LLS 29 – Little Wen Li

Maaf delay 2 minggunya saya usahakan besok atau lusa ada chapter 30 nya xD, sori gk disiplin

Diterjemahkan oleh 8seen

Disunting oleh KenMashiro


LLS 29 – Little Wen Li

“Aroma yang sangat enak” Si gadis cilik Yue Shuang mengendus-ngendus sekitarnya secara acak. Dia pikir Yue Yang sedang menyembunyikan sesuatu yang lezat di kamarnya.

“Phew, hampir saja.”

Yue Yang menyeka keringat imajinernya.

Bertepatan saat si gadis cilik mendorong pintu dan masuk, si loli mungil itu tiba-tiba berubah menjadi cahaya pelangi dan terbang masuk ke dalam tubuhnya. Yue Shuang si gadis cilik itu tidak menyadari cahaya pelangi itu, tetapi tetarik dengan sisa-sisa dari aroma yang menarik. Meloncat-loncat di kamar, dia mengambil tangan Yue Yang meminta dia mengeluarkan makanan lezatnya itu, bertingkah seperti anak manja. Saat Yue Yang hampir mengangkat dan menggendong dia, sebuah kilatan informasi yang tak terduga tiba-tiba terlintas di pikirannya.

Sepertinya, informasi mengejutkan itu adalah jika dia bisa menggunakan Chains of Binding?

Pikiran Yue Yang pun terperangah, mungkinkah setelah loli Serpent Demon memasuki tubuhnya, dia bisa menggunakan skill Innate loli Serpent Demon itu?

Si wanita cantik memasuki kamar, dan mengambil si gadis cilik yang sedang mengganggu Yue Yang dengan bertingkah seperti anak manja, menegur dia: “Gadis cilik yang bodoh, sejak kapan Kakakmu tidak pernah memberikanmu makanan lezat saat dia mempunyainya? Ini mungkin aroma dari Thorny Flower? Hanya memikirkan tentang makanan lezat seharian, kau rakus!”

“Adikku Shuang Er, jika kamu menyantap hidanganmu seperti gadis baik, nanti aku akan membawamu pergi membeli puding nasi merah yang manis… …” Yue Yang memiliki kemampuan untuk membujuk anak-anak.

Saat dia mengatakan itu, si gadis cilik segera merubah perhatiannya.

Dia mengangguk-ngangguk dengan girang, mengangkat sepasang tangan putihnya yang mirip dengan akar lotus, bersorak-sorak ‘Long Live Kakak Ketiga’, bertekat untuk jatuh kepelukannya dan menciumnya.

Si Wanita Cantik melihat gadis cilik ini menjadi rakus, benar-benar tidak bisa menentukan untuk tertawa atau menangis.

Awalnya, Yue Yang pikir jika dia bisa menyembunyikan loli Demon Serpent mungil dari si wanita cantik dan Yue Shuang si gadis cilik, tapi siapa tau, jika dihari kedua mereka menemukan dia. Itu bukan karena ketidak hati-hatian Yue Yang, tetapi karena dia lupa satu hal – jika si loli kecil bisa berjalan-jalan sesuka hati. Menghabisi dua Vengeance Hunter, terus meningkatkan Thorny Flower, mengakibatkan dia bangun sedikit telat. Setelah membuka matanya, Yue Shuang si gadis cilik itu dan little loli Demon Serpent sedang duduk makan di meja, yang mulutnya kotor karena makanan, sedangkan si wanita cantik duduk berseberangan dengan mereka, menggunakan saputangan basah untuk membersihkan mulut mereka dengan lembut hingga bersih, terus menerus memarahi mereka untuk makan pelan-pelan, sehingga tidak tersedak makanan mereka.

Yue Yang terkejut melihat hal ini, tidakkah mereka takut melihat loli kecil dengan enam lengan dan satu ekor ular?

Melihat Yue Yang keluar dari kasurnya, si wanita cantik pertama-tama mempersiapkan dia semangkuk bubur yang panas dan menguap, lalu bertanya: “Anak ini adalah Guardian Beast ‘Mist’mu? San Er, kamu akhirnya berhasil menyummon Guardian Beastmu? Kelihatannya kamu berlatih dengan cukup baik, itu adalah peningkatan besar, Ibu Keempat benar-benar senang akan pencapaianmu.”

Ini, ini adalah kesalahpahaman yang besar.

Little loli Demon Serpent tidak ada hubunganya dengan Mist, dia bahkan tidak tahu bagaimana cara mengeluarkan kabut…

Tetapi, kesalahpahaman ini sedikit tepat waktu, itu adalah sebuah hal bagus jika si wanita cantik salah paham, dengan keberuntungan ini, tepat untuk menghilangan rasa curiga si wanita cantik, jika tidak Yue Yang benar-benar tidak tahu bagaimana cara menjelaskan ini.

“Kakak ketiga, mengapa dia memiliki enam lengan? Juga memiliki sebuah ekor yang sangat panjang, haruskah kita memanggilnya Little Monster?” Rasa penasaran si gadis cilik pasti akan mendapatkan nilai seratus, tetapi tentang penamaannya tidak ada hal yang bagus yang bisa dikatakan tentang itu. Yue Yang segera menolaknya, dia berpikir sendiri, karena itu adalah ‘anak’ dari Ratu Fei Wen Li dan dia, terlihat sangat sama, hanya seperti versi mininya, mungkin cukup memanggil dia Little Wen Li.

Lubang Hitam di Kalung Black Jade sudah benar-benar tersegel, bahkan meneteskan darah di atasnya sudah tidak memberikan reaksi sama sekali.

Yue Yang tidak tahu keadaan macam apa yang dia butuhkan untuk melatih dirinya sebelum dia bisa masuk melihat Ratu Fei Wen Li yang tertidur lagi, jadi dia memutuskan untuk pertama-tama menamakan little loli ini nama yang serupa, ini juga dapat dihitung sebagai sedikit kenang-kenangan baginya.

Melihat si gadis cilik membuat keriuhan, Yue Yang segera melambaikan tangannya untuk mengoreksi dia: “Adik Kecil Shuang Er, dia bukanlah Little Monster, dia dipanggil Wen Li, Little Wen Li.”

Sesaat setelah dia menamai Wen Li, sekeping informasi melintas di pikiran Yue Yang, di halaman Grimoire Perunggunya, pola Serpent Demon yang tidak memiliki nama, sekarang tertulis resmi dengan nama. Ini pertama kalinya Yue Yang secara resmi memberi Summonnya sebuah nama.

Si little loli memiringkan kepalanya, melihat Yue Yang.

Mata besarnya terus berkedip, dan tidak diketahui apakah dia senang atau tidak senang dengan nama yang baru saja diberikan padanya.

Yue Yang tidak bisa mengetahui apa yang dia pikirkan, tetapi dia tahu jika hal kecil ini tahu bagaimana cara merasa iri. Saat little loli ini melemparkan dirinya kepelukannya dan bertingkah seperti gadis manja, dia juga segera memeluk pahanya dengan erat, menggunakan kedua mata besarnya untuk melihat padanya dengan tatapan memelas, ekspresi tepat seperti anak kesayangan yang berharap pelukan ayahnya, tatapan itu sangatlah tidak dapat ditahan.

Kemunculan si Demon Serpen Little Wen Li membuat si gadis cilik sangat bahagia, karena gadis cilik ini yang gemar menghabiskan harinya bermain dan membuat ulah sekarang memiliki teman.

Dia sama seperti seorang kakak perempuan, membawa Little Wen Li keliling pekarangan seharian, mengejar kupu-kupu, menangkap capung, memanjat pohon, mengambil bunga, membanjiri semut dengan lumpur, mencari makanan lezat, semua hal yang dia suka lakukan.

Tentu saja, hal yang paling membuat dia bangga adalah mengajari Little Wen Li untuk berbicara.

“Kamu sudah tumbuh sebesar ini tetapi kamu masih tidak tahu cara berbicara? Bodoh, biarkan aku mengajarimu” Yue Shuang si gadis cilik itu dengan bangga bertingkah seperti seroang guru dan mengaraji Little Wen Li bagaimana cara berbicara seharian.

“… …” Tetapi, semua usahanya sia-sia, Litte Wen Li tetap belum bisa mengucapkan sepatah kata pun.

Yue Yang tidak merasa jika bayi yang baru saja lahir tiga hari bisa berbicara. Walaupun, Little Wen Li terlihat seumuran dengan Yue Shuang, sesungguhnya, dia masih seorang bayi.

Saat waktu malam tiba, Yue Yang pergi ke Eastern Tavern untuk melihat-lihat.

Dalam kegelapan, wanita berdada besar menunggu di satu sudut, menyerahkan sebuah kantung kecil berisi emas dengan segera, melaporkan dengan suara rendah: “Tuan Muda, masih ada dua ornamen berharga yang belum di gadaikan, barang-barang yang lebih kecil diganti dengan 35 koin emas, tolong periksalah jika semua ada di sana. Xie Huo datang kemarin, dia ada di Assasin Guild untuk memasang Vengeance Trail, tetapi kita tidak tahu apakah tuan yang dia cari atau tidak. Tuan Muda, lebih baik kamu meninggalkan Kota White Stone dulu, Klan Tie juga akan mengirim orang untuk balas dendam, mereka sedang duduk di kedai, bertanya-tanya dan mencari berita tentang situasi yang ada.

Mengesampingkan fakta jika sekarang dia memiliki Little Fei Wen Li sebagai Diamond Rank Guardian Beast, bahkan sebelum itu, Yue Yang tidak memiliki rasa khawatir sama sekali.

Siapa yang akan dipasangi Vengeance Trail oleh Assasin Guild?

Thorny Flower yang tak dikenal?

Dengan [Innate] Invisible Sword Qi, Mysterious Three Styles, berkah dari Phantom Shadow, Innate Skill Binding milik Little Wen Li, bahkan dengan lebih banyak orang, mereka hanya akan menjadi pupuk juga.

“Dimana si Xie Huo itu?” Yue Yang benar-benar tak sabar untuk memiliki musuh yang kuat untuk diajak bertarung, jadi dia bisa menilai kekuatannya dan melihat di level apa dia sekarang.

“Aku dengar jika dia ada di Hutan Merry di Barat Kota. Tuan Muda, mohon jaga dirimu.” Si wanita berdada besar memperingatkan dengan halus.

“Tenang saja.” Yue Yang melambaikan tangannya.

Hutan Merry di Kota White Stone tidak dipenuhi dengan pepohonan, tetapi, itu adalah bangunan yang sangat besar. Ranting dari Hutan Merry dapat ditemukan diseluruh pelosok Kerajaan Da Xia, dan merupakan barang nomor satu di pasaran negeri itu. Bangunan utama dari Taman Shang Lin di ibukota Shang Jing dikabarkan dibangun oleh State Master, Left Minister dan orang terkuat dan terkaya di Kerajaan Da Xia, Shen Shi, bersama-sama. Auranya hanya sedikit dibawah Royal Imperial Garden, dan diantara orang-orang biasa, terdapat pujian ‘Shang Lin pertama sedangkan Imperial Garden nomor satu’.

Jangankan Shang Lin Garden di Shang Jing itu, bahkan Hutan Merry Kota White Stone tidak bisa dimasuki oleh siapa saja.

Hanya mereka yang merupakan Rankers kuat atau pedagang kaya yang bisa masuk.

Mereka yang iri dengan Rankers Level 3 Hero, bahkan di tempat kecil seperti Kota White Stone, tetap ada salah satu dari mereka berdiri di pintu Hutan Merry, mereka adalah Kapten Penjaga Hutan Merry. Jika dibandingkan dengan kekuatan pengawal pemerintah Kota dengan pengawal Hutan Merry Gubernur Kota White Stone tidak akan berani mengaku jika pasukan pribadinya lebih kuat dari pasukan Hutan Merry. Mereka adalah kekuatan dari suatu cabang di Kota White Stone. 15 tahun lalu, untuk menghadiahi pasukan Hutan Merry karena kemampuan militer mereka yang luar biasa saat menyerang negara Wei, Raja Da Xia menganugerahi Shen Shi sabuk emas yang terdapat tulisan ‘Kedua’ di atasnya, dan sabuk emas lain bertulisan ‘Pertama’ ada di pinggang Wan Gu Ku, Komandan dari lima ribu pasukan Imperial(Kerajaan).  

Dengan kata lain, kekuatan militer Hutan Merry sama saja dengan cabang kedua dari pasukan Imperial.

Jika bukan karena kekuatan militer Hutan Merry yang hebat, si wanita berdada besar tidak akan khawatir terhadap Yue Yang sampai segitunya.

Saat Yue Yang berdiri dihadapan Hutan Merry yang megah dan mekilap, secara tak terduga wajahnya menampakkan senyuman: “Hutan Merry? Tempat yang bagus, hm! Brother, kamu disini juga? Ini benar-benar salah satu dari kebetulan di hidup. Mari,mari, big brother disini mengajakmu untuk datang dan minum Wine Bunga.”

Si thief bermata cerah awalnya menatap bayangan di balkon dengan dendam di matanya, saat tiba-tiba bahunya ditepuk oleh seseorang, membuatnya dia loncat terkejut.

Tetapi, sesaat setelah dia membalikkan badannya, seseorang yang muncul di tatapannya adalah lelaki tak tahu malu itu, Yue Yang.

Maka segera sebuah tinjuan melayang kearah Yue Yang…


← LLS 28 – Dia Anakku atau seekor Beast? LLS 30 – Expert? Kamu Hanyalah Batu Loncatan→

Leave a Reply