LLS 38 – Beauty

Sebelum tahun baruan, baca dulu satu chapter tambahan minggu ini

Diterjemahkan oleh 8seen

Disunting oleh KenMashiro

Selamat membakar waktumu!

LLS 38 – Beauty

Dari kejauhan, suara samar-samar dapat terdengar.

Yue Yang tidak bisa menyesali lebih jauh. Dia memerintahkan Barbaric Cow untuk mengangkat tangan demon yang terpotong dan segera menghilang ke kegelapan. Barbaric Cow membawa tangan demon yang terpotong itu yang masih membeku dalam es dan mengikuti Yue Yang dengan langkah kaki yang bergedebuk. Sesaat setelah dia menghilang ke kegelapan, Yue Yang melihat kembali ke arah thief bermata cerah yang masih tergeletak tak sadarkan diri di tanah dengan tenang.

Sesosok figur putih membelah malam lebih cepat dari kilat, muncul di medan pertempuran.

Itu adalah seorang wanita cantik dalam jubah kerajaan. Wajah wanita yang putih seputih salju ditutupi dengan cadar putih yang tipis. Cadar itu dapat menyembunyikan wajah wanita tersebut, tetapi tidak dapat menyembunyikan kulitnya yang lembut dan seputih salju.

Terutama matanya yang jernih dan bercahaya sangatlah terang, penuh dengan kecerdasan. Bulu mata yang panjang dan melengkung berkibar secara cerdik mungkin akan menarik perhatian banyak orang.

Melihat thief bermata cerah yang tergeletak tanpa bergerak di tanah, dia langsung berteriak terkejut, ”Bagaimana bisa hal seperti ini terjadi saat aku pergi beberapa saat saja… Untungnya, dia hanya menggunakan terlalu banyak pikirannya saja… Itu bukanlah masalah besar!” Suara yang mendekat dari kegelapan semakin mendekat dan langkah kaki yang tak terhingga dapat terdengar. Si wanita cantik yang dibalut dengan pakaian kerajaan mengkerinyutkan alisnya yang elegan dan hitam lalu mengerutkan keningnya. Dia menjulurkan tangannya yang seputuh lili dan menggoyangkan jarinya yang ramping dan seputih salju untuk menyummon Gold Grimoire.

Dengan kilatan cahaya emas, seorang elf dengan sayap kupu-kupu terbang keluar, memutari tubuh wangi dari si wanita cantik.

Dalam sekejap, sepasang sayap kupu-kupu yang besar muncul di punggungnya.

Si wanita cantik dengan lembut mengangkat thief bermata cerah yang tak sadarkan diri. Dengan kepakan sayapnya, dia menari di udara, terlihat seperti seorang immortal yang turun dari langit teratas lalu terbang jauh. Setelah dia terbang ke kejauhan, Yue Yang, yang sedang menyembunyikan dirinya di dalam kegelapan dengan menahan nafas, perlahan muncul. Mendengar beberapa langkah kaki yang kacau mendekat, dia membalikkan badan dan memilih untuk berjalan ke arah yang berlawan dengan wanita cantik tadi. Dia pergi dengan segera, selincah rubah, dan menyatu dengan kegelapan sekali lagi.

Setelah Yue Yang pergi, seorang lelaki paruh baya yang memiliki sosok seperti singa menerjang ke dalam medan pertempuran dengan ledakan angin.

Melihat Paviliun Hutan Mery yang telah runtuh, terbakar di dalam gejolak api, dia benar-benar marah sampai dia mulai menangis dengan kencang.

Medan pertempurannya sangatlah kacau.

Sebuah parit yang sangat dalam meninggalkan jejaknya di tanah, hampir saja membelah tanah seluas 100m itu menjadi dua. Ada beberapa api-api kecil yang belum padam menghiasi area itu dan api-api besar yang masih membara. Beberapa mayat sudah terbakar menjadi arang, sedangkan beberapa mayat lain masih menyisakan tengkorak dan alat gerak yang rusak. Tidak ada tanda-tanda kehidupan; bahkan penjaga terkuat, Ketua Penjaga, sudah menghembuskan nafas terakhirnya.

Kemarahan si lelaki kuat itu jelas terlihat di matanya. Dia hanya bisa teriak ke langit, “Ini membuatku marah, sangat marah!”

Beberapa warrior segera menyusul. Saat dia melihat pemandangan di depan mereka, mereka sangat ketakutan sampai-sampai mereka merasa kaki mereka menjadi lemah.

“Apa yang kalian tunggu? Pergi cari orang-orang yang selamat! Cari petunjuk yang berguna juga; Aku ingin tahu siapa yang melakukan hal ini secepat mungkin!” Lelaki itu mengeluarkan pedang emas dan tebal dari punggungnya, dan mulai menebas di sekitar situ dengan liar karena amarahnya, benar-benar merusak tanah di situ.

“Master Golden Blade, kejadian di sini… …” Seorang lelaki yang terlihat seperti seorang thief menemukan beberapa tanda mencurigakan di dekat Ketua Penjaga.

(TLN: Master Golden Blade adalah pemilik Paviliun Hutan Merry)

“Xie Huo? Raja Ke-enam?”Lelaki paruh baya yang marah menemukan bahwa sebelum Ketua Penjaganya mati, dia menggunakan darahnya untuk menulis empat huruf yang berantakan di atas batu di dekatnya. Setelah beberapa pengamatan dengan cermat, dia bisa memahami dan mengeja keempat kata itu. Setelah lelaki yang disebut “Master Golden Blade” selesai mengamati kata-kata itu, ekspresinya berubah. Kemarahan yang susah ditahan meledak dalam dirinya, bersamaan dengan dia mengepalkan tangannya dan berteriak, “Aku tidak peduli siapa ini, Aku harus mencari pelakunya dan membalaskan dendamku padanya!”

“Terdapat wilayah yang tidak terkena efek dari pertarungan disini, sepertinya dilindungi oleh lingkaran proteksi dari grimoire. Ada kemungkinan warrior penyummon masih hidup…” kata Anak buah yang lain.

“Cari dia. Tawarkan harta yang melimpah. Kita, hutan merry, akan mengeluarkan segala tenaga dan sumber daya kita untuk mencari tahu kebenaran dari masalah ini! Aku akan dengan pasti tidak memperbolehkan pengikut demon untuk berkeliaran di Kerajaan Da Xia seenaknya sendiri. Aku tidak akan menerima orang-orang sampah yang menggunakan warga negara kita sebagai pengorbanan!” Master Golden Blade hampir memecahkan paru-parunya, berteriak dalam kemarahan yang menggebu-gebu.

Pekarangan Yue Yang.

Si wanita cantik ditemani oleh beberapa pembantu, mengangkat si gadis kecil, berjalan dan mengetutuk pintu Yue Yang dengan wajah yang sangat panik.

Tanpa peduli jika Yue Yang masih dalam pakaian tidurnya, dia segera menerjang masuk dan menyerahkan si gadis cilik padannya, “San-er, Kota White Stone dalam kegaduhan. Mungkin Bandit Black Mountain menyerang kota. Paman Nan baru saja kembali dari memeriksa keadaan; sepertinya bagian Timur kota sudah menjadi lautan api. Segera bangun dan pergi dengan Shuang Er! Segera! Segera!” Si gadis cilik, Yue Shuang, menangis ketakutan, dan menolak untuk meninggalkan ibunya apapun yang terjadi. Saat dia melihat Yue Yang, dia meloncat ke dalam pelukannya dan meraung sedih, “Ibu memukulku! Kakak ketiga, Aku tidak melakukan kesalahan apapun, tetapi Ibu tetap memukulku… ini benar-benar sakit, wuaaaaaaaa!”

“Shuang Er adalah gadis baik, jangan nangis, jangan nagis!”

Melihat ekspresi si wanita cantik, Yue Yang dapat tahu jika dia salah paham.

Dia pasti berpikir jika bagian timur Kota White Stone sudah diserang oleh Bandit Black Mountain. Untuk keselamatan anaknya yang tercinta, dia segera menemui Yue Yang sehingga dia bisa membawa pergi si gadis cilik dari kota dan kabur sebelum Bandit Black Mountain mulai berbuat onar.

Ibu Keempat memang ibu yang hebat!

Dia sama sekali tidak memikirkan keselamatannya sendiri, benar-benar hanya memikirkan untuk menyelamatkan anak-anaknya saja!

Rasa hangat muncul dari hati Yue Yang, mengalir ke seluruh tubuhnya. Alhasil, itu membuat tenggorokkannya menyempit dan dia tidak bisa berkata-kata.

Setelah mengambil nafas panjang untuk menenangkan emosinya, Yue Yang menepuk lembut punggung si gadis cilik dan memberikan wanita cantik senyum yang menenangkan, “Ibu, tidak perlu khawatir, tidak ada yang perlu dikhawatirkan tentang Bandit Black Mountain. Bahkan jika Bandit Black Mountain benar-benar berbuat onar sampai sini, Aku pasti akan melindungimu dan Shuang Er! Ibu, percaya padaku, tidak ada bandit. Itu hanyalah warrior dari Hutan Merry yang sedang bertarung. Aku baru saja mengamati kejadian itu dari atas atap. Selain dari api yang sangat intens yang membakar beberapa rumah, tidak ada hal besar yang terjadi!”

“Bandit Black Mountain benar-benar tidak datang?” Mendengar ini, ekspresi wanita cantik langsung tenang, walaupun dia masih terlihat tidak percaya.

“Pasti tidak. Bandit Black Mountain sebenarnya adalah pasukan pribadi Kota White Stone. Tidak mungkin mereka akan menyerang kita!” terang Yue Yang dengan sabar.

“Tadi Aku benar-benar ketakutan!” beban si wanita cantik terlihat sudah menghilang, bersamaan dengan dia menepuk dadanya, memudahkan ketakutannya pergi. Dia benar-benar ketakutan sampai-sampai dia membutuhkan waktu sebanyak ini untuk menenangkan detak jantungnya. Pembantu dibelakangnya juga mulai bersorak-sorai kegirangan dan lega saat mereka mendengar Yue Yang berkata jika itu bukanlah bandit pegunungan dengan nada yang tegas dan tanpa ragu-ragu. Bencana sudah hilang secara tiba-tiba, semua orang menjadi sangat bahagia.

Di dalam Kerajaan Da Xia, ada banyak gunung dan lembah yang berbahaya. Bandit Black Mountain sudah merubah Gunung Huang Ye menjadi benteng mereka dan menjarah desa-desa di sekitarnya.

Karena kerajaan masih terlalu lemah, beberapa tempat tidak diatur dengan baik. Dengan tambahan dari bantuan luar dan aktifitas mata-mata, beberapa walikota atau penguasa di beberapa tempat bekerja sama dengan bandit. Jadi walaupun Bandit Black Mountain kejam dan Kerajaan mencoba untuk menghancurkan mereka lagi dan lagi, mereka sudah menjadi lebih buas dari tahun ke tahun. Selain kota yang memiliki tembok kota untuk melindungi mereka, desa kecil harus membayar pajak ke bandit agar selamat. Jika mereka tidak melakukannya, tidak aneh jika keseluruhan desa itu akan dibantai. Normalnya, grup bandit yang kejam dan sangat kuat akan sukses mengambil alih beberapa kota skala kecil dan menempatinya sekitar 1-2 bulan. Hanya saat tentara kerajaan datang maka mereka akan melepaskan cengkraman mereka dan lalu kabur.

Kota yang diserang oleh Bandit Black Mountain pasti akan dihancurkan. Praktiknya biasanya adalah membantai semua orang di kota selama satu hari, dan lalu menggunakan mereka untuk hura-hura selama tiga hari selanjutnya.

Penduduk desa dengan wajah jelek akan dieksekusi, sedangkan wanita muda yang cantik akan diperkosa atau dijual sebagai prositusi.

Jadi, semua wanita dari keluarga ternama akan memiliki sebuah Pil Kegadisan. Saat mereka ada di situasi yang tidak ada harapan selamat, untuk melindungi kegadisan mereka, mereka akan mengkonsumsi Pil Kegadisan itu. Mereka lebih memilih mati dengan racun daripada dinodai oleh bandit-bandit itu.

Di dalam kantong kecil yang di bawa si wanita cantik, terdapat juga Pil Kegadisan itu, yang berbentuk kecil dan berwarna zamrud hijau. Yue Yang takut jika dia akan mencoba untuk bunuh diri, jadi dia segera menghilangkan rumor tentang Banding Black Mountain menjarah kota,

Setelah beberapa percobaan Yue Yang untuk menenangkan dia, si wanita cantik akhirnya berhasil menjadi sedikit lebih tenang.

Si wanita cantik membawa si gadis cilik yang sedang menangis untuk tidur dan duduk di dalam kamar Yue Yang sepanjang malam, sampai si pembantu tua, Paman Nan, yang sudah pergi beberapa kali untuk bertanya tentang situasi di luar, membenarkan jika Bandit Black Mountain tidak sedang menjarah kota. Saat hampir fajar, dia akhirnya kembali ke kediamannya sendiri untuk tidur. Setelah ketakutan itu, si wanita cantik tidak dapat tidur nyenyak beberapa hari. Dia bahkan panik saat siang-siang, takut jika Bandit Black Mountain akan melukai mereka.

Walaupun dia tidak mengatakannya keras-keras, Yue Yang dapat melihat dengan satu lirikan. Ibu Ke-empat sudah pernah mengalami pengalaman yang menyebabkan trauma sebelumnya.

Saat Yue Yang melihat wajah si wanita cantik yang selalu khawatir, akhirnya dia mendapatkan sebuah ide.

Keesokan harinya, pembantu tua Paman Nan datang melaporkan dengan gembira, “Madam, tuan muda, ada berita yang menggembirakan! Bandit Black Mountain dari Gunung Black membuat marah seorang Ranker dan dibinasakan hanya dalam satu malam. Keseluruhan bandit itu dihabisi…”

Seperti yang diperkirakan, ketakutan si wanita cantik tidak memerlukan obat untuk disembuhkan. Mukanya yang seputih salju kembali lagi dengan senyuman awalnya.

Pemimpin Kota White Stone tentu saja marah. Tetapi, Rasa marahnya yang terpendam tetap tidak dibicarakan, dan dia tidak bisa menentukan seseorang untuk dijadikan sasaran balas dendam.

Jika Yue Bing masih melatih teknik summoningnya dengan Yue Yang di rumah, dia pasti menemukan jika Thorny Flower milik Yue Yang sudah menjadi Silver Ranked ‘Devil Mask Spitting Thorny Flower’.

Walaupun Bandit Black Mountain tidak memiliki banyak warrior yang hebat, mereka memiliki anggota yang banyak. Setelah Spitting Thorny Flower menelan 100 orang dengan sukses, dia dengan lancar meninggalkan rank Perunggu dan berevolusi menjadi rank Perak. Satu-satunya hal yang membuat Yue Yang tidak puas adalah tidak ada seorangpun Level 3 Hero diantara Bandit Black Mountain. Jika tidak, Thorny Spitting Flower mungkin sudah menjadi seekor Gold Thorny Flower.

Setelah menelan 100 orang, Thorny Flower itu tidak jauh dari rank Emas.

Yue Yang berlatih tiap hari, dan perlahan hari-hari itu kembali ke kedamaian semula.

Tiga hari berlalu. Si wanita cantik membawa si gadis cilik, dengan riang memasuki pekarangan kecil tempat dimana Yue Yang berlatih. Dia melambai-lambaikan surat di tangannya dan berseru,”San-er, Bing-er mengirim surat! Aku sudah khawatir tentang masalah Hutan Merry akan menghalangi surat ini. Aku tidak membayangkan jika kita dapat mendapatkan balasan dari Bing Er sangat cepat!”

Dia dengan menggebu-gebu membuka surat yang berwarna putih itu untuk dibaca.

Tidak seperti yang dibayangkan orang-orang sesaat setelah dia membaca surat itu, senyumnya mendadak menghilang, digantikan dengan kegelisahan.

“Apa yang salah? Apakah sesuatu terjadi pada Adik Ketujuh?” Yue Yang khawatir; mungkinkah Yue Bing mengalami bahaya bahkan saat dia sedang berlatih di lantai pertama Tower Tong Tian? Dia segera menaruh si gadis cilik yang bergerak-gerak di tangannya dan berkata, “Ibu ke-empat, haruskah aku pergi dan membawa Bing Er kembali?”


 

← LLS 37 – Barbarian Cow Shadow LLS 39 – Born to be Smacked Around?→

Leave a Reply