LLS 103 – Mencapai Alam Baru dalam Pertarungan

Yak, kembali lagi di minggu pagi ini,

Diterjemahkan oleh: Akira_94
Selamat membakar waktumu! 🙂


LLS 103 – Mencapai Alam Baru dalam Pertarungan

Yue Bing pantang menyerah, dia menyeka air matanya, turun dari kereta dan membantu Yue Yang menarik kereta. Yue Yang takut ada orang yang mempersiapkan serangan diam-diam pada mereka, jadi dia menasihati Yue Bing untuk kembali ke kereta. Tapi Yue Bing menggelengkan kepalanya, berjalan ke bagian belakang kereta dan mendorongnya sekuat tenaga. Diam-diam dan tegas, dia mencoba menunjukkan keinginannya untuk berjalan bersama dan berbagi beban dengan kakaknya yang ia sayangi. Yue Yang tahu jika Yue Bing memiliki kepribadian yang pantang menyerah, jadi dia tidak mengatakan apa-apa lagi, membiarkan dia melakukan apa yang dia suka. Wanita cantik itu menyeka air matanya dan memeluk gadis kecil itu erat, duduk di dalam kereta dengan tenang.

Dia tahu jika dia tidak bisa turun dari kereta atau dia mungkin akan mengganggu putra dan putrinya. Oleh karena itu, betapapun panik dan ketakutannya, dia hanya bisa menggigit bibirnya dan duduk di dalam kereta, membiarkan anak-anaknya menarik dan mendorongnya ke Kastil Klan Yue.

Meskipun mereka akan kembali ke Kastil Klan Yue setahun sekali, tahun ini adalah momen paling membanggakan dan terbesar dalam hidupnya.  

Dengan anak laki-laki dan perempuan seperti ini, dia merasa jika dia adalah ibu paling bahagia di dunia!

Orang paling bahagia saat ini sebenarnya adalah Yue Shuang, si gadis kecil yang sangat nyenyak tidur dalam pelukan ibunya.

Dia masih terlalu muda untuk mengerti. Yue Yang takut dia akan terlalu ketakutan jika melihat kekerasan seperti ini, jadi dia sebelumnya membeli “Fragrant Sleeping Flower” dari Kota Bambu Hijau dan membuatnya tertidur lelap. Ide ini berasal dari Luo Hua City Mistress. Dia sangat berpengetahuan tentang tanaman dan dengan santai berkata pada Yue Yang tentang efek dari “Fragrant Sleeping Flower” selama perjalanan mereka ke paviliun di Pulau Langit.  

Sepanjang jalan, ada orang secara berkala memata-matai mereka, sementara yang lain mengintai mereka dari kejauhan.

Yue Yang tidak peduli dengan orang-orang ini.

Sebaliknya, Hui Tai Lang berulang kali menunjukkan taringnya dan menggeram dalam, nampaknya ia memperingatkan orang lain jika ia akan membunuh siapa pun yang terlalu dekat.

Mereka menempuh jarak sepuluh mil di jalan gunung yang berkelok-kelok.

Jalan itu lumayan datar dan memiliki titik istirahat pada jarak tertentu. Meski begitu, bagi prajurit biasa untuk menarik kereta mendaki gunung adalah hal yang mustahil! Yue Bing sangat lelah hingga dia terengah-engah dan berkeringat deras. Dia tidak sering melatih kemampuan fisiknya dan fakta jika dia tidak mengontrak beast tipe penguat apa pun, fisiknya tidak lebih baik dari pada seorang warrior biasa. Namun, dia sangat tegas dan dengan tekun mendorong kereta meskipun kelelahan.

Sekalipun hanya sedikit, dia berharap bisa membantu kakaknya!

Yue Yang tidak lelah hanya karena menarik keretanya. Setelah berbulan-bulan dengan tekun berlatih dan fisiknya yang lebih kuat karena berlatih Invisible Sword Qi seolah-olah dia memiliki kekuatan Barbaric Cow Shadow yang menakutkan. Yue Yang juga menggunakan persepsinya yang sangat kuat dan Divine Vision untuk mendapat informasi musuh di sekitarnya.

Para jenius dari generasi yang sama, Tuan Muda Pertama Yue Tian dan Tuan Muda Keempat Yue Yan mungkin telah muncul dan melewatinya, namun Yue Yang tidak akan bisa mengenali mereka.

Namun, dia merasa jika di antara orang-orang yang telah memata-matai mereka sebelumnya, salah satu dari mereka pasti hadir.

Yue Yang melihat sosok yang sedang menunggangi seekor Flaming Lion yang tampaknya meniru Yan Po Jun sedikit, tapi tidak mengesankan dan elegan. Yue Yang menebak jika orang itu mungkin adalah Yue Yan, tapi dia ingat jika Yue Bing mengatakan jika Yue Tian juga memiliki seekor Flaming Lion, jadi dia sedikit tidak yakin. Saat itu ketika Klan Yue dengan boros membeli dua telur beast Flaming Lion, pemuda menyedihkan itu tidak berhasil mengontraknya. Yue Yan yang beberapa hari lebih muda darinya justru berhasil mengontaknya. Dan begitulah, kehidupan pemuda menyedihkan itu dimulai.

Ada juga beberapa sosok lain yang lebih hebat yang mungkin adalah tetua Klan.

Kekuatan mereka tidak kalah dengan Tetua Ruang Penyiksaan. Sebenarnya, jika Yue Yang tidak mengetahui dan secara terus-menerus menyerang titik lemah dari Tetua Ruang Penyiksaan akan sulit untuk mengalahkannya tanpa menggunakan Invisible Sword Qi atau beast miliknya!

Entah siapa pun, Yue Yang mengabaikan tindakan mereka.

Dia perlahan berjalan sambil menarik kereta, di sepanjang kaki gunung dan melalui jalur gunung yang lebar hingga sampai ke pintu masuk Kastil Klan Yue.

Kastil Klan Yue yang megah jauh lebih megah dan lebih tinggi daripada Kota Iron Fist di lantai ketiga Tower Tong Tian yang digunakan manusia sebagai benteng pertahanan melawan tentara iblis. Di atas benteng setinggi 30 meter, dinding batu hitam setinggi 15 meter dibangun. Dinding itu dilengkapi dengan menara panah, menara gerbang, pos pengawal, jalur patroli, pos penjaga, dan lain-lain, menjadikannya benteng yang mudah dipertahankan dan sulit untuk diserang.

Saat Yue Yang tidak membawa tentara, jika ada perang dan kedua belah pihak bertarung akan sia-sia bahkan untuk menyerang sedikit demi sedikit Kastil Klan Yue yang dipersenjatai hingga ke giginya.

Di depan Kastil Klan Yue, terdapat sekitar sepuluh sosok hitam yang menunggu dengan tenang kedatangan Yue Yang.

Jembatan gantung itu diangkat dan gerbang kastil ditutup rapat, jelas menunjukkan niat mereka. Sepertinya mereka pasti mencegah Yue Yang membawa wanita cantik itu ke Kastil Klan Yue. Yue Yang telah lama menduga hal ini dan bahkan merasa tidak mungkin jika pertarungan besar tidak segera terjadi nanti.

Musuh telah menjalankan rencana ini dan hanya harus menunggunya untuk bertindak gegabah. Setelah mereka mencapai tujuan itu, tidak mungkin untuk melepaskannya dengan mudah.

Yue Yang merasa jika itu semua lebih baik karena hal itu memberinya kesempatan untuk melepaskan amarahnya!

“San-er, Ketua Klan Shan mengatakan jika dia tidak dapat mendisiplinmu, namun tidak tahan untuk menegakkan hukum klan dan memotong garis keturunan cabang Ketiga dan Keempat. Dia secara pribadi telah pergi untuk menjemput kakekmu kembali, jadi dia bisa menjadi hakim untuk masalah ini. Tunggulah di sini dan berikan alasanmu ketika saatnya tiba!” Seorang pria tua berambut putih yang memegang tongkat hijau muncul dari kerumunan dan dengan tenang berkata. Dia memiliki tatapan damai di sekelilingnya, tapi untuk tujuan sebenarnya, tidak ada yang tahu.  

“Begitukah? Jika memang begitu, mungkinkah kalian semua, para senior yang terhormat berkumpul di sini menyambut Tuan Muda Ketiga sampah ini pulang?” Ketika Yue Yang mendengar apa yang dikatakan orang tua itu, dia tertawa terbahak-bahak.

“Kami mungkin berhenti mempermasalahkan kematian Tetua Ruang Penyiksaan sementara ini, tapi kami pasti tidak mengizinkanmu untuk terus melukai orang!” Seorang pria berpakaian hitam berusia lima puluhan melangkah keluar dan memperingatkan Yue Yang dengan tegas dan karakter yang tidak bersahabat dari jaman dulu.

“Jangan marah. Kita semua berasal dari keluarga yang sama dan kita semua bersaudara. Ini semua mungkin hanya salah paham. Akan ada keputusan saat Ketua Klan kembali!” Kali ini seorang pria berjubah hijau melangkah keluar, berperan sebagai orang baik.

“Karena tidak ada yang menyambutku, Tuan Muda Ketiga sampah ini pulang, aku akan membuka jalanku sendiri!” Yue Yang mengangkat Crescent Blade di tangannya, mengelus pedang itu dengan jarinya dan membaliknya. Gelombang Innate Qi dilepaskan dan Crescent Blade segera bergetar dengan gelombang misterius. Crescent Blade yang bergetar mengeluarkan suara yang terdengar manis yang dipenuhi dengan niat membunuh yang pekat. Crescent Blade tampak seperti monster yang senang meminum darah segar, mendesing dalam kegembiraan.

Tindakan Yue Yang dengan jelas menunjukkan niatnya untuk memaksa masuk ke Kastil Klan Yue berjuang hingga akhir.

Semua orang diam-diam mengambil tindakan pencegahan, takut jika mereka mungkin berakhir seperti Tetua Ruang Penyiksaan lain.

Semua orang tahu kekuatan Tetua Ruang Penyiksaan. Mereka mengerti jika Tuan Muda Ketiga ini karena bisa membunuhnya, dia bukan lagi pecundang yang tidak berani melihat ke atas atau membela dirinya sendiri.

Meraka sangat penasaran. Mungkinkah sebelum Yue Qiu meninggal dalam pertempurannya, dia diam-diam memberikan semua kemampuan dan teknik terbaiknya pada putranya?

Saat ini, sepertinya Tuan Muda Ketiga yang tidak berguna ini yang diam-diam melatih kemampuannya akhirnya berhasil menguasai mereka (teknik) dengan sukses. Karena itu, dia memutuskan untuk kembali ke rumah untuk mendapatkan kembali keadilan yang dia layak dapatkan dan membersihkan namanya dari sampah!

Banyak orang sangat yakin akan hal ini karena mereka melihat Yue Yang memegang Crescent Blade dan bukan tombak. Itu karena Yue Qiu yang merupakan satu-satunya anggota klan yang berhasil mencapai level 7 [Overlord] pada saat itu, mendapat reputasinya menggunakan Teknik Pedang buatannya sendiri. Dia terkenal di seluruh dunia karena menggunakan Teknik Pedang ini, dan bukan teknik tradisional Tombak Klan Yue. Hari ini, meskipun Yue Yang pada awalnya menggunakan Rod Technique untuk bertarung, pada akhirnya dia telah menggunakan Crescent Blade untuk membunuh Tetua Ruang Penyiksaan. Hal ini menegaskan jika Yue Yang telah melatih Eight Hungry Blades Beheading Technique yang kemudian diciptakan Yue Qiu saat itu.  

“Xiao San, kau berani bersikap tidak hormat di depan keempat tetua ini dan semua senior ini?” Pria berpakaian hitam itu mengaum marah.

“Aku mungkin mengakui jika semua orang di sini adalah seniorku, tapi Crescent Blade yang ada di tanganku ini mungkin tidak! Aku masih akan mengucapkan kata-kata yang sama. Aku ingin pulang ke rumah dan siapa pun yang menghalangiku akan mati!” Yue Yang membalasnya dengan dingin. Karena mereka akan bertarung, maka dia harus membuatnya menjadi pertarungan yang besar dan meriah. Musuh-musuhnya memang licik dan berbahaya, tapi ini sebenarnya bukan apa-apa baginya. Untuk menghadapi kekuatan tiranis, semua tipu daya dan rencana adalah sampah! Dia tidak akan membiarkan mereka mendapat keuntungan. Saat ini, mereka harus melawannya entah mereka ingin atau tidak! Hal ini tidak akan membuat perbedaan saat membunuh satu atau dua orang lagi, karena dia telah membunuh Tetua Ruang Penyiksaan. Dia telah kembali dengan niat untuk bertarung dengan Klannya, jadi mengapa dia harus peduli untuk menghormati mereka?

Yue Yang perlahan mengangkat Crescent Blade dan menjadi serius dalam sekejap. Nafasnya menjadi kabur dan perlahan menghilang.

Orang-orang di sisi lain tidak tahan untuk tidak takut saat melihat hal ini.

Kuda-kudanya ini tampak persis seperti salah satu kuda-kuda teknik pedang Yue Qiu, Earth Splitting Slash!

Di atas tembok kastil, dua sosok tiba-tiba muncul di sebuah sudut, mengamati secara saksama keadaan seluruhnya….

“Tidak ada gunanya lagi berkata-kata. Setiap senior yang ingin datang padaku, pertama-tama harus berbicara dengan Crescent Blade di tanganku!” Yue Yang terbang seperti burung dan melompat tinggi ke langit. Lengannya ditarik keluar saat dia melayang dengan anggun sejauh lebih dari sepuluh meter.

Crescent Blade di tangannya telah berubah menjadi seberkas cahaya, terlihat sangat tajam, seolah-olah memiliki pikiran sendiri.

Dengan secepat kilat Yue Yang muncul di depan pria berpakaian hitam itu. Dalam sekejap, cahaya dingin kematian menyelimuti diantara alis pria berpakaian hitam dan dia menjadi sangat ketakutan, seolah-olah dia jatuh ke dalam lubang yang dalam dan dingin. Ini adalah pertama kalinya dalam hidupnya dia begitu dekat dengan kematian! Saat pria berpakaian hitam hendak dibunuh, ada kilatan cahaya keemasan. Perisai oranye muncul dari belakangnya, membelokkan Crescent Blade di saat terakhir.

Itu adalah tetua yang memegang tongkat.

Dia mensummon Grimoire perak dan mengeluarkan Perisai Halo, menyelamatkan pria berpakaian hitam tepat pada waktunya.

Meskipun semua orang tahu jika Tuan Muda Ketiga yang tidak berguna ini akan memberontak dan menyerang mereka, mereka tidak membayangkan jika dia akan begitu cepat.

Melihat jika serangan tersebut tidak berhasil, Yue Yang mendarat ringan seolah terbang, tubuhnya selincah capung yang menyentuh permukaan air. Dia melesat maju menuju perisai oranye dan dengan kecepatan yang lebih cepat lagi, melompat ke udara, memutar tubuhnya dan menebas pria berjubah hijau di sisi lain dengan pedangnya. Tebasan ini sepuluh kali lebih kuat dari sebelumnya. Sebagai perbandingan, tebasan sebelumnya hanya pemanasan, sementara yang satu ini benar-benar merupakan serangan fatal!

(TL Note: Capung yang menyentuh permukaan air adalah idiom cina untuk menggambarkan cara bergerak yang tangkas dan lincah.)

“Itu adalah Earth Splitting Slash, cepat pergi!” Tetua yang memegang tongkat itu tidak dapat membantunya tepat waktu dan dengan panik memanggil pria berjubah hijau itu.

Jiwa pria berjubah hijau itu telah melarikan diri dari ketakutannya. Dia memerintahkan beastnya, Armored Monitor Lizard, untuk melompat dan menggunakan tubuh kerasnya untuk menahan tebasan Yue Yang. Di saat yang sama, dia mundur dengan kecepatan yang luar biasa.

Kedua tetua tersebut secara bersamaan mengeluarkan perisai mereka dengan tujuan untuk menghalangi serangan fatal Yue Yang pada pria berjubah hijau.

Mereka berharap perisai mereka bisa menghalangi pedang Yue Yang yang memiliki sisi tajam yang sepertinya bisa memotong batu giok.

Pedang itu melintas.

Lantainya tetap utuh dan beast tidak terluka. Tapi pria berjubah hijau yang telah melarikan diri di balik kedua perisai itu memiliki ekspresi sangat terkejut.

Ketika semua orang melihat jika dia tidak terpengaruh, mereka semua merasa lega. Baguslah jika dia bisa selamat, jika tidak tebasan itu pasti akan mengembil nyawanya. Tiba-tiba, tatapan semua orang berubah. Armored Monitor Lizard, yang telah diperintahkan oleh tuannya untuk melompat jatuh ke tanah dengan keras. Meski memiliki armor pelat baja, tubuhnya terbelah dua, segera menemui akhir yang tragis. Hati setiap orang terasa dingin, seperti yang diharapkan dari Teknik Pedang Yue Qiu!

Tebasan ini benar-benar langsung membunuh level 3 Armored Monitor Lizard !

Saat orang-orang melihat ke pria berjubah hijau itu, mereka semua merasa bersyukur karenanya. Dia beruntung bisa lolos dari malapetaka ini. Jika tidak, dia pasti akan langsung terbunuh saat itu juga, seperti Armored Monitor Lizard.

Namun, tatapan ketakutan tiba-tiba mewarnai wajah pria berjubah hijau itu. Tangannya berkedut sedikit, seolah ingin memegang tenggorokannya sendiri.

Semua orang melihat ketakutan saat garis merah di leher pria berjubah hijau itu mulai melebar. Pria berjubah hijau itu mencengkeram tenggorokannya erat-erat, seolah ingin menghentikan darah yang keluar. Tetua yang memegang tongkat telah mengambil batu penyembuhan terbaiknya, tapi sebelum dia bisa menggunakannya, tubuh pria berjubah hijau itu tiba-tiba meledak. Semua orang melihat sekilas organ dalamnya saat darahnya meledak, terciprat ke udara.

Seperti beast miliknya, seluruh tubuhnya dipotong menjadi dua oleh pedang tajam Yue Yang, dada dan perutnya terbelah!

Pria berjubah hijau yang disangka oleh semua orang telah lolos dari Yue Yang, benar-benar terbunuh seketika oleh satu tebasan!

Tetua yang memegang tongkat dan yang lainnya menatap ke arah Yue Yang, sangat ketakutan. Mereka mencoba untuk memperkirakan seberapa banyak kemampuan bertarung ayahnya yang telah dikuasai anak ini hingga memiliki kekuatan yang begitu menakutkan. Tiba-tiba, Yue Yang memejamkan mata dan mulai bermeditasi. Uap yang dipancarkan dari tubuhnya dan cahaya surgawi tampak di wajahnya. Seolah-olah dia sedang mencapai alam baru. Segera, semua orang merasakan hal berbahaya di hati mereka. Mungkinkah anak nakal ini mendapat ilham setelah mengeluarkan tebasan itu?

Mungkinkah orang ini mendapat ilham di tengah pertarungan?

Apa! Jika dia menembus lapisan lain, bukankah dia akan menjadi Yue Qiu Klan Yue yang kedua?

“Semua orang serang bersamaan!” Tetua yang memgang tongkat itu tidak lagi peduli dengan identitasnya. dia memimpin di depan dengan kecepatan kilat. Dia mengacungkan tongkatnya ke kepala Yue Yang, menyerangnya dengan ganas.

Mereka tidak mengerti senyum mengejek yang muncul di bibir Yue Yang.

Yue Yang tersenyum seperti pemburu yang telah melihat mangsanya jatuh ke dalam perangkapnya.

“Ini tidak bagus! Cepat bunuh dia!”

Pria berpakaian hitam itu juga mengacungkan tombaknya yang panjang, mengarahkannya ke arah jantung Yue Yang seperti naga beracun.

Melihat serangan ganas ini, salah satu dari dua sosok yang menonton dari atas menara gerbang tampaknya ingin terbang ke bawah dan membantu Yue Yang. Namun, dia dihentikan oleh sosok gelap lainnya yang mengatakan beberapa patah kata. Sosok yang awalnya ingin membantu Yue Yang berhenti, menganggukkan kepala tanpa suara.

Dua orang berdiri di atas menara gerbang, diam-diam mengamati.

Pada saat itu, cahaya yang terang seterang sungai bintang berkilau dengan terang yang tak tertandingi.

Itu menjadi pemandangan yang menakjubkan, mirip dengan pusaran spiral saat Bima Sakti meluas. Yue Yang yang pada awalnya dalam keadaan meditasi, tiba-tiba berdiri. Matanya tiba-tiba terbuka, seperti iblis matanya berwarna merah darah! Udara yang dikeluarkan tubuhnya tiba-tiba membludak seperti banjir bandang, meledak dari sekujur tubuhnya dengan suara keras dan gemuruh, mengguncang seluruh bumi.

Asap dari ledakan tersebut segera mengepung dua orang dengan kemampuan paling lemah, membuat kaku mereka.

Mata Yue Yang yang merah terbuka lebar karena marah. Seolah dirinya sudah gila, seperti dewa iblis. Dia berdiri tegak, melihat ke bawah dengan tatapan seseorang yang tak tertandingi di bawah langit dan dengan dingin menghadapi semua serangan gabungan musuh-musuhnya.

Tangan kirinya memegang Crescent Blade sementara tangan kanannya memgang Hui Jin Magic Blade. Cahaya dari kedua pedang itu dengan cepat menyilaukan, bersinar seperti matahari!

Ini, ini adalah tebasan yang sebenarnya dari Earth Splitting Slash!

 

← LLS 102 – Aku Ambil Kembali Harga Diri Kami LLS 104 – Teori Bandit yang Menyenangkan→

Leave a Reply