LLS 48 – Chimera Berkepala Tiga

Yak update kedua minggu ini,

Diterjemahkan oleh Akira_94

Disunting oleh Rahvayana & 8seen

Selamat membakar waktumu! 🙂

LLS 48 – Chimera Berkepala Tiga

Ketika Yue Yang berpindah ke Kuil Aries, dia berdiri di sebuah pulau besar yang mengambang di udara.

Di bawahnya adalah jurang tak berujung.

Yue Yang mengambil batu dan melemparkannya ke bawah. Tak terdengar suara dalam waktu yang lama.

Saat dia meninggalkan pilar kristal yang tertutup rune dari tempat teleportasi, tiba-tiba cahaya keemasan muncul dari kaki Yue Yang dan membentuk pelindung berwarna emas pucat.

(EDN : rune = semacam tulisan mantra sihir )

Hui Tai Lang juga tertutupi oleh pelindung, namun berbeda dengan Yue Yang, dia dapat dengan bebas keluar masuk, sementara pelindung bergerak bersama dengan Yue Yang.

“Ini seperti disalin dari game online. Yah, ini hal yang wajar. Lupakan saja, aku ingin melihat bagaimana wujud Chimera berkepala tiga”. Yue Yang tidak akan bertindak seperti seorang ilmuwan, mencoba mencari tahu kekuatan atau hukum macam apa yang berlaku disini. Terlebih lagi, mengesampingkan Tower Tong Tian, tubuhnya sendiri memiliki lebih banyak hal misterius yang tak dapat dijelaskan.

Dia terlalu malas untuk memikirkannya dan men-summon Barbarian Cow Shadow nya, dia menggunakan Barbarian Cow Shadow yang tidak akan pernah mati untuk mengintai area di depan.

Berjalan sejauh hampir seratus meter, dia kemudian melewati serangkaian pintu batu yang berat.

Di belakangnya adalah sebuah kompleks bangunan yang besar.

Sepuluh Battle Golem berpatroli mengelilingi bagian luar bangunan.

Battle Golem ini setinggi tiga meter. Tak diketahui dari logam apa mereka dibuat, dan berkepala domba dengan badan manusia. Mereka sangat agresif terhadap kemunculan Yue Yang dan segera mengepungnya. Di kepala domba terdapat gambar aneh dengan pola rune kuno, dan sepasang mata permata yang menyala merah seperti api. Yue Yang telah bertarung dengan Rock Golem sebelumnya dan dia sudah mengetahui kelemahan mereka. Mereka tidak memiliki jiwa maupun pikiran, hanya tahu bagaimana menyerang orang terdekat. Akan susah untuk melawannya secara langsung, tetapi dengan menggunakan beberapa strategi, dia dapat mempengaruhi pergerakan mereka.

Yue Yang tidak membiarkan Cow Barbarian Shadow nya melawan mereka, tetapi malah menendang bokong Hui Tai Lang untuk menjadikannya umpan dan mengalihkan perhatian Battle Golem.

Pergerakan Battle Golem lambat dan mereka hanya menyerang target terdekat. Jika hanya untuk mengalihkan perhatian mereka, Hui Tai Lang yang gesit dan energik bisa diandalkan untuk melakukannya.

Ketika Hui Tai Lang melihat gerakan lambat Battle Golem berkepala kambing itu, ia merasa bahwa tubuh logam ini mudah untuk dibully dan segera menyongsong ke depan.

Dengan tingkah bermain-main, Hui Tai Lang melompat-lompat di sekitar Battle Golem untuk menarik perhatian mereka.

Bahkan dengan sombongnya sesekali dia mengangkat kakinya dan kencing di kaki besar Battle Golem itu.

“Dasar bodoh, cepat buat mereka menjauh! Jangan buang-buang waktuku!” Yue Yang sangat tidak puas dengan kesombongan Hui Tai Lang. Beast ini menindas yang lemah tapi takut dengan yang kuat. Ketika melewati Lembah Yu Long, Yue Yang membiarkannya menarik perhatian segerombolan cacing. Ia bertingkah seolah-olah dia tidak melihat monster-monster buas seperti Nest Spiders dan Bird Eating Mantises. Sebaliknya, ketika ia melihat kumbang bau atau belatung lemah, ia akan segera menggigit mereka dengan liar. Ia bahkan tidak sungkan-sungkan ketika melihat telur cacing dan segera memakannya. Jika bukan karena Hui Tai Lang memprovokasi segerombol cacing besar, maka melewati Lembah Yu Long akan menjadi lebih mudah.

(TLN: kumbang bau = hewan semacam walang sangit)

Jika Yue Yang tidak membantu mereka diam-diam, maka saat ini Ye Kong dan Li Bersaudara pasti menjadi makan malam cacing-cacing itu.

Ketika Hui Tai Lang mendengar Yue Yang memarahinya, ia sedikit tersadar dan menjauhkan mereka dari Yue Yang.

Masih ada pertempuran yang menunggu Yue Yang saat dia tiba di pintu masuk ke bangunan.

Di pintu masuk raksasa berdiri sekelompok Abyssal Magic Creatures dan Monster berkepala domba.

Mereka adalah organisme hidup. Meskipun tidak pintar, mereka tidak cukup bodoh untuk dialihkan perhatiannya dengan mudah. Mereka memegang tombak besi hitam di tangan mereka sebagai senjata. Sebelum menyerang, mereka juga menggunakan sihir hijau untuk memberikan buff satu sama lain.

(TLN : buff = sihir yang menguatkan)

Jika Hui Tai Lang melawan Abyssal Magic Creatures itu, dia pasti akan kalah.

Tetapi Barbarian Cow Shadow adalah pengecualian. Yue Yang mengirimkan kekuatan Giant Shadow ke Barbarian Cow Shadow dan dia segera berubah menjadi tank berbentuk manusia.

Dia menggunakan tangannya yang besar untuk menyambar, memukul dan menyerang monster berkepala domba itu dengan kejamnya.

Di hadapan Barbarian Cow Shadow setinggi tiga meter, monster berkepala domba setinggi dua meter tampak seperti sekelompok orang cebol. Tombak mereka tidak mempan untuk melukai Barbarian Cow Shadow yang memiliki kulit yang keras dengan daya tahan yang kuat. Barbarian Cow Shadow juga bukanlah makhluh hidup seutuhnya, tetapi hanya setengahnya. Sebagian besar dari tubuhnya berupa bayangan dan tidak bisa merasakan kesakitan seperti beast normal. Serangan monster berkepala domba itu diabaikan oleh Barbarian Cow Shadow. Dia tidak tahu apa itu senjata atau bagaimana menggunakannya. Namun, di bawah perintah Yue Yang, ia menggunakan dua monster berkepala domba sebagai senjata, dan mengayunkannya ke arah monster berkepala domba di sekelilingnya, membasmi sekelompok monter berkepala domba ini.

Peringkatnya saat ini hanya bronze-ranked Level 3.

Meskipun setingkat dengan monster berkepala domba, namun kekuatannya melampaui mereka, dan jauh melampaui kekuatan standar dari bronze-ranked Level 3.

Yue Yang berpikir dalam hatinya jika ke depannya peringkat Barbarian Cow Shadow meningkat, mengalami peningkatan di segala bidang, monster berkepala domba ini pasti tidak akan sanggup bertahan dari satu pukulan Barbarian Cow Shadow.

Sayangnya bahkan setelah bertarung untuk waktu yang lama, Yue Yang tidak bisa melihat Barbarian Cow Shadow menggunakan ‘Doom Eyes’nya.

Sepertinya kemungkinan Doom Eyes aktif sangatlah rendah, dan hanya aktif terhadap musuh tertentu.

Monster berkepala domba dan Battle Golem berkepala domba hanyalah untuk mengulur waktu. Setiap warrior yang ingin menantang Dua Belas Kuil Zodiak harus memiliki setidaknya beberapa standar. Hampir setiap penantang setidaknya memiliki kekuatan untuk mengalahkan mereka. Tapi, jika seseorang terlalu lama melawan mereka, setelah pelindung menghilang, penantang tersebut dapat dipastikan akan gagal. Sebelum mendapatkan Silencing Sceptre dan Blindness Rune untuk mengalahkan Chimera berkepala tiga, seorang warrior Level 6 kebawah yang ingin mengalahkan Golden King Beast-ranked Chimera berkepala tiga bagaikan mimpi di siang bolong.

Kekuatan serang monster berkepala domba tidaklah tinggi, tetapi mereka digolongkan sebagai beast bertipe bertahan yang sangat sulit untuk dibunuh.

Tidak hanya itu, kemampuan penyembuhan mereka juga cukup bagus. Bahkan jika mereka dihajar hingga babak belur, mereka akan mampu berdiri beberapa saat kemudian untuk kembali bertarung.

Mata haus darah mereka tampak terhipnotis, bahkan setelah dihajar tanpa ampun oleh Barbarian Cow Shadow, mereka tidak melarikan diri dan tetap bertahan. Ketika Yue Yang menyadari hal ini, dia segera menambah kecepatannya, melewati medan perang, berlari di lorong panjang dan memasuki Kuil Aries yang dijaga oleh Golden King Beast.

Yang membuat kecewa Yue Yang adalah bahwa Kuil Aries ini benar-benar berbeda dengan kuil batu di Saint Seiya. Tempat ini tidak sesuai dengan namanya.

Kuil Aries di depan matanya bukanlah kuil sama sekali, tetapi sebuah arena yang sangat besar.

Ruang dalam arena lebih besar berkali-kali lipat daripada lapangan sepak bola. Di tengahnya, terdapat beast raksasa berwarna emas pucat tidur di lantai dengan malasnya.

Tubuhnya besar seperti bukit. Di punggungnya bahkan terdapat sepasang sayap  berwarna merah daging. Yue Yang tidak bisa membayangkan bagaimana ia menggunakan sayap tipis itu untuk terbang. Beast ini sedang berbaring malas di arena, tertidur pulas. Yue Yang bisa melihat dengan jelas tiga kepalanya. Kepala di sebelah kiri adalah kepala naga yang menakutkan, tidak seperti naga dari timur. Sebaliknya, seperti kepala naga raksasa dari barat, dengan gigi tajam dan lidah merah, serta racun yang menetes keluar dari mulutnya.

(TLN : timur = asia, barat = eropa)

Kepala di tengah adalah kepala singa besar. Surainya terbuat dari api yang berkecamuk. Ketika bernapas melalui mulutnya, ia akan mengeluarkan bola api.

Di sebelah kanan, adalah kepala domba berwarna putih.

Kepala domba ini tidak tampak mengancam sama sekali, dan terlihat seolah-olah aura kesucian keluar darinya.

Di bawah leher domba putih tergantung sebuah lonceng emas kecil. Tiga kepalanya sangat berbeda dan tampak sangat aneh. Namun, jika seseorang memerhatikannya seksama, ia akan menemukan hal yang tak bisa dijelaskan. Saat Yue Yang memandang beast besar yang memancarkan kilauan emas pucat, alisnya mengerut. Chimera berkepala tiga yang tidur dengan pulas memberinya semacam tekanan yang sulit untuk diungkapkan dengan kata-kata.

Tidak dapat dipungkiri, jika beast ini sangat kuat.

Namun, Yue Yang percaya bahwa kepala yang paling kuat dari tiga kepala itu bukanlah kepala naga yang meneteskan racun, atau kepala singa yang mengeluarkan bola api, melainkan kepala domba putih yang tampak tidak berbahaya…

Level 6 Golden King Beast, meskipun tidak sebesar Raja Iblis Ha Xin, namun masih memberikan tekanan besar kepada Yue Yang. Hui Tai Lang yang berhasil mengalahkan Battle Golem memasuki arena dan kehilangan kesombongannya tak lama kemudian. Ketika melihat tubuh Chimera berkepala tiga yang sebesar bukit, seluruh tubuhnya gemetar dan menunduk di balik Yue Yang ketakutan.  

Hanya ketika Yue Yang menendangnya, baru Hui Tai Lang berpura-pura ingin mempertaruhkan hidupnya. Berdiri di samping Yue Yang, tapi menolak untuk bergerak maju.

Seperti yang diperkirakan, bronze-ranked level 3 Ironback Demonic Wolf hanya bisa melihat pertempuran ini dari pinggir arena.

Pertempuran ini …  

Bagaimana Yue Yang akan bertarung?

loading…

← LLS 47 – Thief Kecil, Lakukan yang Terbaik LLS 49 – Menerka Teka-Teki?→

Leave a Reply