LLS 106 – Lapisan Ketiga Innate Realm

Sabar, kayaknya masih ada satu lagi

Diterjemahkan oleh Akira_94

Selamat membakar waktumu! 🙂


LLS 106 – Lapisan Ketiga Innate Realm

Menurut imajinasi Yue Yang, hal terbaik untuk mencapai level yang lebih tinggi pada saat ini pastinya adalah “dijatuhkan” oleh kakak Heavenly Sword Goddess ini.

Tentu saja, kemungkinan hal ini terjadi tidak tinggi.

Pikiran Yue Yang adalah daripada menunggunya membantu dirinya, dia seharusnya berinisiatif sendiri dan menjadi orang yang “menjatuhkannya”. Sedangkan untuk tingkat kesulitan untuk “menjatuhkannya”, itu tidak terlalu tinggi. Dia memperkirakan jika tingkat kesulitan mungkin akan sedikit lebih rendah daripada membunuh Raja Iblis Ha Xin seketika. Seberapa sedikit itu? Tidak sebanyak itu kan. Pandangan Yue Yang akan sedikit adalah sembilan puluh sembilan ribu sembilan ratus sembilan puluh sembilan kali lebih sulit; itu bahkan kurang dari seratus ribu kali. (TL Note: terserah dah)

Heavenly Sword Goddess memiliki kesabaran sendiri. Yue Yang benar-benar ingin segera menghampirinya, memeluk pahanya dan menangis “Istriku, Aku disini!” sembari mencari kesempatan darinya.  

Namun, dia tidak memberinya kesempatan untuk melakukan apapun, hanya dengan satu jari indahnya, sinar cahaya yang tak terhitung jumlahnya tiba-tiba muncul sesaat kemudian mereka berkumpul dan menyatu membentuk bentuk tubuh seseorang.

Itu adalah seorang pria.

Jika Heavenly Sword Goddess telah menciptakan pria lain di dunia ini dari energinya, Yue Yang mungkin sudah gila karena cemburu. Namun, pria yang diciptakan sama sekali tidak membuatnya marah … ini karena pria itu terlihat persis seperti dirinya.

Heavenly Sword Goddess kemudian menghilang, sementara ‘Yue Yang’ yang diciptakan dari energinya tiba-tiba menuju Yue Yang. Di saat yang sama, dia menembak Innate Invisible Sword Qi ke arahnya.

“Aku sangat membenci diriku sekarang,”

Yue Yang sangat bingung, panik tak terkira.

Ini karena Heavenly Sword Goddess telah menciptakan tiruan dirinya. Sebuah kloning yang memiliki kemampuan yang sama persis dengannya, yang bisa menembakkan [Innate Invisible Sword Qi], [Mysterious Three Styles], [Nature’s Heart], dan [Massacring Heart] … apapun yang Yue Yang lakukan, kloning ini dapat juga melakukannya. Dia adalah salinan lengkap dirinya. Satu-satunya perbedaan adalah jika sosok lain itu tidak memiliki perasaan; Satu-satunya naluri yang diberikan adalah mengalahkan Yue Yang. Saat ini, Yue Yang akhirnya mengerti tujuan latihan Heavenly Sword Goddess. Dia ingin Yue Yang mencapai level 3 Innate Invisible Sword Qi. Jika tidak, dia tidak akan bisa mengalahkan salinannya karena klonningnya memiliki kemampuan yang sama persis dengan dirinya.

“Istriku, aku tahu maksudmu baik, tapi bisakah kau setidaknya menyambutku pulang saat kau muncul? Jika ini caramu memperlakukanku setiap kali aku melihatmu, tidakkah jantungku berhenti karena shock?” Yue Yang dengan sedih berusaha menghindari serangan tiruannya. Namun, dengan serangan kloningnya yang bertubi-tubi, dia hampir tidak memiliki kesempatan untuk membalas dan menyerang balik.

Yue Yang dengan cepat menyadari jika penggunaan skillnya, entah itu [Innate Invisible Sword Qi] atau [Mysterious Three Styles], tiruannya berhasil menggunakannya lebih baik daripada dirinya.

Baru sekarang Yue Yang sadar betapa kuatnya dirinya.

Baru setelah diserang kloningnya yang memiliki kemampuan persis sama dengan dirinya, Yue Yang baru menyadari jika skillnya sangat mengagumkan.

Namun, keduanya bertempur sama sekali tidak memiliki efek, sama sekali tidak berarti.

Tidak peduli berapa kali Yue Yang melukai kloningnya atau kloningnya melukai dirinya, keduanya akan mengalami luka yang sama persis. Kekuatan kloning itu tersambung langsung dengan Yue Yang. Yue Yang akan merasa kelelahan jika tiruannya menghabiskan kekuatannya … Jika dia menyerang tiruannya dengan segenap kekuatannya, Yue Yang juga akan merasakan kekuatannya berkurang. Di ruang dalam kesadarannya, tidak ada tubuh yang nyata, jadi kedua sosok ini bertarung dengan tubuh spiritual mereka. Oleh karena itu pertarungan ini tidak ada artinya sama sekali. Heavenly Sword Goddess hanya menciptakan tiruan Yue Yang untuk mengalahkannya dan memaksanya untuk mencapai ke tingkat yang lebih tinggi.

Yue Yang akan bisa naik level, tapi tiruannya yang hanya merupakan bentuk energi tanpa keinginan tidak akan pernah bisa.

Asalkan Yue Yang dapat mencapai level ketiga, dia akan bisa mengalahkan kloningnya dengan mudah.

“Astaga, bagaimana aku bisa memecahkan masalah ini hari ini?” Yue Yang sangat menyesal di hatinya. Dia berpikir jika jika dia menjadi kuat di masa depan, dia pasti akan menangkap Heavenly Sword Goddess dan memukul pantatnya yang kecil. Cara pelatihannya terlalu ganas. Jika Heavenly Sword Goddess justru membuat tiruan dirinya yang cantik, Yue Yang mungkin akan berada dalam suasana yang jauh lebih baik daripada sekarang.

Saat Yue Yang sedang melamun, dia diserang oleh tiruannya yang hanya memiliki naluri untuk menyerangnya terus-menerus.

Kloningnya terus menyerang saat dia meninju, menendang, mengayunkan, dan memojokkan Yue Yang dengan serangan combo.

Meskipun hanya tubuh spiritual dan Yue Yang tidak akan benar-benar terluka di dunia nyata, ketika dia melihat kepala kloningnya menuju ke arahnya untuk membenturkan kepalanya, dia tidak dapat menahan diri untuk tidak berteriak. Wajah tampan kloning hanya berjarak dua cm dari wajahnya. Itu karena dia belum pernah melihat wajahnya sendiri pada jarak yang begitu dekat …

“San-er, San-er, apa yang terjadi?”

Saat dia mendengar suara lembut wanita cantik itu yang terdengar seperti air yang mengalir, Yue Yang segera terbangun dari mimpinya dan membuka matanya. Dia melihat wanita cantik itu duduk tepat di samping tempat tidurnya, menatapnya.

Wanita cantik itu bertanya dengan nada penuh perhatian, “San-er, apa yang terjadi? Apakah kau mengalami mimpi buruk? ”

Yue Yang segera menggelengkan kepalanya. Dia tidak mungkin mengatakan pada wanita cantik jika dia sebenarnya sangat takut pada dirinya sendiri hingga terbangun karenanya? Ah, tidak benar, dia terbangun karena ketampanannya sendiri.

Gadis nakal kecil itu mengulurkan tangannya yang seperti batang anggrek berniat mencubit hidung Yue Yang. Melihat ini, wanita cantik itu dengan cepat menjauhkan tangannya. Namun, dia menggeliat dan berusaha memasuki selimut Yue Yang, memeluk tubuh Yue Yang seperti gurita. Dia berkicau dengan suaranya yang polos, “Kakak Xiao San, aku juga bermimpi barusan. Ada pohon plum yang sangat besar yang memiliki banyak plum matang dan lezat tergantung di dahannya. Kakak, tolong aku memetik buah plum itu … ”

“Jaga plum dalam mimpimu. Tunggu sampai lebih matang sebelum memetiknya. Ingatlah untuk memberinya banyak air, “Ketika Yue Yang menjawab ini, wanita cantik itu tidak bisa menahan diri untuk menutupi mulutnya dan tertawa.

Namun, dengan kenakalan si gadis kecil itu, Yue Yang memikirkan sebuah cara untuk mengalahkan tiruannya.

Apapun yang terjadi itu semua adalah mimpi. Dia tidak akan benar-benar mati, apa yang harus dia takutkan?

Dia seharusnya mengabaikan kloning itu.

Ketika Yue Yang yang telah yakin tidur lagi dan memasuki mimpinya, dia menemukan jika tiruannya yang terbuat dari energi telah hilang. Melihat hal ini, dia tertawa terbahak-bahak.

Jadi ternyata kloningnya bisa hilang. Jika memang begitu, dia hanya perlu keluar dari alam mimpi ini kapan pun Heavenly Sword Goddess menciptakan tiruan dia lagi.

Selama dia tidak melawan kloningnya, Heavenly Sword Goddess tidak akan bisa melakukan apapun.

“Hahaha, orang yang tak tahu malu benar-benar tak ada tandingannya!” Yue Yang tertawa puas. Namun, tiga detik kemudian, tawa puasnya berubah menjadi suara yang menegangkan.

Ini karena dalam pikirannya, sebuah lengan seputih salju keluar. Dengan jemari tangannya, cahaya yang tak terhitung jumlahnya telah bersatu menjadi seseorang. Namun, kali ini bukan kloning Yue Yang, namun wanita cantik yang terlihat persis dengan Heavenly Sword Goddess . Dia mengenakan armor yang menutupi seluruh tubuhnya, membungkus dadanya dengan kencang. Wanita itu memiliki tatapan muda, segar, dan polos yang membangunkan hati serigala Yue Yang saat dia menelan air liurnya. Saat melihat kedua kalinya, dia melihat tubuhnya yang mungil, menggemaskan, dan indah, disertai dengan pinggang ramping dan bulat yang ingin dipeluk. Kakinya yang panjang dan indah juga telah mengilhami ribuan imajinasi di pikiran Yue Yang.

“Gadis kecil, Paman Guai akan datang untukmu,” Yue Yang segera menuju ke arahnya, tanpa malu-malu menggunakan serangan akhir Wei Xiao Bao ‘Hand of the Dragon’s Claw Catching Breasts‘.

(TL Note: Paman Guai – slang di internet untuk orang tua bejat yang memikat anak kecil dengan permen. Wei Xiao Bao – Protagonis dari klasik cina yang terkenal: https://en.wikipedia.org/wiki/List_of_The_Deer_and_the_Cauldron_characters#Wei_Xiaobao_and_his_family)

“Dong”

Gadis manis itu membuatnya terbang dengan tendangan.

Rupanya, dia mirip dengan kloning Yue Yang yang sebelumnya memiliki kemampuan yang sama persis dengan Yue Yang. Hanya saja Heavenly Sword Goddess telah mengubah penampilan kloning dari serigala Yue Yang menjadi seorang gadis dengan ciri seperti dirinya.

Awalnya Yue Yang tidak ingin bertarung, tapi dengan gadis imut yang berdiri tepat di depannya, bagaimana dia bisa menjadi laki-laki sejati jika dia tidak menikamati kebersamaan dengannya?

Adapun pikiran untuk keluar dari alam mimpi ini?

Dia sudah membuangnya jauh-jauh sampai ke langit ketujuh. Dengan gadis cantik di depannya, yang lain tidak ada hubungannya.

“Senang dalam sakit … inilah kehidupan!” Yue Yang yang dipukuli oleh gadis cantik hingga hampir rata di tanah, tapi dia masih berhasil meraba dadanya. Karena perasaan ajaib dan menakjubkan yang dirasakannya tangannya saat itu juga, Yue Yang sangat tersentuh, air mata mengalir di pipinya.

Jika Heavenly Sword Goddess melihat semua tindakan itu secara diam-diam, mungkin dia akan terdiam karena tingkah Yue Yang.

Setelah tiga hari, Yue Yang yang dibuat hitam dan biru oleh gadis cantik akhirnya berhasil mencapai level 3 Innate Invisible Sword Qi. Namun, dia masih belum bisa membalas dendam selama tiga hari pemukulan dan “menjatuhkan” gadis cantik itu. Ini karena gadis cantik itu juga telah naik level, memiliki kemampuan yang sama persis dengan yang dirinya. Dia kemudian terus memukuli Yue Yang yang telah mencoba meraba dada dan pantatnya sampai dia tidak dapat menentukan arah… Selain mencapai level 3, Yue Yang yang dihajar oleh gadis cantik yang tak terhitung jumlahnya juga telah belajar bagaimana menggunakan teknik yang lebih baik dari Innate Sword Qi dan Mysterious Three Styles.

Cara gadis cantik menggunakan Innate Sword Qi sangat indah dan akurat. Cara dia menggunakan skill itu dalam hal sudut dan kontrol membuat Yue Yang merasa malu.  

Lewat gadis cantik, Yue Yang telah banyak belajar. Dia juga telah mempelajari skill baru yang belum pernah dia lihat sebelumnya, [Marvelous Way of the Heart]. Karena perkembangannya yang cepat, Yue Yang yang awalnya hanya bisa menggunakan 3 kali Innate Sword Qi, sekarang bisa menggunakan 6 kali Innate Sword Qi setelah berlatih dalam mimpinya.  

Yue Yang berpikir, dia bisa menggunakan sekali Innate Sword Qi saat berada di level 1, lalu mendapatkan 2 kali lagi saat dia naik level 2. Sekarang, dia mendapatkan tambahan tiga kali lagi di level 3 …

Tentu saja, ini hanya tebakannya.

Apa yang sebenarnya sedang terjadi, Yue Yang masih belum bisa memikirkannya sekarang.

Meski jumlah penggunaanya hanya meningkat menjadi enam, Yue Yang cukup puas dengan hal itu.

Dia telah mencapai level baru, meningkatkan jumlah penggunaan Innate Sword Qinya dan ditemani gadis cantik untuk berlatih. Benar-benar hidup yang bahagia, jika dia masih merasa tidak puas dengan hal itu, dia mungkin akan dihukum oleh surga.

“Kakak, kenapa kau terlihat sangat bahagia?” Melihat wajah Yue Yang yang selalu memiliki senyuman serigala, Yue Bing bahkan menyangka jika kakaknya sedang memikirkan cara untuk membuli lawan-lawannya di Turnamen Tahun Baru. Siapa sangka pikirannya hanya terfokus pada gadis cantik dalam mimpinya. Bermain permainan orang tua bejat dengan gadis cantik membuatnya melupakan tugasnya.

“Tentu saja. Kita harus berlatih dengan rajin dan mengalahkan semua musuh kita sehingga kita dapat mengambil kembali martabat yang dimiliki Cabang Keempat. Kita harus berjuang untuk mengembalikan kebahagiaan kita!” Yue Yang melambaikan kedua tangannya seperti pasukan Adolf Hitler, memotivasi Yue Bing. Dorongan motivasinya telah mendorong semangat gadis kecil itu hingga ke puncak. Yue Bing memuja kakaknya dan mengangguk tegas, “Ya, aku tidak akan mengecewakan kakak!”

Sehubungan dengan Yue Bing yang sangat ingin belajar, apa pun pemahaman baru Yue Yang akan beast atau kekuatan dan kelemahan beast, strategi pertarungan dan teknik pengembangan yang dia dengar dari Luo Hua City Mistress sebelumnya, semuanya diberikan kepada Yue Bing setelah Yue Yang menyesuaikan untuk memenuhi kebutuhan dan kemampuan Yue Bing.

Yue Bing juga bekerja sangat keras sehingga sangat meningkat.

Dia bahkan lebih terbiasa mengendalikan Hundred Year Old Treant Defender sekarang, hampir mencapai tingkat mengendalikan tangannya sendiri. Jika kekuatan bertarungnya tak tertandingi dengan Shen Tu Hao yang memiliki beast kuat yang tak terhitung jumlahnya sebelumnya, sekarang dia telah jauh melampauinya. Yue Yang memperkirakan jika di antara orang-orang muda yang dia temui, selain Tiga Bintang Pembunuh Besar Yan Po Jun, Feng Qi Sha, dan Xue Tan Lang dan Heavenly Sword Goddess dengan kekuatan yang sangat besar, sekarang giliran Yue Bing untuk mengejar.

Yue Yang tidak melihat Yue Tian dan Yue Yan sampai sekarang, jadi dia tidak bisa memperkirakan kekuatan mereka dengan tepat. Namun, dia memperkirakan jika mereka mungkin tidak akan mudah melawan Yue Bing saat ini.

Level 5 perunggu Hundred Year Old Treant Defender, dia percaya jika seluruh mata Klan Yue mungkin akan keluar dari lubang mereka saat melihatnya.

Sedangkan untuk Makan Malam Reuni Tahun Baru, Yue Yang tidak bergabung.

Pengganti Master Klan, Yue Shan yang telah secara munafik mengirim seorang pelayan untuk mengundangnya, tapi Yue Yang menolak tawaran tersebut dengan alasan karena dia tidak merasa kurang sehat.

Pelayan itu melihat Yue Yang, si anak nakal itu sangat sehat hingga mungkin bisa menghajar seekor harimau, tapi dia benar-benar mengatakan alasan yang bahkan orang bodoh pun tidak percaya. Pelayan itu merasa malu pada Yue Yang, berpikir jika dia tidak bisa berbohong, dia seharusnya tidak perlu berbohong. Mengatakan alasan seperti itu benar-benar bodoh.

Namun, Yue Shan sepertinya menganggapnya benar. Dia mengirim pelayan lain dengan obat untuk Yue Yang menggambarkan seorang paman baik yang benar-benar peduli dengan keponakannya.

Hari kedua Tahun Baru adalah Turnamen Tahun Baru Klan Yue.

Yue Yang telah tak sabar menunggu. Dia menggulung lengan bajunya dan segera ingin bertindak saat bersiap untuk membawa Yue Bing ke medan perang, naik ke atas panggung dan membuli orang lain.  

Namun, ketika Tetua Kelima yang menunggang rusa datang dan mengatakan sesuatu, Yue Yang benar-benar terdiam … Ternyata Turnamen Tahun Baru Klan ini, bukan hanya turnamen sederhana di dalam anggota klan. Tiga klan lain dari Empat Klan Besar juga akan mengirim seorang perwakilan untuk melihat pertempuran tersebut. Mereka mungkin tidak berpartisipasi dalam pertarungan, tapi mereka pasti akan melaporkan apa yang mereka lihat. Ini karena tidak banyak orang di tiga klan lain, jadi mereka tidak akan bisa membuat Turnamen Klan. Oleh karena itu, mereka semua ada di sini untuk melihat kemeriahan di Klan Yue. Tidak masalah jika hanya perwakilan dari Empat Klan Besar datang, bahkan perwakilan dari Keluarga Kekaisaran Da Xia juga datang, tidak ingin ketinggalan. Tahun ini, dikatakan jika Kaisar sendiri telah begitu bebas karena punggungnya sakit sebab terlalu banyak duduk, jadi dia pun bersiap untuk datang dan berkunjung juga.

Berita ini mengejutkan Yue Yang, mungkinkah orang tua itu, Jun Wu You, benar-benar akan datang? Apakah dia tahu jika dirinya adalah orang yang baru saja menjadi seorang Innate Ranker?

(TL Note: Jun Wu You adalah nama kaisar dan juga adalah permainan kata yang berarti Monarki yang bebas dari Khawatir)

Jika bukan karena kebiasaan Jun Wu You datang ke Turnamen Klan Yue setiap tiga sampai empat tahun, Yue Yang mungkin akan segera mundur dari turnamen.  

“San-er, aku berharap kau akan berusaha keras dan membantu Cabang Ketiga dan Keempat untuk kembali. Namun, jangan menjadi orang gila, kau bisa mengalahkan orang, tapi kau tidak boleh membunuh. Jangan sampai terjadi malapetaka pada tahun baru, jika tidak … Aku sudah cukup banyak berkata, kau adalah anak cerdas yang tahu apa yang harus dilakukan. Tetua Kelima tidak akan berkata lebih jauh. Siapkan dirimu, saat kau datang ke arena nanti, kau bisa bertanya kepada pelayan jika kau memerlukan hal lain. Pertama-tama aku akan membawa A Xian dan Shuang-er kecil keluar. Sayangku, biarkan Tetua Kelima ini mengendonmu … Aiya, jangan tarik jenggotku!” Tetua Kelima yang menunggang rusa terlihat seperti dia sangat mencintai anak kecil itu, bahkan saat anak kecil itu menarik jenggotnya, dia tersenyum dan terkekeh.

“Bersiap?” Yue Yang sebenarnya ingin menyiapkan beberapa perangsang nafsu dan menuangkannya ke mulut Yue Tian dan Yue Yan sehingga mereka akan melakukan sesuatu yang benar-benar memalukan di depan penonton nanti.

“Kakak, aku sedikit gugup.” Yue Bing merasa sedikit gugup saat dia menjulurkan tangannya. Pada akhirnya, dia tidak bisa menahan diri untuk tidak memeluk Yue Yang mencari ketenangan dari kakaknya.

“Ah … tidak apa-apa, jangan gugup. Aku tidak menakutkan, aku bukan Paman Guai-tidak, maksudku mereka sama sekali tidak menakutkan,” Ketika Yue Bing gadis cantik itu mendekatkan dirinya pada tubuh Yue Yang, dia segera mengangkat tangannya ke udara. Dia menghibur adiknya dengan linglung saat dia berteriak pada dirinya sendiri dalam hatinya, “Aku bukan sis-con, aku bukan sis-con, aku bukan sis-con”. Namun, semakin dia berteriak, semakin bingung dia jadinya. Bahkan keningnya pun basah oleh bulatan keringat. (TL Note; sis-con?? Taukan???)

“Terima kasih kakak, sekarang aku merasa jauh lebih baik. Aih? kakak kenapa kau berkeringat begitu banyak? ” Yue Bing berhati polos, dia tidak pernah berpikir pelukannya akan memberi begitu banyak kekuatan.

“Cuacanya terlalu panas,” Karena Yue Yang menyeka keringatnya dengan diam-diam, angin utara bertiup dari luar jendela ke dalam ruangan. Salju menumpuk di halaman luar. (TL Note: hahahhaa)

 

← LLS 105 – Titik Ujung untuk naik level LLS 107 – Kau Berani? Aku Akan Menginjak Kepalamu!→

Leave a Reply