LLS 116 – Tangan Bejad si Serigala

Diterjemahkan oleh Akira_94

Disunting oleh 8seen

Selamat membakar waktumu! 🙂


LLS 116 – Tangan Bejad si Serigala

Gui Jian Chou adalah pegunungan dengan pasang surut terus menerus, tertutup kabut tebal yang tidak akan hilang sepanjang tahun. Di sini, sinar matahari dianggap sebagai hal yang mewah.

Jangankan orang biasa, bahkan para bandit paling liar di Kekaisaran Da Xia tidak akan datang ke tempat sial ini. Karena tempat itu sepi dan tidak banyak orang datang ke sini, gunung-gunung di Gui Jian Chou berisi berbagai tumbuhan obat-obatan serta mineral yang langka dan berharga, serta banyak beast langka yang tidak dapat ditemukan di daerah lainnya. Dari beast langka yang ada di tempat ini, kebanyakan beast tipe tanaman dan tipe serangga. Dikatakan jika bahkan ada beast tipe serangga yang sangat mengerikan ‘Reaper Mantis’ yang suka memangsa wyvern sebagai makanan.

Tentu saja, ini hanya sebuah legenda.

Di milenium ini, tidak ada satu jiwa pun yang pernah melihat adanya tanda keberadaan ‘Reaper Mantis’. Beast tipe serangga yang mengerikan ini mungkin telah punah selama seribu tahun yang lalu.

Royal Swordswoman sangat curiga jika kelompok pengintai kerajaan telah bertemu dengan seekor beast kuat seperti Reaper Mantis dan dihancurkan oleh serangan kejutan yang dilakukan oleh seekor beast yang sangat kuat …

“Hati-hati. Meskipun biasanya tidak ada beast di atas Level 3 yang berkeliaran, karena mereka semua beast tipe tumbuhan dan tipe serangga, biasanya mereka muncul dalam kelompok. Tidak hanya itu, mereka mempunyai banyak efek negatif seperti kelemahan, pusing, racun, hipnosis, parasit dan lain-lain. Lebih baik berjaga-jaga daripada menyesal. Kau pembohong kecil perlu lebih berhati-hati. Jangan biarkan beberapa Parasitic Bee atau Parasitic Spider menempel ke tubuhmu dan membuatmu tumbuh dengan tubuh penuh serangga parasit.” Royal Swordswoman merasa sangat bingung. Anak nakal ini selalu suka mengobrol dan bercanda sebelumnya. Mengapa dia tiba-tiba menjadi bisu setelah berpindah ke Gui Jian Chou?  

“Tidak ada tanda-tanda orang pernah lewat di sini. Apakah kau benar-benar yakin jika ada kelompok pengintai kerajaan yang tersesat di sini? “Yue Yang sedikit ragu di hatinya.

Di sekeliling kedua sisi Lembah Teriakan Elang di Gui Jian Chou adalah puncak misterius yang menjulang tinggi ke langit.

Mereka sangat lurus seolah diiris dan dipotong dengan pedang dan kapak.

Iron Clawed Cliff Eagle yang hidup di puncak lembah memiliki lebar sayap lebih dari lima meter. Di dasar lembah terdapat lembah mengerikan yang dipenuhi serangga yang dikelilingi oleh kabut tebal dan lebat yang tidak pernah menghilang. Berbagai tipe serangga bisa ditemukan dimana-mana dan bahkan tanaman di lembah pun juga aneh. Mereka semua berwarna cerah dan menarik mata. Ada warna merah, kuning, ungu, hitam, beberapa dengan banyak warna, dan beberapa bahkan bercahaya.

Satu-satunya hal yang tidak dimiliki tempat ini adalah tanaman hijau normal.

Yue Yang dengan hati-hati melihat sekitar di sepanjang jalan, tapi dia tidak menemukan jejak manusia dimanapun.

Royal Swordswoman juga merasa aneh. Namun, akan keraguan yang ditunjukkan Yue Yang, dia menggunakan tatapan bangsawan untuk memelototi dia, berkata, “Apa kau pikir aku akan selalu berbohong seperti yang kau lakukan? Jika tidak ada yang menghilang, mengapa aku datang ke sini?”  

“Ada yang tidak beres.” Yue Yang menyadari jika di atas cabang tanaman merah aneh, terdapat burung gagak yang bertengger dengan mata merah darah.

“Ada apa?” Royal Swordswoman itu tidak mengerti. Bukankah hanya seekor burung gagak?

“Tunggu, biarkan aku membuka ensiklopedia beast untuk memeriksa …” Yue Yang mengeluarkan ensiklopedia beast bergambar dari tasnya yang setebal Kamus Bahasa Cina Baru di bumi. Saat dia bersiap untuk memeriksa spesies burung gagak ini, Royal Swordswoman itu ingin pingsan. Dia memasang muka datar dan berkata, “Jangan repot-repot, itu adalah hal dasar. Aku memberitahu kau jika itu adalah pemakan daging. Spesies burung gagak ini adalah Red-eyed Iron-winged Crow. Tubuhnya dua kali lebih besar dari gagak normal, dengan kecepatan terbang 300km / jam. Ia ahli terbang dengan jarak dekat dan sangat cerdas. Ia bisa membuka botol tertutup untuk minum air putih dan membedakan antara 36 warna berbeda dan 50 nomor berbeda. Kemampuannya untuk menolak racun 100-150 kali lipat dari manusia, karena kebanyakan memakan daging busuk. Tubuhnya terdapat racun yang memiliki berbagai penyakit dan luka patukan yang dibuat olehnya akan membuat manusia teracuni dengan racun lambat … Tingkatnya adalah level 2 beast tipe terbang 2 dan mereka lebih suka tinggal dalam kelompok kecil. Ada 3 subspesies dan 2 varian. Mereka tinggal di mana-mana di Kontinen Soaring Dragon dan yang paling umum di wilayah kita, Kekaisaran Da Xia. Tuan Muda Ketiga, apakah kau masih ingin tahu hal lain?”

“Ingatanmu sama sekali tidak buruk!” Saat Yue Yang membalik ensiklopedia itu, dia tahu jika Royal Swordswoman memang benar.

“Apa menurutmu ada yang salah dengan gagak ini?” Royal Swordswoman pingsan saat mendengar hal ini. Ini adalah dasar dari dasar! Setiap orang yang pernah bersekolah akan tahu. Namun, dia tidak terlalu mengkritik Yue Yang. Alasannya adalah karena orang ini tidak pernah bersekolah dari awal.

“Ini adalah spesies pemakan daging. Mengapa ia mengikuti kita? Aku melihatnya saat jaraknya sepuluh kilometer. Ia telah mengikuti kita diam-diam sejak saat itu.” Yue Yang mengungkapkan keraguannya.

“Apa menurutmu kita akan mati?” Royal Swordswoman itu pintar dan segera mengerti.

“Aku curiga jika ia melihat kelompok prajurit kerajaan sebelumnya. Tidak hanya itu, ia sudah memakan daging mereka. Ia mungkin merasa jika kita akan berakhir kurang lebih seperti anggota kelompok pengintai kerajaan cepat atau lambat dan menjadi mayat. Itulah sebabnya mengapa ia terus mengikuti kita sehingga ia bisa memakan daging saat kita mati …” Yue Yang menjelaskan teorinya.

“Bagaimana kau bisa begitu yakin dengan hanya dengan satu gagak?” Royal Swordswoman memiliki sedikit kekaguman pada pembohong kecil ini.

Meskipun Yue Yang sama sekali tidak memiliki pengetahuan dasar, kemampuan mentalnya pasti di tingkat tinggi.

Sepertinya membuatnya sebagai rekan untuk hal ini adalah keputusan yang tepat.

Tentu saja, Yue Yang tidak akan memberitahu gadis ini meskipun dia merasa curiga, yang paling penting adalah apa yang telah dianalisis [Divine Vision]nya. Dengan analisa [Divine Vision], ada sesuatu yang benar-benar aneh di burung gagak ini. Bukan ia bukan hanya Red-Eyed Iron-Winged Crow biasa. Di tubuh Gagak bermata merah ini, terdapat sejenis Qi jahat. Itu berbeda dengan qi iblis dan sangat aneh.

Awalnya, Yue Yang mengira jika itu adalah qi mayat karena mayat yang membusuk di ususnya setelah memakan mereka untuk waktu yang lama.

Namun, setelah mengamatinya lebih teliti dengan [Divine Vision], dia tahu jika ini tidak seperti itu.

[Divine Vision]nya bisa melihat dengan jelas jika gagak ini adalah seekor burung yang dikendalikan oleh seseorang dari jauh.  

Meski bukan beast kontrak, tapi dikontrol oleh seseorang. Itu adalah alat pengintai seperti pesawat tak berawak di bumi yang dilengkapi radar.

“Aku pikir gagak ini dikendalikan oleh seseorang. Semoga firasatku ini salah.” Yue Yang merasa jika tidak lama lagi dia akan menghadapi pertarungan besar yang tak bisa dihindari. Mengontrol gagak yang tidak dikontrak bukanlah sesuatu yang bisa dilakukan seorang warrior biasa.

“Jika kau benar, lalu orang macam apa yang akan bersembunyi di Gui Jian Chou?” Mendengar jawaban Yue Yang, Royal Swordswoman sangat terkejut. Dia bisa mengetahui jika dia berkata jujur. Lebih tepatnya, tindakan kali ini benar-benar berbeda dengan sebelumnya. Dia saat ini tidak berbohong sama sekali, dan sangat serius. Mungkinkah ada sosok bersembunyi di suatu tempat ini?  

“Aku percaya jika akan ada jawaban untuk pertanyaan ini sebentar lagi.” Yue Yang mengeluarkan sepotong makanan keras dan menggigitnya, berpura-pura makan. Burung gagak itu segera melayang tinggi ke langit.

Jelas, tampaknya ia tahu jika di tangan seorang warrior, bahkan sepotong makanan kering juga bisa menjadi senjata fatal.

Namun, setelah Yue Yang makan dan minum, ia dengan tenang turun dari langit dan mendarat di cabang pohon di kejauhan.

Ia mengikuti mereka berdua dari kejauhan.

Mata Royal Swordswoman itu menunjukkan secercah pemahaman.

Sebenarnya, tindakan Yue Yang sebelumnya adalah sebuah tes … Jika gagak ini tidak dikendalikan oleh seseorang, maka ia tidak akan terbang barusan. Burung gagak normal akan mengambil makanan manusia yang bertebaran di tanah. Tidak akan begitu pintar untuk merasakan bahaya dan terbang hanya dengan melihat makanan yang dikeluarkan. Karena telah terbang, selain membuktikan jika seseorang mengendalikannya, ia juga telah membuktikan poin keduanya. Jika tuan gagak ini bisa mendengar percakapan antara Yue Yang dan Royal Swordswoman, maka ia tidak akan memerintahkan gagak untuk turun lagi. Ini karena kata-kata yang baru saja dikatakan Yue Yang jelas menunjukkan jika dia curiga pada burung gagak itu.

Kini setelah gagak itu hinggap di cabang pohon, terbukti jika seseorang yang mengendalikan burung gagak mungkin hanya bisa melihat gerakan Yue Yang dan Royal Swordswoman, tapi tidak bisa mendengar apa yang mereka katakan. Dia tidak tahu jika Yue Yang juga akan membunuh gagak. Orang tersebut mengira dirinya lapar dan sedang bersiap untuk makan beberapa ransum untuk mengisi perutnya.  

Royal Swordswoman itu mengedipkan kelopak matanya dengan rona merah, dan bertanya kepada Yue Yang, “Apa yang kita lakukan sekarang?”

Yue Yang menyerahkan air itu kepadanya dan menunjukkan kepadanya senyuman, berkata, “Aku pikir jika kita saling berpelukan dan melakukan beberapa tindakan intim seperti menyentuh, menggenggam, meremas dan sebagainya, mungkin kita bisa memancing gagak untuk membunuhnya. Meskipun jika kita melakukannya, aku akan mendapat lebih banyak kerugian, jadi aku menolak ide ini.” Royal Swordswoman hampir pingsan di tanah. Bagaimana mungkin dia menjadi orang yang akan mendapat kerugian lebih banyak karena mereka saling berpelukan?

“Jika kau berani menyentuhku sekali, aku akan memotong tanganmu.” Royal Swordswoman itu mengangkat kepalan tangan kecilnya pada Yue Yang.

“Lalu bagaimana kalau menyentuhnya dua kali?” Dengan serbuan harimau dari Yue Yang, dia membuat Royal Swordswoman itu ke terjatuh ke tanah.

Tidak menunggu Royal Swordswoman untuk memberontak, dia segera melepaskan armor di tubuhnya. Saat dia menciumnya ringan seperti tetesan air hujan yang jatuh, dia juga melepas pakaiannya sendiri di saat yang sama. Burung gagak itu tiba-tiba terbang mendekat dengan hati-hati dan akhirnya mendarat di cabang yang berjarak beberapa meter dari Yue Yang. Ia menatap Yue Yang liar tanpa mengalihkan pandangannya, seolah-olah sangat penasaran dengan tindakan jahatnya untuk ”menjatuhkan” Royal Swordswoman.

Meskipun Royal Swordswoman itu memberontak sekuat tenaga, Yue Yang jauh lebih cepat dengan cakar serigalanya dan telah melepas pelindung dadanya yang besar dan melemparkannya ke samping.

Di depan dadanya, sebagian besar kulit mulus dan putih terlihat, menampilkan daging lembut dan indah.

Bagian atas yang menutupi daerah dadanya terlihat hampir tidak mampu menutupi gundukan besar daging itu … Yue Yang dengan penuh semangat melolong bagai serigala dan mengulurkan tangan dengan cakar jahatnya ke arah kedua gundukan itu …

“Dapat kau!” Sosok Yue Yang tiba-tiba menghilang.

Saat dia muncul lagi, dia sudah berada di cabang pohon.

Dengan kedua tangannya, dia menangkap gagak bermata merah yang kehilangan kepalanya karena takut. Yue Yang menyeringai di wajahnya, tapi matanya sedingin iblis.

Dia melihat langsung ke mata gagak dan berkata, “Penasaran? Jangan terburu-buru, teman kecil. Ketika aku menemukanmu nanti, aku akan menunjukkan tontonan itu perlahan di depanmu. ”

Setelah mengatakan ini, Yue Yang meremas gagak dengan kuat dan mematahkan kepala gagak bermata merah itu.

Namun, sebelum dia bahkan bisa membual tentang rencananya berhasil, Royal Swordswoman itu telah melompat dengan marah dan menghadiahinya dengan pukulan.

Mata Royal Swordswoman itu dipenuhi kemarahan. Wajahnya juga sedikit memerah dan beberapa air mata terbentuk di matanya. “Kau bajingan, tidak masalah jika hanya berura-pura, tapi kau benar-benar menyentuhku! Sejak kapan aku mengizinkanmu untuk menyentuhku? Kau pasti melakukan pura-pura ini dengan sengaja, menyalahgunakan hakmu! Kau mencari kesempatan dalam kesempitan dan memanfaatkanku!”

“Apakah aku menyentuhmu barusan?” Wajah Yue Yang penuh dengan kepolosan. Dia memiliki wajah yang penuh dengan ketidakpercayaan sambil melihat tangannya.

“Apakah kamu sudah mati? Tidakkah kau merasa ada yang menyentuhnya atau tidak?” Royal Swordswoman benar-benar marah. Orang ini telah menyentuhnya, namun dia tidak mau mengakuinya? Dia bahkan masih berusaha bersikap bodoh!  

Royal Swordswoman begitu marah hingga seluruh tubuhnya bergetar karena marah. Melihat hal ini, Yue Yang menyadari jika gundukan miliknya yang tidak tertutupi oleh kain kecil yang dia pakai terlihat sedikit berayun. Tidak, itu adalah gerakan yang adalah alam yang lebih besar dari “payudara bergoyang”. Tampaknya itu adalah “payudara bergetar” yang legendaris, yang bahkan bisa membuat jiwa terdingin gemetar. Dia menelan banyak air liur, tidak mampu menahan hasrat kelaparan yang mengisi hatinya. Dia menjulurkan tangan yang jahat, berkata, “Aku tidak merasakannya dengan jelas barusan, apakah aku menyentuhnya seperti ini?”

Royal Swordswoman itu dengan bodohnya menatap kosong keheranan saat melihat payudaranya diraba-raba oleh tangan serigala Yue Yang lagi. Baru beberapa saat kemudian, dia tiba-tiba mengeluarkan jeritan yang bahkan lebih mengerikan daripada jeritan banshee.  

Tanpa peduli untuk mengenakan pelindung dadanya lagi, dia segera menarik pedangnya dan mengangkatnya tinggi-tinggi saat menebas Yue Yang yang berlari menyelamatkan diri.

“Itu naluriku sebagai pria! Jika ada orang lain yang melihatnya, mereka juga akan melakukan ini …” saat dia sibuk melarikan diri, Yue Yang mencoba membela diri. Royal Swordswoman hampir membuat jantungnya meladak setelah mendengar hal ini. “Aku akan mengirismu sampai mati, dasar bejat! Itu adalah naluriku! ”

 

← LLS 115 – Mutiara Penghalau Air? LLS 117 – Mantis Reaper→

Leave a Reply