feng tiba-tiba berseru dan jas putihnya mengkilap terpapar cahaya lampu. Wajah tampannya, bahu lebarnya, serta senyumannya membuatnya terlihat seperti pangeran dari negeri dongeng.

Jajaran not terpapar di pikirannya dan dia memilih satu yang cocok dengan suasana.

Kesepuluh jarinya yang bahkan perempuan iri dengan jari-jarinya, mulai melompat dan menari di atas tuts.

Musik yang indah terdengar di sepenjuru ruangan.

Qin Feng terlihat bagaikan dirasuki oleh jiwa seorang pianis terbaik. Ia menutup matanya dan mendongakkan kepalanya, memperlihatkan ia yang menikmati musik yang ia mainkan. Ia memancarkan martabat yang mulia, dan jari-jarinya mengalir seperti air di atas tuts. Lagu ini benar-benar terlalu mempesona dan ia tak mampu berhenti.

Beberapa saat kemudian…

Qin Feng telah menyelesaikan permainannya, tetapi semua orang masih termangu menikmati musik yang baru saja mereka dengarkan. Alunan nada yang indah terus menari-nari di pikiran mereka dan mereka hanya mampu mengakuinya.

Jika mereka tak melihat Qin Feng bermain dengan mata dan telinganya sendiri, mereka tak akan percaya hal ini benar-benar terjadi.

Qin Feng mampu bermain piano dengan begitu handal dan nyaris sempurna!

“Nona Zhao Ling Xian, apakah kau puas?” Qin Feng bertanya, melihat ia masih diam ternganga.

Zhao Ling Xian bergetar dan ia tersadar dari kekagetannya. Bahkan dirinya, yang tengah mempelajari piano di perkuliahannya, sepenuhnya terbawa oleh musik itu.

Ia menatap Qin Feng kaget, tak mampu berkata apa-apa. Ia tak memiliki pilihan selain mengakui kemampuan Qin Feng berada diatasnya.

“Aku sedikit lelah; aku pergi dulu!”

Qin Feng bertindak terlalu aneh malam ini. Ia merasa bahwa ia belum benar-benar memahami tuan muda hedonis satu ini dan tak tahu bagaimana menghadapinya.

Zhao Ling Xian meninggalkan ruangan dengan perasaan yang campur aduk.

Melihatnya pergi, wajah setengah dari pria yang hadir menjadi kecut. Sepertinya rencana mereka untuk memenangkan hatinya telah terbang keluar jendela, sehingga mereka pun juga pergi. Sisanya memakukan pandangannya ke Han Ying Ying.

Qin Feng duduk di sebelah piano, menunggu pengumuman dari sistem. Namun, setelah menunggu lama tak ada suara yang keluar, ia menghela nafas, mengerti bahwa mendapatkan hati Zhao Ling Xian tak akan semudah ini.

“Tuan muda Qin, apa kau bebas malam ini? Mari kita cari tempat yang tenang untuk membisikkan hati ke hati satu sama lain!”

Han Ying Ying sekali lagi mendekati Qin Feng, dan ia memiringkan tubuhnya ke depan, menampakkan dadanya. Qin Feng memandangnya sekilas dan melihat betapa besar dan putih mereka!

[Ding! Hedonist Sovereign System mengeluarkan quest wajib: taklukkan Han Ying Ying!]

[Batas waktu quest: 3 bulan]

[Keberhasilan akan mendapatkan 500 Hedonist Point; kegagalan akan membuat impoten selama tiga tahun!]

Sialaaan!!!

Bahkan seorang tuan muda hedonis yang bebas dan dermawan ini tak mampu menahan diri untuk mengumpat keras.

Apalagi, ini merupakan quest wajib.

“Lil piggy, apa ini?” Qin Feng bergegas bertanya.

“Master, ini merupakan quest wajib dari sistem. Kau harus menerimanya; bahkan babi kecil yang mahakuasa ini tak mampu membantumu!”

Qin Feng langsung merasa lemas. Menaklukkan Han Ying Ying? Itu bahkan lebih sulit daripada mendapatkan hati Zhao Ling Xian.

Han Ying Ying adalah perempuan yang terkenal kuat, dan hebat. Ia independen, intens, dan perkasa dan ia membawahi tiga perusahaan dan ribuan pekerja. Ia mengurusi seluruh manajemen dan benar-benar sukses.

Ingin menaklukkan seorang dewi? Qin Feng merasa ia dikutuk.

Walaupun melihat bagaimana ia mendekatinya dan menggodanya, Qin Feng tahu bahwa itu hanya metodenya untuk mengembangkan perusahaannya. Siapa tahu berapa orang telah jatuh dalam taktiknya?

“Tuan muda Qin apa anda bebas? Aku ingin mengajakmu ke Clubhouse untuk bersenang-senang!” setelah berseteru dengan Qin Feng, Feng Tian Hua menghabiskan malamnya di dalam bayang-bayang mengamati Qin Feng.

Ia merasa sangat senang ketika ia melihat konflik antara dirinya dengan ketiga pangeran Acropolis.

Melihat suatu hal yang baik terjadi antara Qin Feng dan Han Ying Ying, ia segera mendekat untuk merusaknya. Hmph! Kau telah menghentikanku mendekati Zhao Ling Xian. Aku akan menghentikanmu mendekati Han Ying Ying!

Jika Qin Feng mengetahui apa yang Feng Tian Hua pikirkan, ia akan berterimakasih kepadanya karena telah membantunya.

Melihat Feng Tian Hua datang, Han Ying Ying mengangkat alisnya dan segera beranjak berdiri, berhenti melakukan ‘pelayanan’ yang ia lakukan dan berkata, “Karena tuan muda Qin sibuk malam ini, mari kita tunda kencan kita.”

Sambil menatap punggung Han Ying Ying, Feng Tian Hua dalam hati terbakar amarah. Ia sangat tidak senang karena wanita-wanita yang mengabaikannya selalu dekat dengan Qin Feng.

Namun, mengingat seseorang akan memberi Qin Feng pelajaran, ia merasa lebih baik.

Clubhouse terletak di lantai tiga gedung hotel royal dan sangat terkenal. Itu merupakan tempat clubhouse terbesar di kota Acropolis dan menyediakan pelayanan terbaik.

Qin Feng tak tahu mengapa Feng Tian Hua mengajaknya kesini, tapi karena ia telah datang, ia ingin melihat apa yang akan dilakukannya.

“Yoh! Tuan muda Qin dan tuan muda Feng datang. Mari silahkan masuk. Aku akan panggil wanita-wanita muda. Aku yakin kalian akan puas!”

Ketika mereka memasuki ruangan, seorang nona dengan makeup berat menghiasi wajahnya bergegas datang menyambut. Dengan menyapa Qin Feng terlebih dahulu menunjukkan bahwa Qin Feng memiliki status yang lebih tinggi dari Feng Tian Hua.

Qin Feng tak peduli dengan itu, tetapi Feng Tian Hua sangat marah hingga menggertakkan gigi. Namun, mengingat malam ini Qin Feng akan ‘dihukum’, ia tersenyum, dan berkata, “Tuan muda Qin, kau pasti sering kemari. Jika kau ada kenalan yang biasanya melayanimu, panggil mereka. Tak peduli seorang atau sepuluh orang; ini semua aku yang bayar; Feng Tian Hua. Yang kuinginkan hanyalah membuatmu senang dan bisa berteman denganmu.

← Hedonist Sovereign 17 – 4 Pangeran Kota Acropolis Hedonist Sovereign 19 – Talisman of Lucidity→

1 comment

Rahmat Fauzi (MetopediaCorp)

Lanjut min…seruuu….hehehe

Leave a Reply