LLS 100 – Segera Masukan dia ke dalam peti!

Akhirnya sampai juga ke chapter 100 perjalanan masih panjang, selalu support kami ya karena iklan masih belum nutup biaya operasional website ini,

Diterjemahkan oleh Akira_94
Selamat membakar waktumu!:)


LLS 100 – Segera Masukan dia ke dalam peti!

TL Note : Muahahahaha… akhirnya chapter 100

Setelah mendengar perintah Yue Yang, Hui Tai Lang segera melesat bak anak panah dan menuju warrior berjubah ungu itu.

Warrior berjubah ungu itu benar-benar berharap agar Tuan Muda Ketiga Klan Yue ini hanyalah sampah yang tidak berguna yang berpura-pura kuat. Dia berpikir jika anak nakal ini mungkin tidak memiliki keberanian untuk melawan seluruh klan meskipun dia ingin. Dia tidak menyangka jika Yue Yang bahkan tidak berkata lagi dan segera memberi perintah untuk membunuhnya. Warrior berjubah ungu itu sangat khawatir dalam hatinya. Dia melompat dan melayang di udara, menghindari serangan Hui Tai Lang. Beast yang ditinggalkannya adalah level 4 Tusked Wild Boar biasa justru berakhir dengan akhir yang mengenaskan!

Level 4 Tusked Wild Boar tidak berani bertarung melawan level 5 perunggu Hui Tai Lang, namun di bawah perintah tuannya, ia memaksa dirinya untuk menyerang Hui Tai Lang.

Hui Tai Lang tidak peduli dengan serangan Tusked Wild Boar dan mencoba untuk segera mengakhiri pertarungan. Ia melompat dengan tangkas dan menebaskan cakarnya di udara. Beberapa bekas cakar segera muncul di wajah Tusked Wild Boar, bahkan salah satu bola matanya yang kecil bahkan tercakar.

Meskipun Tusked Wild Boar memiliki kulit tebal dan daging yang keras, matanya adalah bagian terlemah dari tubuhnya.

Hui Tai Lang tidak menunggu Tusked Wild Boar untuk mengeluarkan tangis kesakitan dan segera mencakar sekali lagi dan mecongkel bola mata lain Tusked Wild Boar.

“Ah, tidak!” Warrior berjubah ungu sangat tertekan saat melihat beastnya terluka parah. Tiba-tiba, sesosok gelap melintas. Di udara, sebuah kepalan tangan tiba-tiba menonjoknya tanpa ampun.

“Kau pastinya adala Suami dari Kedelapan Nyonya kan? Di usia seperti ini, kau harus beristirahat di panti jompo dan menunggu kematianmu. Mengapa kau justru terbang di udara! “Segera setelah Yue Yang melancarkan pukulannya, dia berbelok di udara dan menendang perut bawah warrior berjubah ungu itu. Saat warrior berjubah ungu terlempar ke udara karena tendangannya, Yue Yang mengangkat kedua tangannya tinggi-tinggi dan melompat ke arahnya. Dia kemudian menyatukan tangan dan menghantamkannya ke dada warrior berjubah ungu itu.

Ketika warrior berjubah ungu itu terkena hantaman Yue Yang, dia segera jatuh ke tanah seperti meteor.

Di bawah ini, Hui Tai Lang juga menyamakan tempo dengan Yue Yang. Ketika warrior berjubah ungu hampir jatuh ke tanah, ia segera menyerangnya. Ia menggunakan kekuatan dan tubuhnya yang bahkan lebih kuat daripada bison untuk menyeruduk tubuh warrior berjubah ungu.

Tubuh warrior berjubah ungu itu dibuat terbang karenanya. Dia terbang tepat ke arah kereta kuda.

Sementara itu, Yue Yang merubah arah di udara dan telah menunggu tepat di tempat warrior berjubah ungu itu terbang dengan tongkat panjang berada di tangannya. Kemudian, dia mengirim warrior berjubah ungu terbang ke langit seolah sedang bermain bisbol. (TL Note: Home run!!!)

“Kau benar-benar berani untuk tidak menghormati atasanmu dan bahkan mencoba membunuh tetuamu?” Pria tinggi kurus itu sangat ketakutan hingga jiwanya hampir terbang menjauh. Dia tidak pernah mengira jika Suami dari Nyonya Kedelapan yang adalah level 3 [Hero] bahkan tidak bisa bereaksi saat Tuan Muda Ketiga yang tidak berguna ini menyerang dan segera kalah. Bahkan Battle Wolf di sampingnya telah melarikan diri dari pertarungan saat melihat Hui Tai Lang. Dia langsung mensummon level 3 Armored Puppet untuk melindungi dirinya.

“Suami dari Nyonya Kedelapan tidak peduli dengan hubungan antar saudara dan berulang kali mencoba membunuh keluarga Ibu Keempat dan dua saudara perempuanku. Dia telah melakukan perbuatan mengerikan yang bahkan akan membuat marah surga di atas. Aku sebagai generasi muda tidak tahan lagi dengan tindakannya. Aku harus membersihkan kotoran ini! Karena kau telah berbicara atas namanya, maka kau harus pasti kaki tangannya. Hui Tai Lang, tunggu apa lagi bunuh dia!” Sikap Yue Yang yang tidak takut membuat pria tinggi dan kurus itu ketakutan sampai mati. Dia tidak berani menghadapi Yue Yang sebagai lawannya lagi dan segera berlari ke kerumunan orang di belakangnya. Dia bermaksud mencari perlindungan dari penjaga Klan Yue dan meninggalkan pertempuran.

Hui Tai Lang tidak dengan bodoh menyerang Armored Puppet yang ditinggalkan oleh seorang pria tinggi dan kurus itu. Justru, ia langsung mengejar pria tinggi dan kurus dan tidak melepaskannya.

Ini mengejar dan mengikutinya ke kerumunan orang-orang yang segera berubah menjadi kekacauan seolah-olah seekor harimau telah memasuki kerumunan domba. Dua kepala Hui Tai Lang menggigit secara membabi buta sedang cakarnya mencakar udara, menyapu segala sesuatu yang menghalangi jalannya. Kolam darah segera muncul di bawah kerumunan orang.

Semua penjaga Klan Yue yang tidak bisa melarikan diri tepat waktu roboh seperti gandum yang dipanen, terjatuh satu demi satu.

Sementara itu, beast berlevel rendah lainnya sangat ketakutan hingga mulai kabur. Bahkan ada beberapa yang merasa terpojok hingga mereka mulai menggigit orang-orang yang menghalangi jalan mereka, bahkan tuan mereka sendiri … Hui Tai Lang menyadari jika orang-orang di depannya bahkan tidak dapat menahan satu pukulannya, mereka jauh lebih lemah daripada Monster berkepala kambing di Kuil Aries. Ia menjadi semakin bersemangat mulai membantai orang-orang itu. Ini menyapukan cakarnya dengan menyerang orang-orang dan beast yang tidak bisa melarikan diri tepat waktu seperti lalat rumah. Namun, ia tetap mempertahankan targetnya pada pria tinggi dan kurus.

Penjaga Klan Yue sangat ketakutan hingga mereka kabur menyelamatkan diri, menyebar ke segala arah. Mereka bahkan berharap bisa menumbuhkan sepasang kaki lain agar dapat berlari lebih cepat.

Meski begitu, masih ada beberapa yang tidak beruntung yang tersapu seperti seekor lalat oleh Hui Tai Lang. Setelah terkena serangan, otot mereka robek dan tulang mereka patah. Darah terus mengalir saat mereka menarik napas berat mereka.

Meskipun mereka ditakuti oleh orang lain dan telah menjalani kehidupan yang baik dengan membantu seseorang melakukan perbuatan jahat, setelah bertemu Yue Yang, anak nakal yang sangat kuat ini yang tidak takut akan konsekuensi pembunuhan, kehidupan baik mereka telah berakhir!

Pria tinggi dan kurus itu mencoba melarikan diri. Tapi bagaimana dia bisa lolos dari Hui Tai Lang? Ketika dia memalingkan kepalanya ke belakang dalam keputusasaan, dia melihat jika Hui Tai Lang hampir berhasil menangkapnya. Dia mulai menangis ketakutan, tapi bagaimana mungkin Hui Tai Lang bersikap sopan padanya? Dengan tebasan dari cakar-cakarnya pakaian dan daging pria tinggi dan kurus itu tercabik dan bertebaran di udara. Pria tinggi dan kurus itu menangis tersedu-sedu saat dia segera mencoba berguling seperti labu. Noda darah tertinggal di tanah saat dia berguling. Sebelum dia bahkan bisa menangis dan memohon pengampunan, dua kepala Hui Tai Lang membungkuk padanya, dan dengan suara ‘kacha kacha’, Hui Tai Lang mematahkan dua kakinya. Tangisan pria tinggi dan kurus itu bergema di seluruh Desa Klan Yue dan membuat orang lain yang mendengar jeritannya gemetar ketakutan.

Jika Hui Tai Lang ingin membunuh pria tinggi dan kurus itu, ia hanya perlu membuka mulutnya lebar-lebar, tapi ia adalah anjing pintar yang tahu bagaimana mencari perhatian dari tuannya.

Ia tidak segera melahapnya, tapi dengan paksa menyeret pria tinggi dan kurus itu ke Yue Yang. Meletakkannya tepat di depan Yue Yang, ia mengibaskan ekornya dengan liar, seolah ia berkata mengatakan ‘Aku adalah preman yang profesional kan?’.

“Ampuni aku, Tuan Muda Ketiga, tolong lepaskan aku …” Pria tinggi dan kurus itu menangis ketakutan.

“Menangis lebih keras, aku tidak bisa mendengarmu!” Hati Yue Yang pasti terbuat dari batu. Di matanya Klan Yue, selain Ibu Keempat dan keluarganya, keluarga lain hanyalah NPC. Jika dia dalam suasana hati yang baik, dia mungkin akan sedikit mengobrol dengan mereka, tapi jika mereka mencoba mencari masalah dengannya, tidak ada perlu mendengarkan alasan mereka, dia akan segera membunuh mereka!  

Sekelompok orang yang bersembunyi di dalam Desa Klan Yue tidak bisa lagi diam dan bersembunyi diam-diam saat mereka melihat apa yang terjadi. Mereka segera menyerang, satu per satu.

Pemimpin kelompok orang ini adalah seorang pria botak dan tua yang menaiki Tiger Puppet Beast.

Melihat kemunculan kelompok orang tersembunyi ini, Yue Yang tertawa pahit di dalam hatinya.

Sama seperti yang diharapkan, ini adalah sebuah plot. Mereka sudah meramalkan jika dia dan keluarganya akan membalas dendam terhadap Tetua Klan. Namun, mereka mungkin tidak menduga jika yang menyerang adalah dia, Tuan Muda Ketiga yang tidak berguna. Mereka salah perhitungan. Awalnya mereka akan menggunakan beast lincah untuk bertarung melawan Treant milik Yue Bing. Siapa sangka jika dia akan menggunakan Hui Tai Lang sebagai gantinya yang kebetulan adalah musuh alami beast itu. Berkaitan dengan kemunculan Tetua Botak ini, Yue Yang sama sekali tidak terkejut. Bahkan bisa dikatakan jika ini adalah saat yang dia tunggu. Karena dia telah memutuskan menyerang Klannya, maka dia harus bermain dengan taruhan yang lebih tinggi. Dia akan membunuh orang Klan Yue dan menggunakan tinjunya untuk berbicara dengan orang-orang yang tinggal di Kastil Klan Yue. Dia berpikir, ‘Saat ini, tinjuku adalah yang terkuat dan kekuatanku adalah yang terkuat. Cobalah untuk melawan kita jika kau mau, ayo kita lihat siapa yang akan membuli siapa! ‘  

Wajah Tetua Botak menjadi gelap saat dia memerintahkan tentara elit di belakangnya untuk mensummon puppet beast mereka dengan gerakan tangannya. (TL Note: puppet beast : beast versi boneka)

Beast biasa tidak akan berpengaruh pada Hui Tai Lang. Perbedaan level mereka terlalu besar. Beast hidup akan segera melarikan diri dari pertarungan dengan satu tatapan dari level 5 perunggu Hui Tai Lang. Hanya beast yang bukan makhluk hidup dan tidak memiliki rasa takut akan sedikit lebih berguna!

“Xiao San, kau benar-benar bernyali. Kau benar-benar berani melakukan pembunuhan di Desa Klan Yue? Aku memerintahkanmu untuk melepaskan Lin Yao, jika tidak jangan salahkan aku karena menghukummu dengan keras berdasarkan aturan! ” Tetua Botak tampaknya adalah orang yang berpengaruh. Dia menaiki level 4 perunggu Tiger Puppet Beast. Kedua penjaga berpakaian merah di belakangnya juga memiliki level 3 perunggu Tusked Battle Tiger.

Di belakang mereka, di antara para penjaga elit yang telah mensummon puppet beast mereka, walaupun tidak banyak beast perunggu namun kebanyakan dari mereka mensummon level 3 atau level 4 Battle Wolves Puppet atau Battle Leopard Puppet.

Hui Tai Lang adalah beast dengan level tertinggi di daerah ini, namun aura tidak berpengaruh pada boneka-boneka ini yang tidak memiliki kecerdasan apapun.

Tetua botak yakin sepenuhnya jika dia bisa mengendalikan situasi.

Dia tidak tahu bagaimana Tuan Muda Ketiga yang tidak berguna itu mendapat level 5 perunggu Two-Headed Demon Wolf. Namun, dia merasa jika walaupun situasi telah sedikit berubah, menantang seluruh Klan Yue yang merupakan salah satu dari Empat Klan Besar hanya dengan satu Two-Headed Demon Wolf hanyalah sebuah lelucon besar! Tetua botak juga tidak percaya jika Yue Yang akan berani menentangnya yang merupakan Tetua dengan posisi tinggi di Klan. Sampah ini, di masa lalu dia akan segera gemetar dengan satu tatapan darinya. Dia bahkan tidak bisa berbicara dengan benar di hadapannya. Dengan hanya kekuatan anak nakal ini saja, dia masih ingin bertarung dengannya?

“Kakek tua, apa yang kau katakan? Katakan itu lebih keras, aku tidak bisa mendengarnya! ” Yue Yang berpura-pura tidak bisa mendengar dengan benar saat ia terus menggunakan batang kayu untuk menghajar pria tinggi dan kurus itu dengan keras. Yue Yang menggunakan kekuatan yang cukup untuk mematahkan tulang di tubuhnya. Dia memastikan jika pria tinggi dan kurus tidak akan mati atau tak sadarkan diri. Yue Yang ingin membiarkan dia merasakan kesakitan yang sangat amat hingga dia ingin mati tapi tidak dapat melakukannya!

“Xiao San, kua benar-benar melawan perintahku! A Xian, (TL Note: Ibu Keempat), jika kau tidak segera menghentikan Xiao San, aku akan mengalahkannya berdasarkan Hukum Klan kita! “Melihat Yue Yang telah mengabaikannya, si Tetua botak berteriak pada wanita cantik yang sedang duduk di dalam kereta kuda.

“Xian percaya pada pengajaran Konfusianisme dan telah bersumpah untuk secara ketat mematuhi Tiga Ketaatan dan Empat Kebajikan. Aku akan mematuhi ayahku sebagai anak perempuan, suamiku sebagai istri, dan anakku saat suamiku tidak hadir. Karena ayah dan suamiku sama-sama tidak di sini, tentu saja aku akan mendengarkan anakku. Apapun keinginan anakku, aku akan mengikuti kehendaknya. Anakku adalah Tuan Muda Ketiga Klan Yue yang terhormat, tentu saja dia ingin kembali ke Kastil Klan Yue. Namun, seorang pelayan yang jahat telah menghalangi jalannya dan melarangnya untuk kembali. Apakah hal ini masuk akal? Anakku sudah dewasa untuk menjadi orang yang sukses, pria yang kuat dan cakap dengan semangat yang tak kenal lelah. Dia memiliki kemauan dan pendapatnya sendiri, dan aku tidak akan mencampuri urusannya! Berbicara tentang kejahatan, mengapa kau tidak menunggu sampai kami kembali ke Kastil Klan Yue dan mendiskusikannya dengan para Tetua lainnya? Mengelilingi kami seperti ini dan berniat membunuh anakku, apakah ini yang kamu sebut Hukum Klan? “Wanita cantik itu menolak perintah Tetua botak dengan satu nafas.  

(TL note: https://id.wikipedia.org/wiki/Three_Obediences_and_Four_Virtues)

“A Xian, kau benar-benar mengikuti anakmu dan menjadi kaki tangannya dalam kejahatan keji ini? Baiklah kau benar-benar memiliki keberanian besar!” Tetua botak sangat marah hingga wajahnya berubah menjadi merah dan hijau, seperti bunglon.

“Hui Tai Lang, bunuh orang tua yang berniat melakukan pelecehan seksual pada Ibu Keempatku!” Yue Yang memutuskan menghukum seseorang yang melakukan pelecehan seskual terhadap menantu perempuan dari Klan pada Tetua botak ini terlebih dahulu. Mengenai apakah kejahatan ini bisa dilakukan atau tidak, itu tergantung pada apakah tinjunya cukup kuat untuk berbicara!

“Xiao San, kau, kau berani memfitnah orang lain!” Tetua botak tidak menyangka jika Yue Yang akan menjadi orang tak tahu malu. Dia berteriak keras, marah sampai-sampai paru-parunya hampir meledak.

“Orang tua, apakah kau pikun, atau otakmu mati? Apa menurutmu orang tolol sepertimu bisa memanggilku Xiao San? Panggil aku sebagai Tuan Muda Ketiga! Anjing tua, apakah kau lupa bagaimana menyapa tuanmu saat kau melihatnya? Sekarang panggil aku Tuan Muda Ketiga!” Jika itu adalah pemuda menyedihkan di masa lalu, mungkin dia akan takut pada Tetua botak ini. Sayangnya, Yue Yang adalah seorang pria dari dunia lain. Dia sama sekali tidak mengenal siapa Tetua botak ini.

Karena mereka sudah menyerang Klan, Yue Yang bahkan tidak perlu repot-repot bersikap sopan. Dengan perkataannya yang merajalela dan agresif, dia membuat si Tetua botak sangat marah hingga hampir meledak pembuluh darahnya. Penglihatan Baldy Elder menjadi gelap sesaat dan dia jatuh dari punggung Tiger Puppet Beast.

“San-ge,” Yue Bing berkeringat khawatir. Sepertinya kakaknya sudah gila dengan semua pembunuhan itu. Dia bahkan memanggil Tetua Ruang Penyiksaan yang sangat dia takuti di masa lalu dengan ‘anjing tua’!

“Siapa idiot ini?” Yue Yang penasaran, mungkinkah orang ini adalah orang yang tidak dapat dia singgung?

“Dia, dia adalah Tetua Ruang Penyiksaan …” Yue Bing menjelaskan dengan cemas. Dia ingin memberitahu Yue Yang jika ini adalah orang yang paling dia takuti di masa lalu, tapi siapa sangka jika Yue Yang segera tertawa terbahak-bahak saat dia mendengarnya, “Bukankah dia hanya Tetua Ruang Penyiksaan? Kau membuatku ketakutan. Dia hanya seorang kakek tua yang tidak penting, lagipula dia sudah sangat tua hingga sudah pikun dan bahkan mengalami kesulitan berdiri! Apa yang kau takutkan? Jangan takut, kakakmu akan segera memasukkannya ke dalam peti mati. ”

“Semuanya, bawa si brengsek kecil ini yang tidak menghormati para tetua dan Hukum Klannya! Aku, aku akan menegakkan Hukum Klan kita!” Tetua botak diselamatkan oleh bawahannya, namun setelah mendengar perkataan Yue Yang, dia segera memuntahkan seteguk darah.

Seseorang seperti dia yang selalu dihormati, itu benar-benar pertama kalinya dalam hidupnya terluka karena ejekan dan penghinaan yang kejam.

Dengan rasa malu dan penghinaan seperti itu, dia sangat marah hingga dia telah memuntahkan darah.

“Aku pikir kau sudah bosan hidup. Seekor anjing tua sepertimu hanya akan menghabiskan makanan dan sumber daya di dunia ini. Tetua, biarkan junior ini memberikan penghormatan terakhirnya padamu! Kalian semua, ayo aku akan membunuh siapa pun yang melawanku, tidak masalah jika aku membunuh satu atau kalian semua. Dengan begitu aku bisa mengakhiri pertarungan ini lebih cepat. Hui Tai Lang, kirim Tetua ini ke jalannya!” Yue Yang menyeringai sedikit. Orang tua ini pasti salah satu konspirator melawan Cabang Keempat. Dia pasti memiliki hubungan kuat dengan masalah Paman Keempat yang menikahi istri baru dan pembatalan pertunangan pemuda menyedihkan yang membuatnya tenggelam ke sungai. Jika Yue Yang tidak membunuhnya, maka apakah dia benar-benar berharap untuk memperlakukan orang ini sebagai tetua?

Menghajar budak bajingan di tempat umum ternyata tidak cukup mengagumkan. Jika dia ingin mengalahkan seseorang, dia harus mengalahkan mereka dari yang paling kuat, tetua terkuat dan seterusnya.

Sekilas kilatan iblis terlintas di mata Yue Yang. “Pertunjukan baru saja dimulai!”

 

← LLS 99 – Bunuh Mereka Semua! LLS 101 – Serangan Yue Yang→

Leave a Reply