LLS 104 – Teori Bandit yang Menyenangkan

Masih ada yang menyusul tenang tenang,

Diterjemahkan oleh Akira_94

Selamat membakar waktumu! 🙂


LLS 104 – Teori Bandit yang Menyenangkan

Ketika Yue Yang mengangkat dua pedang yang bersinar dan sepanas matahari, keempat tetua yang masih selamat segera mundur secepat mungkin.

Lagi pula, mereka semua adalah orang-orang licik yang akan selalu membuat celah untuk melarikan diri.

Dua orang yang sebelumnya dikalahkan oleh Yue Yang tidak dalam keadaan yang berbahaya, meski mereka berguling-guling di tanah seperti labu.

Namun begitu yang paling disayangkan adalah pria berpakaian hitam yang dengan bodohnya menyerang, bersiap untuk membunuh Yue Yang. Dia tidak tahu jika empat tetua lainnya telah melarikan diri sejak tadi. Dia memegang tombak dengan segenap kekuatannya dan dengan cepat menuju Yue Yang. Di saat dia menyadari jika ada seberkas cahaya yang menyilaukan matanya, sudah terlambat baginya untuk kabur. Tombak baja di tangannya hancur dan berubah menjadi bongkahan logam saat bersentuhan dengan api eksplosif. Saat ‘matahari’ pertama menyinari tubuhnya, pria berpakaian hitam itu merasa tubuhnya meleleh karena panasnya sinar matahari. Ketika ‘matahari’ kedua, yang lebih kecil ukurannya tapi sepuluh kali lebih kuat, menuju ke arahnya, dia merasa dirinya hancur dalam sekejap.

Dua sosok yang berdiri di atas benteng dan melihat tebasan pedang ganda Yue Yang tampak sangat terengah-engah.

Salah satu dari dua sosok itu menggelengkan kepalanya, saat dia dengan muram berbicara dengan suara tua, “Ini bukan Tebasan Pertama: Earth Splitting Slash, itu hanya teknik pedang biasa. Sepertinya itu teknik yang dia pahami sendiri. ”

“Maksudmu jika dia seperti ayahnya, seorang jenius yang bisa menciptakan tekniknya sendiri?” Sosok lainnya bertanya.

“Bisa jadi seseorang diam-diam mengajarinya.” Suara tua itu menjawab dengan nada mencurigakan.

Ada perubahan lain keadaan di bawah.

Tidak ada luka pada pria berpakaian hitam itu. Bahkan bajunya tetap rapi. Namun, pupil matanya terbuka lebar … Meski dia terlihat tidak apa-apa di luarnya, dia telah terbunuh seketika.

di sisi lain, Keempat tetua lainnya terlihat sangat menderita. Terdapat beberapa bekas luka di masing-masing tubuh mereka.

Meskipun mereka cukup licik untuk mundur dari medan perang tepat waktu untuk menyelamatkan diri, teknik pedang Yue Yang yang kejam telah membuat tubuh dan reputasi mereka yang tertutup kotoran.

Pintu kastil yang tertutup rapat perlahan terbuka dan jembatan diturunkan.

Seorang pria berwajah cendekiawan yang memakai jubah seputih salju melangkah keluar, segera menuju Yue Yang yang sedang merapikan tubuhnya. Wajahnya yang terlihat terpelajar dan halus karena kulitnya kedawasaan dan terawat dengan baik memberikan senyuman menyegarkan seperti angin musim semi. Dia mengangguk dengan sopan, “San-er, itu benar-benar kau … Ketika aku mendengar laporan dari pelayan itu, aku tidak bisa mempercayai telingaku. Aku sangat terkejut dan segera memberitahu Ayah tentang kedatanganmu. Aku berharap dia juga akan cepat menerima kabar ini dengan dan bahagia karenanya. Dia tidak mendapat kejutan yang menyenangkan beberapa waktu ini … Ini benar-benar hal yang baik, Saudara Ketiga (ayah Yue Yang) akhirnya memiliki penerus yang bermutu sekarang. ”

Ketika Yue Yang mendengarnya, dia tidak bisa menahan diri untuk tidak menggigil dalam hati.

Orang ini sepertinya adalah pengganti Klan Master dari Klan Yue, Yue Shan. Melihat wajahnya yang terlalu polos, sepertinya dia berencana membersihkan semua kesalahan dari dirinya sendiri.

Jika Yue Yang tidak tahu sejak awal jika Yue Shan adalah seorang bajing*n kejam yang memiliki niat busuk di balik senyumannya yang menyegarkan, mungkin dia akan salah mengira jika Yue Shan adalah seorang paman baik yang peduli dengan keadaan keponakannya. Melihat Yue Shan berpura-pura memberinya senyuman tulus, Yue Yang berpendapat jika bahkan Piala Oscar pun tidak akan cukup sebagai penghargaan atas bakatnya dalam berakting.

Sial. Dia benar-benar layak dengan reputasinya sebagai pejabat pemerintah dari Kekaisaran Da Xia. dalam hal politik, kebijaksanaan, dan EQ, dia berbeda dari penjahat biasa lainnya, dia sangat luar biasa.

Dengan satu tatapan saja, Yue Yang sudah mengetahui jika Yue Shan tidak akan menjadi lawan yang mudah untuk diahadapi.

Orang ini tidak hanya memiliki kemampuan luar biasa, tapi juga sangat sabar.

Di luar, dia selalu berpura-pura menjadi pria yang sederhana dan halus. Bukankah dia seperti Yue Buqun di dunia ini?

(TL Note: Yue Buqun adalah penjahat dari ‘Xiao Ao Jiang Hu’, alias ‘The Smiling, Proud Wanderer’, novel wuxia yang populer karya Jin Yong. Penampilannya seperti orang terpelajar dan sempurna tapi sebenarnya adalah pria kejam. http://wuxia.wikia.com/wiki/Yue_Buqun)

Melawan orang seperti itu, jika Yue Yang ingin bermain game pikiran, dia hanya akan bertarung melawan keahlian Yue Shan. Jika itu benar-benar terjadi, Yue Shan mungkin akan sangat senang karena itu adalah bidangnya … Cara terbaik untuk menghadapi orang seperti itu adalah dengan menggunakan kekerasan yang paling brutal, sombong dan tepat sasaran. Yue Yang ingin menghajarnya dengan kejam, menginjak kepalanya, dan mengejeknya tanpa ampun. Itu akan menjadi cara terbaik untuk melawan Yue Shan.

Namun, sama seperti Yue Yang yang benar-benar ingin menebas wajahnya yang tersenyum dengan Crescent Blade, dia menahan diri untuk tidak melakukannya. Ini karena Yue Shan bukan sekadar pria yang menyimpan niat jahat di balik senyumnya, tapi dia juga seorang Level 6 [Elder].

Level 6 [Elder]. Dia adalah lawan manusia terkuat yang pernah ditemui Yue Yang sampai saat ini.

“San-er, kita semua satu keluarga. Jika kita hidup dalam harmoni, semua usaha kita akan berhasil.Segera letakkan senjatamu. Jika ada kesalahpahaman, kita bisa membicarakannya dan menyelesaikannya. Semua orang di sini saling mengerti, tidak ada alasan bagi mereka untuk tidak mendengar penjelasanmu. A-Xian, kau juga jangan takut. Asalkan aku ada disini, aku akan melindungi keamanan Cabang Keempatmu.” Selain memberi nasihat pada Yue Yang, Yue Shan juga dengan lembut membungkuk pada wanita cantik yang sedang duduk di dalam kereta.

Siapa yang pernah menyangka jika orang yang mengatakan semua ini adalah dalang dibalik semua yang telah terjadi?

Yue Yang berpikir jika saja IQnya sedikit lebih rendah, mungkin dia sudah dijual sebagai budak dan bahkan membantu Yue Shan menghitung uang yang didapat dari penjualan dirinya.

Yue Yang merasa jika dia mencoba berbicara dengan si bajing*n Yue Shan ini, dia mungkin akan dikalahkan oleh statusnya sebagai pengganti Master Klan. Sebagai juniornya, dia pasti akan berada dalam posisi yang tidak menguntungkan. Satu-satunya cara adalah bersikap berani dan dengan jalan kekerasan.  

Bukankah kau seorang munafik yang ingin berpura-pura mempedulikan keponakanmu? Aku akan membantumu mencapainya.

Metode cerdas harus digunakan untuk menangani orang bodoh.

Di sisi lain, dengan menggunakan metode bodoh untuk berurusan dengan orang cerdas terkadang juga efektif.

Pria dari dunia lain ini dengan sombong mengangkat alisnya yang terlihat heroik. Sedikit senyuman mengejek bisa terlihat di sudut mulutnya, sementara dia dengan nada yang terdengar paling tulus berkata: “Akhir-akhir ini, Keponakan Kecil ini telah mengalami kesulitan dalam latihannya dan kesulitan untuk mengembangkan kemampuan bertarungnya. Aku bertanya-tanya apakah mungkin bagi Paman Pertama memberikan keponakan ini beberapa petunjuk?”

Dia tidak hanya dengan santai berbicara, dia sudah mulai mengisi Qi miliknya di Crescent Blade.

Dia bahkan tidak perlu Yue Shan menjawabnya. Asalkan sebuah kesempatan muncul, Crescent Blade akan segera menebas ke kepala Yue Shan … Ingin bertarung dengan rencana jahat? Ayo!

Yue Yang di dalam hati mencibir dan tahu jika dia harus bersaing dengan pria ini dalam rencana jahat. Selain menggunakan kekuatan besarnya, dia juga munafik. Dia ingin melihat berapa lama Yue Shan bisa menjaga senyum di wajahnya.

Keempat tetua serta dua paman yang terjatuh karena terkejut terkesima saat mendengar apa yang dikatakan Yue Yang.

Mereka tidak berani mempercayai apa yang barusan mereka dengar.

Mereka saling pandang, menyangka jika Yue Yang telah gila.

Di Klan Yue, dalam hal kekuatan, Klan Master Yue Hai yang telah mencapai puncak Level 6 Lanjutan [Senior Elder] akan menjadi yang terkuat dalam hal kekuatan. Di bawahnya adalah tiga Tetua Besar dan putra tertuanya Yue Shan. tiga Tetua Besar bertambah tua dan tidak pernah peduli dengan urusan klan. Karena mereka hanya berfokus meneliti teknik klan yang diwariskan, mereka bisa dikecualikan dari rangkingnya. Jadi di Klan Yue, yang kedua terkuat ialah putra tertua Yue Shan yang adalah seorang Level 6 Intermediate [Elder].

Jika bukan karena dia memiliki tingkat kekuatan seperti itu, bagaimana mungkin Yue Shan bisa meyakinkan seluruh klan dan menjadi pengganti Master Klan?

Sekarang, ini adalah sesuatu yang aneh. Seorang sampah yang tidak bisa mengontrak bahkan dengan beast yang sampah, ternyata berani menantang pengganti Master Klan dari Klan Yue?  

Mungkinkah Yue Yang mengira peringkat Level 6 [Elder] milik Yue Shan hanyalah bualan?  

Atau mungkinkah, dengan menguasai beberapa teknik yang diwarisi dari ayahnya, Yue Yang mengira dia bisa terbang ke langit?

Bahkan Yue Qiu saat itu pun tidak berani mengatakan jika dia bisa dengan mudah mengalahkan kakaknya Yue Shan, apalagi Yue Yang yang hanya anak kecil dari generasi muda.

Setelah mencapai Level 6, terlepas dari jenis beast yang dikontrak, kekuatan seorang warrior akan meningkat setidaknya sepuluh kali lipat dari level 5 [Grandmaster] … hanya seseorang yang telah melampaui level 6 [Elder] yang akan memiliki hak untuk berada di puncak di masa depan. Dia juga akan diakui secara resmi oleh negara. Di mata seorang warrior yang berada di puncak, siapa pun yang masih di Level 6 atau dibawahnya, semuanya kecil dan tidak berdaya.

Lupakan jika sampah kecil dan tak berdaya, Tuan Muda Ketiga telah berani menyerang seorang tetua level 5, dia bahkan berani menantang Yue Shan yang berada di Level 6?

“Ini semua adalah kesalahan Paman Pertamamu. Aku selalu sibuk dengan urusan kekaisaran dan telah mengabaikan keponakanku. San-er, jika kau memiliki sesuatu yang tidak kau mengerti, aku akan berusaha sebaik mungkin untuk membantu.” Meskipun Yue Shan tersenyum, Yue Yang bisa melihat niat membunuh yang terlintas di dalam matanya.

Yue Shan tidak menyembunyikan diri karena dia tahu jika Yue Yang ini juga cerdas. Di antara orang-orang cerdas, tidak perlu berpura-pura berlebihan.

Kata-kata di antara mereka berdua hanya untuk orang lain yang mendengarkan.

Saat ini, keduanya merasa gatal untuk saling membunuh. Namun di luar, yang satu adalah seorang keponakan yang mencari petunjuk, sementara yang lain adalah seorang paman yang baik hati dan mengajari keponakannya …

Saat Yue Yang mulai mengumpulkan kekuatan di Crescent Blade, Yue Shan mensummon Grimoire Emas dengan senyuman di wajahnya. Dia kemudian dengan cepat mensummon seekor beast berperingkat perak untuk menyatu dengan tubuhnya dan perlahan mengambil sebuah pedang panjang yang diikatkan ke pinggangnya. Dia berbicara dengan nada lembut yang tidak normal: “San-er berhati-hatilah, pedang tidak memiliki mata, jadi berhati-hatilah agar tidak berlebihan. Jangan mencoba untuk pamer terlalu banyak dan pada akhirnya menyakiti dirimu sendiri.”

“Kalau begitu aku juga akan menyarankan Paman Pertama untuk tidak berpikir terlalu banyak dan juga berhati-hatilah.” Yue Yang mengacungkan Crescent Blade, menebaskannya ke depan.  

Yue Yang melepaskan tebasan yang dapat membelah langit dan bumi yang dia gunakan untuk membunuh pria berpakaian hitam seketika yang merupakan Level 4 Menengah [Champion].

Namun, Yue Shan hanya menggunakan satu tangan dan dengan mudah menerima serangan itu.

Yue Yang mengangkat alisnya saat menyadari jika summon Yue Shan cukup aneh. Itu bukan sekadar beast tipe penguatan biasa, ternyata itu beast tipe khusus beast octopus. Lengan Yue Shan benar-benar berubah menjadi lengan gurita yang bisa menerima serangan kuat dengan kelembutannya. Lubang hisap yang tak terhitung jumlahnya muncul di lengannya dan mengisap habis energi yang diberikan Yue Yang ke Crescent Blade miliknya. Di sisi lain, pedang panjang di tangan Yue Shan juga berubah menjadi ribuan panah tajam. Bayangan tajam yang tak terhitung terbang lurus ke tubuh Yue Yang. Level 2 [Divine Vision] milik Yue Yang bisa melihat jika tidak hanya beast octopus Yue Shan dapat mengubah lengannya menjadi lengan gurita, namun juga bisa memberi racun pada senjata Yue Shan. Dia pasti tidak dapat menghindari serangan Yue Shan, karena jika dia melakukannya, Ibu Keempat dan gadis kecil di belakangnya pasti akan mati jika terkena anak panah.

Dia memang seorang bajing*n kejam, serangannya begitu biadab dan berbahaya.

“Tebasan Kedua: Heaven and Earth Collapse!” Kenyataannya, Yue Yang tidak mengetahui teknik pedang Yue Qiu. Namun, untuk menyembunyikan fakta jika dia memiliki Innate [Invisible Sword Qi], dia menarik perhatian semua orang pada Teknik Pedang Yue Qiu.

Ketika dia melepaskan serangannya, dia juga mencoba meniru kuda-kuda teknik pedang itu.

Tatapan kejam terlintas di expresi Yue Shan, “Tidak buruk, tapi kekuatannya sedikit kurang,”

Yue Shan tampaknya memiliki ide untuk mengalahkan Tebasan Kedua Yue Yang: Heaven and Earth Collapse. Lengannya yang semula berubah menjadi lengan gurita, tiba-tiba berubah cepat. Kegelapan menyelimuti tubuhnya, seolah-olah dia mencoba memberi serangan kejutan pada Yue Yang.

Tiba-tiba, Yue Shan berdiri tegak dan bahkan sebelum sedetik bahkan berlalu, dia telah kembali ke penampilannya semula menjadi pria sederhana dan halus.

Dia tidak bergerak, memungkinkan Yue Yang menebas keningnya dengan Hui Jin Magic Blade.

Namun, sosok besar tiba-tiba muncul di antara Yue Yang dan Yue Shan. Yue Yang tidak peduli dengan siapa orang itu, karena dia menganggap lawan sudah terlambat dan dengan kejam menebas sosok itu. Sosok tersebut tidak mundur atau hilang, dia menggunakan tubuhnya yang kuat untuk menerima tebasan dari Hui Jin Magic Blade. Sebuah ledakan yang memekakkan telinga bergema saat tubuh sosok itu saat terkena serangan Hui Jin Magic Blade. Di saat berikutnya, Hui Jin Magic Blade miliknya benar-benar terpental kembali saat terjadi benturan, benar-benar mengejutkannya. Di sisi lain sosok itu seperti patung besi. Dia sama sekali tidak bergerak karena serangan dan dia juga tidak terluka.

“Kekuatanmu cukup hebat, aku merasakan sedikit sakit barusan,” Sosok tinggi itu melepaskan armornya yang telah hancur berkeping-keping dengan tangannya.

“Ah?” Yue Yang berpikir jika orang ini benar-benar hebat. Bukankah pertahanan ini terlalu kuat untuk menjadi kenyataan?

Ketika dia mengamati dengan jelas, dia melihat seorang pria tua berambut putih yang tidak memiliki lengan dan kaki. Namun, Qi-nya seganas singa. Dia memiliki tubuh tinggi, menjulang seperti gunung. Dia hanya berdiri santai di depannya, namun dia memberi perasaan jika bahkan pasukan dengan ribuan tentara dan kuda pun tidak dapat melewatinya.

Yue Yang belum pernah bertemu dengannya, tapi dia bisa tahu jika pria tua ini adalah Master Klan Klan Yue dengan satu tatapan.

Tentu saja, dia juga adalah Marsekal Besar dari Kekaisaran Da Xia yang baru saja pensiun. Dia adalah kakek pemuda menyedihkan yang mendapat julukan ‘One-weapon War God’, Yue Hai.  

Dia memiliki Qi yang sangat menakutkan yang pasti terkumpul dari pengalamannya di medan perang. Tidak ada yang bisa memalsukan Qi yang begitu ganas seperti itu.

Yue Yang menyadari jika dibandingkan dengan anaknya Yue Shan, Yue Hai ini memiliki kemampuan lebih yang tidak dapat dilihat oleh Yue Yang dengan level 2 [Divine Vision]. Namun, bahkan dengan kemampuan yang bisa dilihat oleh Yue Yang dengan [Divine Vision], kemampuan itu cukup membuat hati Yue Yang menggigil dengan cemas.

Kakek pemuda menyedihkan ini, pria tua Yue Hai, memiliki seekor Gold King Beast yang sangat kuat.

Itu seperti Guardian Beast tipe penguatan, bergabung dengan tubuh pria tua, Yue Hai, hidup bersama dengan tuannya.

Namun, Yue Yang benar-benar yakin jika Gold King Beast ini bukan Guardian Beastnya.

Itu karena seekor Guardian Beast tidak akan pernah mati dan itu akan selalu pulih kembali jika terluka. Namun, Gold King Beast di tubuh pria tua Yue Hai yang sangat kuat juga cacat seperti tuannya, tidak memiliki kaki dan lengan. Sedangkan untuk jenisnya, Yue Yang tidak dapat melihatnya saat ini. Namun, dia pikir itu bisa jadi Mother Earth Bear yang legendaris.

Tidak hanya pria tua Yue Hai ini adalah seorang Level 6 Advanced [Senior Elder], dia juga memiliki banyak pengalaman dalam perang. Niat membunuhnya setajam pedang, dia memang sekuat rumor yang beredar.

Meskipun Yue Shan juga seorang ranker Level 6, dia seperti remaja dibandingkan dengan Yue Hai yang seorang warrior. Perbedaannya tidak sedikit, itu sangat besar.

Ketika Yue Yang melihat pria tua Yue Hai, dia merasa seperti sedang berhadapan dengan Chimera Berkepala Tiga Kepala di Kuil Aries. Dia terbakar dengan kemarahan, bersiap melawan Ranker kuat ini dengan segenap kekuatannya. Namun, dalam kondisi tidak bisa menggunakan semua kekuatannya, dia tidak seratus persen yakin bisa mengalahkannya.

Jika dia tidak menggunakan Innate Invisible Sword Qi, Xiao Wen Li dan Beast level emas dan hanya menggunakan Hui Tai Lang dan Barbarian Cow Shadow, pastinya dia tidak akan bisa mengalahkan pria tua Yue Hai.

Dia takut bahkan dengan Bloody Queen, tidak akan cukup menghadapi Yue Hai.

Bagaimanapun, Yue Hai adalah seorang Ranker kuat yang telah berlatih selama beberapa dekade, hampir mendekati seratus tahun. Skill dan kemampuannya terlalu kuat.

Yue Yang perlahan menghela napas dalam hatinya. Meskipun dia sudah berada di Alam Innate yang berada di atas pria tua Yue Hai, waktu berlatihnya terlalu singkat. Itu belum genap setengah tahun sejak dia datang ke dunia ini. Jika saja dia bisa berlatih selama beberapa bulan lagi … Tentu saja, bahkan mereka benar-benar melawannya, Yue Yang tidak berpikir jika dia tidak akan dikalahkan dengan mudah oleh pria tua Yue Hai.

Ini karena Yue Hai si tua hanya kuat, berkenaan dengan skill dan teknik, Innate Invisible Sword Qi seratus kali lebih kuat daripada Teknik Tombak Klan Yue.

“Omong kosong apa yang kalian lakukan? Seluruh keluarga berkumpul di depan rumah dan bertarung sampai seperti ini, masalah apa yang akan kalian buat berikutnya?” Pria tua Yue Hai berteriak dengan suara sekuat sepasukan tentara. Dia sangat karismatik dengan sosok besarnya mengabaikan seluruh medan perang, memarahi setiap orang, “Aku tidak tahu apa yang telah terjadi di sini, dan sebelum aku benar-benar memahami situasinya, tidak ada yang berbicara. Aku tidak memiliki kesabaran untuk mendengarkan kemarahan anak-anak. Aku selalu berpikir jika anggota Klan Yue tenang dan masuk akal. Bahkan jika kau tidak ingin beralasan, Aku kira kau tidak akan menggunakan kekerasan. Tidak masalah jika kalian ingin berdebat atau bertarung, semuanya bisa dibicarakan dengan jelas selama Turnamen Tahun Baru. Sekarang, kembali ke rumah kalian segera, jangan tinggal di sini dan menjadi aib dan lelucon bagi publik! ”

“…” Yue Yang berkeringat saat mendengar ini.  

Kau bisa membicarakannya jika kau memiliki pendapat dan kau bisa melawannya jika kau tidak ingin mendiskusikan pendapatmu?

Sial, teori bandit macam apa ini? Apakah tempat ini benar-benar salah satu dari Empat Keluarga Besar, Klan Yue, Kastil Klan Yue, atau tempat persembunyian perampok?

Bagaimana mungkin setiap orang menjadi lebih tidak beradab daripada yang lain?

Yue Yang berpikir jika dia sudah cukup tidak masuk akal. Siapa sangka jika pria tua Yue Hai ini bahkan seratus kali lebih tidak masuk akal daripada dirinya? Apakah pria tua ini benar-benar Marsekal dari Kekaisaran?

Dia benar-benar tidak sabar menunggu Turnamen Tahun Baru Klan dimana dia bisa berbicara dengan tinjunya.

Saat orang dari dunia lain memikirkan hal ini, dia tersenyum.

Berbicara dengan tinjunya, bukankah ini keahliannya?

 

← LLS 103 – Mencapai Alam Baru dalam Pertarungan LLS 105 – Titik Ujung untuk naik level→

Leave a Reply