LLS 108 – Buat musuhmu merinding di depanmu!

Minggu ini cuma bisa update 3 chapter karena beberapa hal, mohon maaf

Diterjemahkan oleh Akira_94
Selamat membakar waktumu! 🙂


LLS 108 – Buat musuhmu merinding di depanmu!

“San-er, kau tidak boleh membunuh.” Tetua Kelima segera berteriak saat melihat Yue Yang mengangkat tinggi Hui Jin Magic Blade.

“Maaf Tetua Kelima. Di masa kecilku, aku ditampar Paman Kedua. Sejak hari itu, pendengaranku sangat buruk. Apakah kau mengatakan sesuatu? Aku tidak bisa mendengarmu.” Yue Yang menginjak kepala grandmaster serigala, memaksanya turun sedikit demi sedikit. Pada akhirnya, kepalanya sepenuhnya menempel di lantai batu panggung.

Grandmaster lain melihat ini merinding ketakutan.

Dia segera membawa Yue Feng pergi, takut jika dia sendiri mungkin akan mengalami nasib yang sama.

Meskipun Tetua itu yang merupakan Level 6 [Elder] adalah guru utama Yue Feng, Yue Yang terkejut dengan tindakannya. Dia telah melihat muridnya diserang, tapi ekspresinya sama sekali tidak berubah. Sebaliknya dia tetap tenang dan duduk.

Sedangkan saat grandmaster serigala dihina dan kepalanya diinjak oleh Yue Yang, dia juga mengabaikannya.

Yue Ling segera berdiri, wajahnya sedikit gugup. Namun, melihat anaknya hanya pingsan dan tidak dalam bahaya, di dalam hatinya dia merasa lega.

Dia melihat ayahnya dan kemudian kaisar Jun Wu You dari Kekaisaran Da Xia. Tampaknya dia sama sekali tidak ada niatan untuk menghentikan Yue Yang sama sekali. Dia segera duduk dan tidak pergi untuk membantu grandmaster serigala.

Grandmaster serigala telah mengalami masalah besar. Dia sendirian dan tanpa bantuan.

Dia menancapkan kedua cakarnya ke tanah. Ketika kesempatan itu muncul, dia berencana untuk menggunakan kekuatan besarnya untuk lepas dari kaki Yue Yang yang menginjak kepalanya dengan berat yang tampaknya lebih berat dari seribu kilogram.

Dia tidak memiliki harapan untuk mengalahkan sampah abnormal ini lagi, dia hanya berharap untuk melepaskan diri dari penghinaan ini untuk terus berlanjut. Sebagai salah satu Grandmaster dari Empat Sekte Besar, diinjak kepalanya oleh seseorang dari generasi muda di depan Jun Wu You dan perwakilan Empat Klan Besar, tergeletak di tanah di mana dia bahkan tidak dapat bergerak walaupun ingin, benar-benar memalukan dan penghinaan di hidupnya. Jika mungkin, dia ingin segera membunuh anak nakal ini … Tapi, dia bahkan tidak bisa melepaskan diri dari genggamannya sekarang.

Sementara kepalanya diinjak, grandmaster serigala menancapkan cakarnya ke dalam batu, dengan penuh semangat berusaha meluruskan punggungnya dan mendirikan tubuhnya. Meskipun tulang-tulangnya mengeluarkan serangkaian suara retak, dia masih tidak mampu untuk bebas.

Kaki Yue Yang membebani tubuhnya seperti gunung besar.

Warrior normal tercengang melihat hal ini, berpikir jika sampah ini memang abnormal. Tidak mengherankan jika dia bisa masuk ke Kastil Klan Yue hanya dengan satu pedang di tangan.

Sedangkan untuk warrior yang cukup kuat, kebanyakan dari mereka mencoba untuk mencari tahu “Tebasan Kedua: Heaven and Earth Collapse” yang baru saja ditunjukkan Yue Yang sebelumnya. Meskipun tidak seperti teknik pedang Yue Qiu, dengan kekuatan nyata. Mungkinkah pemuda ini telah memodifikasi dan memperbaiki teknik ayahnya? Atau apakah bermutasi karena dia tidak mencapai kematangan ayahnya?  

Banyak orang tidak mengerti dan hanya berharap bisa melihatnya lagi dengan jelas. Itulah alasan utama mengapa tidak ada yang melangkah maju untuk menghentikan provokasi liar Yue Yang.

Setelah melihat grandmaster serigala berjuang dengan seluruh kekuatannya, Yue Yang tertawa dingin dan sedikit mengurangi kekuatan kakinya sedikit.

Ketika dia merasa jika tekanan di kepalanya telah berkurang, grandmaster serigala merasa sangat senang.

Mungkinkah kekuatan anak itu sudah berkurang?

Sudah waktunya untuk pembalasannya. Namun, begitu grandmaster serigala mengangkat sedikit kepalanya, kekuatan besar lainnya datang. Dengan keras kepalanya sekali lagi diinjak oleh Yue Yang. Baru sekarang grandmaster serigala sadar jika anak nakal ini sebenarnya sengaja menggodanya di depan banyak orang dan menyebabkan dia merasa terhina lebih besar lagi.

Bagaimanapun, dia adalah Level 5 [Grandmaster], tidak mungkin dia harus memohon belas kasihan di depan tatapan massa?

Setelah memikirkan hal ini, murid-murid grandmaster serigala menjadi basah karena penghinaan.

Dia tidak bisa melakukannya, dia adalah seorang instruktur grandmaster dari Southern Mountains Floating Mist Sect.

Dia bisa kehilangan kehormatannya, tapi tidak bisa menodai martabat Southern Mountains Floating Mist Sect dari empat sekte besar.  

Apakah dia akan benar-benar dibunuh oleh anak nakal ini begitu saja? Tidak, dia masih memiliki beastnya; mengapa tidak mempertaruhkan segalanya melawannya? grandmaster serigala tidak menyerah dengan hal ini dan bersiap memanggil seekor beast untuk membalikkan keadaan. Suara Yue Shan tiba-tiba bergema, “Keponakan San-er. Kau tidak boleh bersikap tidak hormat terhadap tamu terhormat kita dari Southern Mountains Floating Mist Sect. Southern Mountains Floating Mist Sect adalah salah satu dari empat sekte besar. Generasi tua mereka memiliki banyak orang yang ahli dan layak menerima penghormatan dari generasi muda kita. Apalagi Xiao Jiu adalah murid dari Southern Mountains Floating Mist Sect. Jika kau melukai instrukturnya, aku khawatir pembelajaran Xiao Jiu juga akan terpengaruh. Keponakan San-er, dengarkan nasihat Paman Pertamamu dan biarkan sang grandmaster pergi sekarang juga. ”  

“… ..” grandmaster serigala menahan cacian di dalam hatinya. Kau jelas tahu jika Yue Yang yang telah diperlakukan tidak adil memiliki kebencian besar terhadap Yue Feng. Namun kau masih harus mengatakannya seperti ini, bukankah ini sama saja mengingatkannya untuk membunuhku?

“Karena Paman Besar telah memberi perintah, keponakanmu akan menerima perintah tersebut dan membunuh penipu ini yang akan menghambat masa depan Xiao Jiu.” Yue Yang menebaskan pedang iblisnya ke punggung grandmaster serigala, membuat darah tercecer. Grandmaster serigala awalnya sangat ketakutan. Namun, saat merasakan sakit, dia menyadari jika meski ada luka berat dan ringan, dia tidak dalam bahaya. Dia segera mengerti jika anak nakal ini tidak mudah dilawan, Sepertinya alasan mengapa dia tidak dibunuh karena Yue Yang ingin menggunakan kesempatan ini untuk membalas dendam  kepada paman pertamanya, Yue Shan.

“Tidak, tidak, San-er salah paham. Niatku adalah agar kau segera melepaskan grandmaster.” Yue Shan memberi tahu Yue Yang dengan ketulusan yang tak tertandingi.

“Ya, Paman Pertama, jangan khawatir. Keponakanmu pasti akan mendengarkan perintahmu dan mempermalukan penipu ini yang berpura-pura memiliki kemampuan.”

Dia berulang kali menebas dan darah terciprat.

Namun, tidak ada serangan yang fatal.

Kerumunan orang berkeringat deras. Tampaknya orang gila kecil ini telah memutuskan untuk melawan paman besarnya, Yue Shan.

Sepertinya orang gila ini sudah siap untuk mencuci gelarnya di depan seluruh Klan Yue. Dia juga ingin menuntut kembali semua yang telah hilang … dengan tindakan Yue Yang, banyak klan lainnya diam-diam senang. Klan Yue memiliki terlalu banyak jenius dan juga perkembangan jumlahnya. Jika bukan karena mereka mengalami perselisihan internal dan perebutan kekuasaan yang mengerikan, Klan Yue mungkin akan menjadi yang terkuat di antara keempat klan besar. Semakin sengit dan semakin besasr konflik antara Tuan Muda Ketiga Klan Yue dengan Klan Yue akan semakin baik bagi klan lainnya. Jika Tuan Muda Ketiga Yue Klan ini juga meninggal lebih awal seperti ayahnya Yue Qiu atau dieliminasi di tengah perebutan kekuasaan klan, itu mungkin akan menjadi hasil terbaik.  

“San-er. Sepertinya kau benar-benar salah mengerti maksudku.” Yue Shan bertindak seperti dia sedih tak terkira. Dengan kemampuan akting hebat seperti itu, bahkan pemenang Oscar pun tidak memiliki kualifikasi untuk membawa sepatunya.

“Tolong jangan bicara lagi. Semakin kau memohon untukku, semakin aku akan diserang olehnya.” Grandmaster serigala sangat marah di dalam hatinya.

Grandmaster serigala memiliki begitu banyak keluhan hingga dia tidak dapat menghitungnya. Dia merasa jika Yue Shan tulus untuk menyelamatkannya, mengapa dia tidak segera ke panggung dan memberi anak ini pukulan?

Tentu saja, sebelum Kaisar Kekaisaran Da Xia Jun Wu You atau Tetua Yue Hai berbicara, dia tidak akan berani menegur Yue Shan atau Klan Yue. Bagaimanapun, dia telah melanggar peraturan pertarungan dan pergi untuk membantu Yue Feng. Itulah sebabnya dia akhirnya dipukuli oleh sampah yang abnormal ini.  

Bahkan warrior normal pun merasa jika grandmaster serigala pantas dipukuli, apalagi Jun Wu You atau Tetua Yue Hai.

Bahkan jika dia ingin melindungi Yue Feng, seharusnya dia mempertimbangkan kekuatannya sendiri. Bahkan Masternya Xiao Jiu dan ayahnya tidak bertindak, mengapa dia yang hanya instruktur beast bertindak?

Tidak masalah jika hanya untuk menengahi. Tapi dia bahkan berani mencoba menyerang diam-diam di hadapan begitu banyak ranker?

Orang gila kecil ini baru saja berjuang menuju Kastil Klan Yue dan tidak ada yang bisa menghentikan serangannya. Jika tidak karena kepala keluarga, Tetua Yue Hai, keluar secara pribadi dan mengendalikan situasi, akan banyak darah tumpah. Bagi orang gila kecil sepertinya yang dengan brutal menghajar lawan yang melanggar peraturan, apakah dia bersedia bernegosiasi dengan siapa pun?

Hanya satu kalimat yang bisa menggambarkan grandmaster serigala ini: Dia mencari kematiannya sendiri.

“Hentikan segera. San-er, dengarkan semua orang. Kau hanya bisa menyerang lawan selama kompetisi dan pembunuhan tidak diperbolehkan di sini. Kau sudah menang, segera turun agar Yue Bing bisa naik untuk gilirannya.” Tetua Kelima tahu jika Yue Yang sedang berhadapan dengan Yue Shan dan Yue Ling. Tapi mereka sama liciknya dengan rubah, jadi mereka pasti tidak akan tertipu oleh plot ini. Jika ini terus berlanjut, tidak akan ada cara untuk menyelamatkan situasi.

“Ya, ya. Keponakan, kau seharusnya tidak menunjukkan rasa tidak hormat di depan Kaisar dan Master Klan.” Ayah Yue Feng, Yue Ling juga berdiri, memainkan peran sebagai ‘pria baik’.  

“Aku tidak bisa mendengar apapun. Apa yang kalian semua katakan?” Yue Yang menginjak-injak punggung grandmaster serigala, seolah-olah dia menginjak kodok yang tak tahu malu.

“A Xian, dia mendengarkanmu jadi nasihatilah dia. Tidak peduli apa, kau harus segera menurunkannya.” Tetua Kelima berpaling ke arah wanita cantik itu dan memohon.

“San-er, turunlah,” wanita cantik itu awalnya tidak mau repot dengan masalah Yue Yang, tapi dia tidak bisa menolak permintaan dari orang tua.

“Iya. Hanya Ibu Keempatku yang berbicara cukup keras. Aku bisa mendengar dengan jelas segera setelah dia berbicara.” Yue Yang melepaskan kekuatan kakinya, membantu grandmaster serigala berdiri. Dia merapikan pakaian sobek grandmaster serigala dan berkata dengan nada tulus, “Grandmaster, mohon maafkan sampah sepertiku. Kau adalah ranker level 5 dan juga seorang kepala sekolah yang mengajar di Floating Mist Sect, sementara aku hanyalah sampah yang bisa dibully siapa pun dengan mudah. Selain Ibu Keempat yang menyayangiku, tidak ada orang lain yang peduli terhadapku. Tolong bermurah hati dan biarkan aku pergi. Hal-hal seperti biaya pengobatan karena menghajarku, menebas punggungku dan menginjak kepalaku, aku sama sekali tidak berani menyebutkannya. Itu semua hanya bisa disalahkan karena aku adalah sepotong sampah. Kau lihat, sekarang aku basah kuyup dan pakaianku hancur berantakan. Aku sangat menyesal, jadi bisakah kau membiarkan aku hidup dan mengijinkan aku turun kembali dan bersatu kembali dengan keluargaku?”

“….” Grandmaster serigala tidak menangis tapi dia tahu jika ekspresi wajahnya jauh lebih buruk daripada menangis.

Jika dia bisa, dia lebih suka menghancurkan kepalanya sendiri dan mati.

Namun, hidupnya sekarang masih di tangan orang gila ini dan dia tidak bisa berbuat apa-apa.

Bahkan jika dia ingin bunuh diri, dia takut jika dia harus menunggu Yue Yang untuk selesai berbicara. Grandmaster serigala hanya berharap pingsan tapi dia tidak dapat melakukannya, tidak peduli bagaimana dia mencoba …

Yue Yang melepaskan grandmaster serigala dan melambaikan tangannya. “Terima kasih, Grandmaster telah menyelamatkan hidupku. Aku tahu dari awal jika anda yang basah kuyup karena darah … tidak … maksudku seperti seorang grandmaster yang mengesankan seperti anda, pasti tidak akan memilih orang yang lemah sepertiku. Terima kasih Grandmaster, sekarang aku akan mengirim sang grandmaster turun panggung.”

Dengan tendangannya, dia mengirim grandmaster terbang sejauh puluhan meter saat dia bersenandung, “Aku akan mengirimmu pergi, seribu mil jauhnya”. Dia berada di sisi wanita cantik itu dalam sekejap dan tampak seperti anak yang taat. Dia membungkuk dengan sopan dan berkata: “Ibu Keempat, aku telah kembali. Untung semua orang memohon untukku dan grandmaster itu cukup baik untuk mengampuni hidupku. Hanya karena ini aku lolos dari bahaya. Aku menyadari kesalahanku dan aku tidak berani untuk menentangmu lagi. ”

“Kau anak nakal,” wanita cantik itu mengerti jika Yue Yang sengaja berusaha membuatnya terlihat penting dengan kata-katanya. Dia karenanya.

“….” Banyak orang tidak tahu harus berkata apa saat melihat tindakan aneh anak ini.

Meskipun gila baginya untuk bersikap begitu melawan di depan semua orang, dia bersikap logis sepanjang waktu. Baik itu dalam berencana atau dalam kata-katanya, tidak ada bekas dia kehilangan akal sehatnya. Tapi tindakannya juga tidak logis, karena dia terlalu memikirkan dirinya sendiri dan membuat musuh dengan semua orang. Dia bahkan cukup berani untuk menghadapi Southern Mountain Hidden Mist Sect, salah satu dari Empat Sekte Besar.

Sementara dia melawan klannya dan menjadi pemberontak karena tidak taat terhadap orang-orang yang lebih tua, dia sangat berbakti kepada Ibu Keempatnya.

Hal itu menunjukkan jika semua yang telah dilakukannya adalah untuk meningkatkan pentingnya Bunda Keempatnya.

Ada begitu banyak perlawanan dengan orang gila kecil ini.

Bagi anak ini yang memiliki campuran kegilaan dan logika yang tidak seimbang, pemberontakan dan ketaatan, dia memang orang yang aneh.

“Saudara Hai. Tuan Muda Ketiga klanmu benar-benar menarik dan lumayan bagus. Dia lebih menarik dari ayahnya yang memiliki sikap keras kepala itu. Seandainya saja aku memiliki anak yang berbakti seperti itu, sungguh bagus. “Jun Wu You tertawa terbahak-bahak dan menepuk bahu Tetua Yue Hai.

“Bukankah Putri Qian Qian sangat berbakti?” Tetua Yue Hai hanya tertawa acuh tak acuh dan menatap Yue Yang dengan tatapan aneh. Mungkin dia teringat akan almarhum putranya Yue Qiu yang dia sanyangi dan banggakan sebelumnya. Ekspresinya agak serius. Ekspresi Jun Wu You tiba-tiba berubah dan menjadi sama seriusnya dengan Tetua Yue Hai. “Sayang perempuan itu bukan laki-laki. Sangat disesalkan.”

“Ya, sayang sekali.” Meskipun Tetua Yue Hai berkata jika sangat disayangkan, tidak jelas apakah yang dia maksud dengan Putri Qian Qian atau anaknya Yue Qiu yang telah meninggal dalam pertempuran.

Yue Tian, ​​Yue Yan dan yang lainnya melihat Yue Yang dari kejauhan. Meskipun Yue Yang sangat mengesankan dengan tekniknya, mereka masih sangat yakin bisa mengalahkan Yue Yang. Ada beberapa beast yang bisa digunakan untuk melawan orang yang hanya bertarung dengan kemampuan fisik dan keduanya memiliki beast seperti itu.

Terlebih lagi, mereka tidak seperti Yue Yang yang hanya bisa memanggil satu beast. Mereka telah bertahun-tahun mengikuti pelatihan.

Selain Tiga Bintang Pembunuh Besar, Yue Tian dan Yue Yan tidak merasa ada orang yang bisa menjadi lawan mereka.

Tuan Muda Ketiga sampah ini?

Meskipun dia sangat ahli dalam kemampuan fisik, bukankah dia akan lelah pada akhirnya? Dengan hanya grimoire yang dikontraknya setengah tahun yang lalu, dengan tidak ada beast di dalamnya, bagaimana mungkin dia bisa menjadi lawan mereka? Terlebih lagi, setelah melakukan hal-hal itu tiga hari yang lalu, Tuan Muda ketiga sampah ini pasti akan dikalahkan oleh tangan mereka. Mereka membiarkan dia sombong sekarang agar mereka akan menerima lebih banyak kehormatan saat mereka mengalahkannya nanti. Semakin tinggi dia bangkit sekarang, semakin keras dia akan jatuh nanti.  

Sehubungan dengan pikiran Yue Tian dan Yue Yan yang penuh kebencian, Yue Yang hanya tertawa terbahak-bahak.

Dia percaya jika alasan mengapa kedua orang ini begitu tenang adalah karena mereka memiliki cara untuk menghadapinya.

Namun, sayangnya, mereka tidak tahu jika keahliannya adalah Innate dan jika dia tidak harus menggunakan beast buas. Jangankan skill Innate, Yue Yang benar-benar menantikan ekspresi seperti apa yang akan mereka buat saat mensummon Barbarian Cow Shadow saat pertempuran nanti. Jika dia mensummon Bloody Queen dan membantai semua beast mereka, membuat mereka tanpa beast di akhir hari, ekspresi macam apa yang akan mereka buat di wajah mereka?

Di depan Kastil Klan Yue, alasan mengapa Yue Yang berhenti bertarung, berhenti berusaha melakukan pertarungan sampai mati dengan Yue Shan adalah karena dia takut Yue Tian dan Yue Yan akan sangat ketakutan hingga mereka mengundurkan diri. .

Mereka sombong terlalu lama …

Yue Yang memutuskan untuk menghilangkan mereka di antara jajaran jenius, generasi muda berbakat, meninggalkan mereka tanpa apa-apa.

Dengan demikian, dia telah menahan amarahnya sampai saat ini, Turnamen Tahun Baru Klan.

Dia berencana untuk membulli mereka habis-habisan di depan publik selama turnamen berlangsung dan membiarkan semua orang terbengong dan terdiam sementara mereka melihat mereka kembali ke orang biasa, menangis sedih.

“Kakak sekarang giliranku. Aku pasti akan mengalahkan mereka dengan semua yang telah kau ajarkan.” Yue Bing mengepalkan tangannya. Membantu kakaknya meningkatkan wibawa di seluruh mata klan mereka adalah harapan terbesarnya. Tidak peduli siapa lawan di depannya, dia akan tanpa ampun kepadanya. Dia harus mencapai kemenangan paling mulus dan paling menyenangkan untuk ditunjukkan pada kakaknya. Itu akan sama seperti dia memberinya hadiah Tahun Baru.

“Aku mengerti, adikku benar-benar yang terbaik. Bahkan jika ada anjing yang merendahkanmu, itu tidak akan mengubah hal ini. Kau harus memberi tahu mereka apa kata jenius sebenarnya. Pergilah, Bing-er, dan biarkan semua musuhmu merinding di depanmu!” Dengan motivasi Yue Yang, mata Yue Bing bersinar dengan cahaya hangat, menyala terang seperti sinar matahari.

“Ya Kakak. Aku tidak akan mengecewakanmu.” Tangan Yue Bing mengepal bahkan lebih keras. Dia berteriak keras, teriakannya yang lucu terdengar di udara dan menembus ke surga.

 

← LLS 107 – Kau Berani? Aku Akan Menginjak Kepalamu! LLS 109 – Pertempuran Paling Gila!→

Leave a Reply