LLS 50 – Silencing Sceptre

Update pertama minggu ini, berhubung kami sudah merilis 50 chapter dari Long Live Summons dan mendekati satu tahun website ini berdiri, kami ,memutuskan untuk membuka donasi, donasi ini akan kami gunakan untuk biaya operasional website belum berupa sponsor chapter,

Update pertama minggu ini, berhubung kami sudah merilis 50 chapter dari Long Live Summons dan mendekati satu tahun website ini berdiri, kami ,memutuskan untuk membuka donasi, donasi ini akan kami gunakan untuk biaya operasional website belum berupa sponsor chapter,

Diterjemahkan oleh Akira_94

Disunting oleh 8seen

Selamat membakar waktumu! 🙂

LLS 50 – Silencing Sceptre

Di dinding ruangan, terdapat 3 Silencing Scepter tergantung berdampingan, dipisahkan dengan sebaris tulisan.

Tiga baris tulisan ini adalah petunjuk untuk menjawab teka-teki. Yue Yang harus menjawab dengan benar, jika tidak dia akan mengaktifkan perangkap yang dapat membunuhnya.

Menyadari jika batas waktu Shield of Absolute Defense hampir habis, dalam hatinya muncul kegelisahan. Namun, ini adalah hukum di Tower Tong Tian. Setiap orang diuji dengan cara seperti ini; tidak ada jalan lain. Tentu, mereka bisa menyerah untuk mendapatkan Silencing Scepter dan kembali melawan Chimera berkepala tiga. Tapi itu hanya akan menambah masalah.

“Bukankah ini hanya permainan teka-teki? Aku sudah lama memainkannya. Jangan panggil aku ‘Pangeran Teka-Teki’ jika aku tidak dapat menjawabnya?” Yue Yang menghibur dirinya sendiri.

Dia melihat kalimat paling kiri dan membaca: Aku adalah pemukul lalat, sebuah pemukul lalat. Kapanpun aku melihat lalat terbang, aku memukulnya sampai mati. ”

Pemukul lalat?

(TL note: Haaa…??)

Mungkinkah pemukul lalat ini dapat menepuk Chimera berkepala tiga hingga mati?

Yue Yang mulai berkeringat dingin. Dia merasa jika lebih mungkin kalau Chimera berkepala tiga dapat menepuknya sampai mati.

Kalimat tengah berisi: “Aku seorang pemimpin yang hebat. Dimanapun tempat yang aku datangi menjadi ruangan sepi. Aku satu-satunya orang yang berbicara, tak ada yang berani mengobrol di depanku. Tanpa izinku, tak ada yang bisa berbicara.” setelah membacanya, Yue Yang mengutuk dalam hati. Apakah mungkin seorang pemimpin akan datang ke tempat seperti ini? Seperti yang diduga, pemimpin ini sombong.

Kalimat sebelah kanan adalah kebalikan dari dua kalimat sebelumnya. Tidak terdapat kesombongan malah seperti membawa kepahitan dan perasaan yang tersembunyi. Terasa seperti ratapan dari seorang wanita yang telah menjanda selama bertahun-tahun: “Hatiku ingin memberitahumu, mataku ingin memberitahumu, seluruh tubuhku ingin memberitahumu, tetapi engkau hanya tidak mengerti.”

“Bibi Qiong Yao, aku tidak menyangka anda akan mempunyai penggemar dari programmer dewa yang merancang permainan di Tower Tong Tian.” Yue Yang merasa sangat kagum.

Dia hanya bisa memilih salah satu. Yang mana yang harus dia pilih?

Yue Yang mengerutkan alisnya. Dia merasa bahwa semua pilihan memiliki kemungkinan kecil menjadi jawaban yang benar, tetapi juga bukan jawaban yang benar. Mana yang seharusnya dia pilih?

Pemukul lalat? Pemimpin? Atau janda?

(TL Note: janda lebih menggoda ( ͡° ͜ʖ ͡°))

Waktu terus berjalan, detik menjadi menit. Ini bukanlah hal yang mudah. Bahkan jika dia mendapatkan Silencing Scepter, apabila batas waktu Shield of Absolute Defense telah habis, dia tidak akan memiliki pertahanan dan situasi akan bertambah buruk. Yue Yang bersiap untuk memilih secara acak, seperti pemukul lalat yang sangat agresif. Mungkin, itu akan berubah menjadi Silencing Scepter yang asli.

Yue Yang hampir melompat dan mengambil pemukul lalat.

Hanya saja, dia melihat Hui Tai Lang tiba-tiba diseruduk oleh kambing-antelop, membuatnya terbang mundur hingga menabrak dinding dengan keras.

Yue Yang tidak sengaja melihat sekilas. Dia tiba-tiba menyadari bahwa ada empat tuas pengendali perangkap mekanisme yang berada di sekitar dinding.  

Ini aneh.

Dia dengan cepat berlari menuju tuas kontrol di timur. Kata ‘Kayu’ terukir di tuas itu, dan di selatan adalah ‘Api’. Yue Yang melihat tuas di timur, yang memiliki ukiran ‘Tanah’. Di utara memiliki ukiran ‘Air’. Di antara lima unsur, unsur yang hilang adalah ‘Logam’. Hal ini membuat hatinya bingung; Dimanakah tuas ‘Logam’ berada ?

Tidak ada tuas panjang lainnya di langit-langit.

Pada saat itu, Yue Yang tiba-tiba baru sadar. Dia benar-benar bodoh.

Dia dengan cepat berlari ke pintu masuk ruangan samping dan berhenti di depan dua patung Rakasa berkepala domba. Terdapat tombak di setiap tangan patung penjaga.

Kata-kata yang terukir di tombak kiri: “Aku seorang yang bisu …”

Terukir di sebelah kanan “Aku adalah Logam”.

Yue Yang mengambil tombak di sebelah kanan dan berteriak, “Akhirnya!”

Di waktu yang sama, Shield of Absolute Defense mulai berkedip. Mengabaikan yang lain, Yue Yang mengambil tombak biasa dan berlari keluar. Waktunya terbatas. Dia hanya punya dua pilihan; pertama adalah untuk segera keluar ketika Shield of Absolute Defense masih ada; kedua adalah untuk melawan Chimera berkepala tiga.

Yue Yang mengertakkan gigi dan berlari ke pintu keluar. Tidak, dia tidak bisa pergi.

Jika dia pergi, sama saja kalah bertarung, dan dia tidak akan mendapatkan apa-apa.

Jika dia tetap tinggal untuk melawan chimera, Shield of Absolute Defense akan menghilang. Namun, dia akhirnya bisa mendapatkan Silencing Scepter… bagaimanapun juga, dia setidaknya mendapatkan benda berharga. Bagaimana mungkin dia tidak mencobanya?

Yue Yang sekarang sangat mengerti dengan kepanikan yang Ultraman hadapi. Di luar, Ultraman kelihatannya menghabiskan waktunya bermain dengan gadis-gadis, membahas cinta, dan melawan beberapa monster kecil. Namun, dia hanya bisa paling lama tiga menit sebelum menggunakan semua kekuatannya dan kehilangan kekuatan dalam tubuhnya. Ini membuatnya merasa meratapi dirinya, dan dia biasanya menyembunyikan diri, tidak berani menghadapi orang lain. Dia melakukan hal ini dalam waktu yang sangat lama. Jika Ultraman bisa bertahan selama 3 jam, kenapa harus takut pada monster kecil? Dia akan bisa tidur lebih cepat, bukan, pergi bertarung, dan meledakkan semua bokong monster kecil sebelum membunuh mereka.

(TL Note: iya juga. Cuman 3 menit setelah ada suara ting tong ting tong baru bisa full power (▀̿Ĺ̯▀̿ ̿)).

Sama halnya jika Shield of Absolute Defense nya bisa bertahan selama 10 jam bukan 10 menit, maka Yue Yang tidak perlu terburu-buru mengumpulkan Silencing Scepter dan Blindness Rune. Selain itu, dia bisa menikmati secangkir teh, makan, dan bahkan tidur siang sebelum melawan Chimera berkepala tiga dengan santai.

(TL Note: enak banget kau Yue Yang)

Masalahnya adalah Shield of Absolute Defense hanya bisa bertahan satu menit lagi.

Yue Yang tertekan hingga dia hampir mencengkram kepalanya karena frustrasi.

Mengapa dia tidak dapat bertarung setelah perisai menghilang? Ketika dia berlari keluar dan memasuki ruangan di sebelah kanan, perisainya sudah menghilang. Yue Yang kemudian menyeringai; bahkan tanpa pelindung ini, dia akan ikut bertarung. Namun, dia tidak mengetahui bahwa setelah mengangkat tangannya, tubuhnya terasa seolah-olah disegel oleh kekuatan tak terlihat … .kekuatannya tidak berkurang tetapi tidak bisa digunakan, sehingga dia tidak dapat menyerang. Yue Yang ingin menggunakan tinjunya untuk bertarung, tapi dia sadar bahwa dia tidak bisa mengerakkan tangannya sama sekali. Seolah-olah tangan yang tak terlihat menarik lengannya.

Hukum menyatakan bahwa di Star’s Domain, di dalam Kuil Aries , setiap warrior yang telah kehilangan Shield of Absolute Defense hanya bisa menggunakan kekuatan mereka sendiri untuk melindungi diri, dan tidak dapat menyerang.

Hanya beast yang bisa menyerang dan berpartisipasi dalam pertempuran ….

“Jika aku mati, ya mati.” Yue Yang tidak peduli dan pergi mencari Rune Blindness karena Silencing Scepter mirip tombak di tangannya juga memiliki batas waktu.

Yue Yang terbang ke atas kemudian menancapkan tombak ke tanah.

Seketika itu juga tombak tersebut memancarkan cahaya putih, dan dalam sekejap mata, seluruh arena terlihat terang seolah-olah siang hari.

Akhirnya, cahaya itu tersebar ke seluruh arah membentuk lingkaran gelombang kejut.

Kepala naga Chimera berkepala tiga membuka mulutnya, tetapi tidak mampu mengeluarkan asam hijau. Asam hijau terkumpul di mulutnya, tumpah ke tanah, tapi tidak mampu untuk disemprotkan ke arah Yue Yang. Kepala naga mengguncang bolak-balik. Seolah-olah sesuatu telah mengikat mulutnya dan kepala naga itu berusaha membebaskan diri dari sesuatu itu. Namun begitu ia tetap gagal.

Yue Yang dalam hati sangat senang. tombak ini memang Silencing Scepter yang asli.

Cahaya putih spiral dipancarkan ke seluruh arah satu gelombang demi satu gelombang oleh Silencing Scepter… .Yue Yang bisa merasa bahwa batas waktunya hanya 10 menit. Dengan kata lain, jika dia tidak dapat mengalahkan Chimera berkepala tiga dalam waktu 10 menit, dia akan dalam bahaya. Hui Tai Lang sudah lama keluar, tapi tidak berani untuk menyerang Chimera. Sebaliknya, ia bersembunyi di suatu tempat di kejauhan, menggeram pelan pada Chimera sepanjang waktu.

Barbaric Cow menyerang tanpa rasa takut.

Kepala besar singa api yang berada di tengah mengeluarkan bola api. Namun, Barbaric Cow tidak tahu bagaimana untuk menghindar. Sebaliknya, ia tetap menyerang. Dia melompat tinggi ke udara, tangannya mengepal, kemudian menghantam keras tulang hidung kepala singa api.

Kepala singa api mengerang dalam kemarahan dan kesakitan.

Bantuan Giant Shadow yang melipatgandakan kekuatan seratus kali telah hilang karena batas waktu. Jika tidak, kepala singa api akan mengalami cedera lebih parah setelah menerima serangan dari Barbaric Cow.

Kepala naga sudah tidak mampu mengeluarkan asam hijau lagi. Ia segera berbalik untuk mencoba menggigit Barbaric Cow. Namun, dia tidak menyadari jika Yue Yang menunggu tindakan itu, menunggu dia mengganti targetnya.

Little Wen Li mengerti apa yang dimaksud Yue Yang, dan di tengah-tengah cahaya terang dan bau yang semerbak, dia terbang keluar bagaikan pelangi.

Dua tangannya membawa pedang es ganda yang ia digunakan untuk menebas leher panjang kepala naga dan membuat luka yang dangkal. Namun, udara dingin di sekitar pedang menyebar, membuat arena penuh dengan salju. Tertutup oleh es beku, gerakan kepala naga menjadi lamban dan serangan gigitannya juga berkurang. Sebelum bisa menggigit Barbaric Cow, seluruh kepalanya telah membeku menjadi patung es.

Pedang es ganda ini memiliki kekuatan yang menakutkan. Bahkan Demon King Ha Xin tidak mampu mencegah lengannya membeku dan melambat selambat siput, apalagi level 6 gold-ranked Chimera berkepala tiga.

Yue Yang sangat bersemangat karena melihat serangan Little Wen Li.

Seperti yang diharapkan, dia memang pantas disebut loli diamond-ranked, ia benar-benar menakjubkan. Meskipun ia masih dalam tahap larva dan hanya level 1, ia mampu untuk membekukan kepala naga Level 6 gold-ranked Chimera berkepala tiga dalam sekali serang. Ia bahkan lebih berguna daripada Silencing Scepter. Jika Yue Yang mengetahui hal ini sebelumnya, dia tidak akan repot-repot mencari Silencing Scepter. Dengan waktu itu, lebih baik mencari Blindness Rune di ruangan sebelah kanan.

Yue Yang melihat kepala domba di sebelah kanan, meskipun itu belum mencoba untuk menyerang.

Namun, Yue Yang punya perasaan bahwa kepala domba yang tanpa niatan menyerang itu adalah yang paling kuat dan menakutkan … Tanpa Blindness Rune untuk mengontrol kepala domba itu, bagaimana pertempuran ini akan berakhir?


 

← LLS 49 – Menerka Teka-Teki? LLS 51 – Lonceng Emas→

Leave a Reply