LLS 49 – Menerka Teka-Teki?

Selagi belum sibuk-sibuk banget,

Diterjemahkan oleh Akira_94

Disunting oleh Rahvayana & 8seen

Selamat membakar waktumu! 🙂

LLS 49 – Menerka Teka-Teki?

Dengan tubuh yang sebesar bukit dan tentunya tak perlu menyebut kemampuannya untuk menyemburkan api dan racun. Aura yang dia pancarkan saja sudah sulit untuk ditahan.

Berdasarkan Master Kota Luo Hua, wanita yang berpakaian sutra, pertama-tama Yue Yang harus mendapatkan Silencing Sceptre dari ruangan sebelah kiri, kemudian ke ruang sebelah kanan untuk mendapatkan Blindness Rune, Silencing Sceptre dan Blindness Rune akan mengekang kepala naga serta kepala kambing, kemudian melawan kepala bagian tengah Chimera, ‘Red Burning Lion Head’. Meskipun kepala tengah adalah yang terbesar, paling menakutkan dan sekujur kulitnya tertutup api, sesungguhnya kepala tengah ialah yang paling lemah. Dan bisa dibilang kelemahan yang paling besar dari Chimera berkepala tiga.

Barbaric Cow Shadow yang dibawah kendali Yue Yang dengan cepat menyingkirkan Monsters berkepala domba yang masih mengikuti mereka.

Seperti yang mereka duga, ketika Barbaric Cow berlari menuju pintu masuk, Monsters berkepala domba berhenti.

Mereka mengembek dengan suara yang pelan dan berkumpul di dalam lorong, tidak berani untuk maju. Jelas mereka merasa takut dengan kehadiran Chimera berkepala tiga.

Yue Yang merasa bahwa waktunya hampir habis. Dia berlari secepat angin di sepanjang sisi lorong bagian kiri ruangan. Dia mencari pintu masuk ke ruang samping, tanpa diduga Chimera berkepala tiga tiba-tiba terbangun. Enam mata besarnya terbuka dan ketika melihat sang penyusup, Yue Yang, ia meraung marah. Raungannya meledak-ledak menggemparkan tanah. Semua Monster berkepala domba yang berada di lorong begitu ketakutan hingga mereka langsung melarikan diri.

Tubuh besar Chimera berkepala tiga berdiri tegak, tampak seperti bukit besar bergerak yang terbuat dari daging.

Kepala naga beracun membuka mulutnya, setelah mengeluarkan raungan menakutkan, ia menyemburkan racun dari mulutnya, dan racun itu tersebar di tanah.

Yue Yang menendang Hui Tai Lang menjauh sejauh sepuluh meter, dan memerintahkan Barbaric Cow untuk mundur secepatnya. Dia merasa langit semakin gelap, kemudian cairan hijau yang sangat banyak terbang mengarah kepadanya … Untungnya, Yue Yang masih memiliki Shield of Absolute Defense, jika tidak, dia akan dibuat basah kuyup oleh racun.

Ketika cairan hijau menyentuh lantai batu, asap hijau pun muncul.

Di bawah asap hijau, batu hitam yang padat itu meleleh oleh asam yang berwarna hijau hingga membuat suara mendesis, seperti gula dilarutkan di dalam air panas.

“Ya Tuhan!” Yue Yang terkejut.

Tidak mengherankan jika beast normal akan terbunuh dalam hitungan detik ketika bertemu Golden King Beast. Itu terlihat sangat wajar. Racun dari Chimera berkepala tiga seratus kali lebih mematikan daripada racun Thorny Flower. Mungkinkah Chimera berkepala tiga memiliki hubungan dengan Yi Xing? Tapi, hanya darah Yi Xing yang bersifat korosif, air liurnya tidak mengandung racun. Seperti yang diharapkan, ia memang pantas untuk disebut Level 6 Golden King Beast, ia memang sangat menakutkan … Jika beast normal seperti Bronze Barbaric Cow terkena racun itu, walaupun tidak mati, ia akan lumpuh.

(EDN : Yi Xing = Menurut TL English, yang dimaksud author mengarah ke “Xenomorph” (semacam ras alien yang terkenal mematikan, googling sendiri ye))

Sedangkan bagi Hui Tai Lang, jika ia melawan Chimera berkepala tiga, itu hanya akan menjadi seperti menyajikan makanan di atas piring perak untuknya.

Jika bukan karena ia mendengarkan informasi yang diberikan oleh wanita berjubah sutra ketika dia pertama kali masuk dan mendapatkan Silencing Sceptre terlebih dahulu sebelum berhadapan dengan racun ini, melawan Chimera berkepala tiga akan sama saja dengan bunuh diri.

Ye Kong, si pria jangkung itu, mungkin saja telah tertutupi oleh air liur dari Chimera berkepala tiga jika ia menantang Kuil Aries.

“Hong!”

Kepala singa mengeluarkan bola api yang meledak di kaki Yue Yang. Jika bukan karena pelindung, tubuh kecil Yue Yang mungkin akan langsung terhempas karenanya. Yue Yang berkeringat dingin. Tidak hanya dapat meludahkan asam, ia juga dapat mengeluarkan bola api, dia tidak bisa menerima hal tak wajar seperti ini.

Untungnya, kepala domba, kepala paling kanan, sangat tenang tak ada respon.

Ketika Yue Yang berlari, dia berpikir jahat bahwa jika dia bisa menangkap Chimera berkepala tiga untuk tampil di sirkus, keuntungan dari biaya tiket masuknya pasti sangat bagus.

Sebenarnya, Chimera berkepala tiga tidak peduli dengan Yue Yang si pengecut yang tak tahu malu ini. Sebagai Raja beast, asalkan wilayahnya tidak diserang, ia akan diam saja. Sedangkan untuk serangga kecil yang berdengung di sekitarnya ia tidak begitu peduli. Dalam matanya, semua penantang adalah serangga kecil yang selalu membuat gerakan aneh, mengeluarkan pedang yang seperti tusuk gigi, mengeluarkan beast yang seperti tikus, terlalu menganggap tinggi kekuatan mereka sendiri dan menyerang chimera … Ketika ia melihat Yue Yang menghilang, ia menguap lebar dan berbaring dengan nyaman lagi melanjutkan mimpi indahnya.

Lorong sebelah kiri memiliki panjang sekitar seratus meter dan dalam keadaan gelap gulita. Jika bukan karena Yue Yang sebelumnya telah memasuki ruang hitam dengan Ratu Fei Wen Li dan menandatangani ‘Soul Blood Contract’, memperoleh kemampuan Ratu Fei Wen Li, night vision, dia pasti sudah berjalan tanpa arah sekarang.

Ruangan ini sebesar lapangan basket, dan beberapa lusin manusia berkepala domba berada di dalamnya.

Manusia berkepala domba ini berbeda dengan yang ada di luar. Begitu melihat Yue Yang masuk, mereka langsung berubah. Dengan menggunakan mantra yang aneh, mereka berubah menjadi takin. Tanduk mereka yang tajam dan melengkung lebih menakutkan daripada tombak yang kavaleri gunakan. Ketika kepala mereka merunduk, mereka akan berlari menuju pendatang.

(EDN : https://en.wikipedia.org/wiki/Takin, kavaleri = pasukan berkuda)

“Hui Tai Lang, tunjukkan bokongmu, biarkan mereka mengincarnya …”

Yue Yang tidak peduli dengan bagaimana perasaan Hui Tai Lang setelah mendengar kata-katanya, dia tidak ada waktu untuk mengurusi hal itu.

Melihat takin berlari mendekat, dia memerintahkan Barbaric Cow untuk melompat setinggi mungkin ke udara, kemudian menggunakan semua kekuatannya untuk menghentakkan kakinya ke tanah dan menyerang semua takin di belakang Hui Tai Lang. Hampir dalam sekejap, Yue Yang telah memutuskan pola serangan terbaik. Baru sekarang Yue Yang sadar bahwa dia sangat berbakat dalam pertempuran, tapi yang dia sesalkan adalah bahwa dia tidak bisa turun langasung dalam pertempuran. Jika tidak, dia bisa menggunakan strategi yang lebih baik.

Semua takin mengarahkan tanduk spiral mereka ke Hui Tai Lang dan berlari ke arahnya secepat angin. Hui Tai Lang sangat ketakutan hingga hampir terkena serangan jantung. Ia tidak berani menunjukkan bokongnya ke takin-takin itu. Ia berbalik arah dan kabur, berharap ia dapat menumbuhkan 4 kaki lagi agar dapat berlari lebih cepat.

Barbaric Cow melompat tinggi ke udara. Tubuh raksasanya jatuh ke takin-takin itu seolah-olah ia adalah gunung.

Tendangan sapi raksasa, dengan kekuatan seperti petir yang menhancurkan tanah, mendarat di lantai dengan keras. Dengan tambahan Giant Shadow, ia mengeluarkan teknik khusus ‘Trample’ dengan kekuatan seratus kali lebih kuat.

“Hong!”

Batu hitam yang diinjak hancur dan retakan berbentuk sarang laba-laba terbentuk di atasnya. Lantai dan seluruh aula bergetar hebat.

Saat gelombang kejut menghilang, kekuatannya membuat Yue Yang yang menonton dari jauh menganga kagum.

Kekuatan yang mengerikan.

Takin-takin yang berada di bawah kaki Barbaric Cow telah rata dengan tanah.

Bangkai takin yang telah terinjak-injak tidak bisa dibedakan. Beberapa langsung menjadi pasta daging, sedangkan takin lain yang terletak lebih jauh dari pusat injakan terlempar beberapa meter oleh gelombang kejut dan tidak mampu untuk bangun. Takin lain yang bahkan lebih jauh terhenti oleh gelombang kejut dan tak dapat bergerak karena pusing. Barbaric Cow mengikuti instruksi Yue Yang dan tidak melanjutkan pembantaian, namun berlari untuk menyelamatkan Hui Tai Lang yang sedang berusaha menyelamatkan diri … Meskipun mereka berdua sama-sama beast Bronze-ranked Level 3, kekuatan Barbaric Cow dan Hui Tai Lang berada pada tingkatan yang berbeda. Tidak hanya itu, Hui Tai Lang juga menjadi salah satu beast yang berkualitas tinggi dengan penilaian bintang enam. Jika ia dirubah menjadi  Beast Level 3 Bronze-ranked biasa, bahkan mungkin ia tidak berhak menjadi pembawa sepatu di depan Barbaric Cow.  

Beberapa takin yang masih mengejar Hui Tai Lang hampir mampu menusuk bokong Hui Tai Lang, tetapi mereka diratakan oleh Barbaric Cow.

Ketika bahaya yang mengarah ke bokongnya telah hilang, Hui Tai Lang menyerang takin lagi.

Ia menerkam ke takin terdekat dan menggigit tenggorokannya. Mata haus darahnya seperti berkata: Yang aku gigit bukanlah tenggorokan, tapi kesepian.

Takin lain berusaha bangkit dan merundukkan kepalanya untuk berlari ke arah Hui Tai Lang. Hui Tai Lang dengan gesit melompat dan menebas takin dengan cakarnya.

Pertama, ia menghancurkan salah satu mata takin, kemudian, dengan menggunakan bantuan gaya gravitasi, ia menerkam ke seekor takin yang lebih besar. Mulut serigalanya terbuka, menunjukkan deretan giginya yang tajam, dengan ganas mengigit tenggorokan takin … Hui Tai Lang bertarung dengan puluhan dukun berkepala domba yang berubah menjadi takin tentu saja adalah hal yang tidak mungkin, tapi ia masih cukup kuat untuk melawan 3 takin sekaligus. Lagi pula, ia adalah variasi Ironback Demonic Wolf yang menyerap demonic qi dari Raja Iblis Ha Xin dan berbeda dari Level 3 Bronze-ranked Beast biasa.

Yue Yang tidak ada waktu memikirkan bagaimana pertempuran berlangsung, dalam hatinya dia hanya menginginkan Silencing Scepter.

Awalnya dia mengira bahwa Silencing Scepter akan berada di tengah ruangan, atau dalam peti harta karun, tetapi saat dia membukanya …

Itu hanyalah perkiraan saja.

Silencing Scepter melayang tinggi di dinding aula. Bukan hanya itu, tidak hanya satu Silencing Scepter yang keluar, tetapi tiga. Tentu saja, hanya satu dari tiga Silencing Scepter itu yang asli walaupun ketiga benda tersebut terlihat identik. Jika seseorang salah mengambil, hal itu akan memicu perangkap mekanik, dan nyawa seseorang akan mati hanya dengan begitu saja.

Bagaimana dia akan menemukan yang asli?

Pada dinding di setiap sisi dari Silencing Scepter, terdapat satu set karakter yang terukir jelas yang bisa digunakan sebagai petunjuk untuk penantang.

Ketika Yue Yang melihatnya, dia hampir menghantamkan kepalanya ke lantai … Bukankah sesuatu seperti ini adalah kopian dari game lain? Harus bermain teka-teki dengan mempertaruhkan hidupnya, dia sangat memprotes para dewa yang tidak bermoral dari perusahaan yang telah menciptakan Tower Tong Tian – Surga.


← LLS 48 – Chimera Berkepala Tiga LLS 50 – Silencing Sceptre→

Leave a Reply