LLS 51 – Lonceng Emas

Selagi kesibukan belum menghampiri,

Diterjemahkan oleh Akira_94

Disunting oleh 8seen & Rahvayana

Selamat membakar waktumu! 🙂

LLS 51 – Lonceng Emas

Barbaric Cow yang sangat berani, mulai menyerang kepala singa api menggunakan lengan, kepala, bahu, dan lutut untuk memukulnya.

Yue Yang menggunakan sebagian dari kesadarannya untuk terhubung dengan Barbaric Cow, membuat gerakan serangnya menjadi lebih mulus. Serangan bertubi-tubi menghujani kepala singa api membuat kepala singa api kesulitan. Sayangnya, Barbaric Cow tidak bisa bersinkronisasi dengan pikiran Yue Yang untuk menggunakan taktik bertarung. Saat ini, ia tidak memiliki tambahan kekuatan sebesar seratus kalilipat dari Giant Shadow, itu menyebabkan kekuatan serangnya terbatasi.

Tidak hanya itu, bahkan jika kekuatan aslinya jauh melampaui Level 3 Bronze-ranked, dibandingkan dengan Level 6 Gold-ranked King Beast, tentu dia masih kalah jauh.

Saat kepala singa api menggigit untuk menyerang balik, tubuh Barbaric Cow terluka parah.

Apa yang membuat Yue Yang ‘sakit kepala’ adalah Barbaric Cow yang tidak dapat merasakan sakit dan tidak tahu cara menghindar. Dia akan berjuang hingga akhir yang pahit. Tak lama, ia telah banyak tergigit hingga luka besar dapat terlihat di tubuhnya.

Tidak setetes pun darah menetes keluar.

Saat ini, dia masih merupakan entititas setengah-makhluk hidup dan sedikit berbeda dari beast normal.

Selama energi bayangan tidak habis, bahkan jika tubuh yang terbuat dari Barbaric Cow benar-benar hancur, ia masih mampu bertarung tanpa henti. Yue Yang juga tahu bahwa Barbaric Cow yang telah kehilangan kekuatan tambahan dari Giant Shadow, hingga tidak memiliki kekuatan yang cukup untuk melawan kepala singa api. Tapi, masih ada kesempatan bagi Barbaric Cow untuk menggunakan ‘Doom’s Eyes’ yang akan bisa mengubah situasi.

Doom’s Eyes mungkin dapat langsung membunuh kepala singa api ini.

“Hui Tai Lang, dasar pengecut. Jika kau tak ingin makan malam kali ini paha serigala panggang, gigit pantat Chimera sekarang dan gunakan cakarmu untuk mencakar-cakar pantatnya. ” Yue Yang sangat marah ketika melihat Hui Tai Lang tidak bergerak sama sekali. Ia benar-benar hanya menonton dari sisi arena?

“Awoo!” Saat Hui Tai Lang melihat Yue Yang marah. Ia dengan cepat melompat ke depan dan menggunakan semua kekuatannya untuk menggigit cakar depan Chimera yang lebih tebal daripada gajah.

Namun hal itu benar-benar tidak berguna, tetapi dia mencoba untuk terlihat seolah-olah membantu.

Meskipun Yue Yang marah, dia tidak bisa menendangnya sekarang. Pikirannya berfokus untuk mengendalikan Barbaric Cow berjuang menghindari serangan mematikan dari kepala singa api. Jika Barbaric Cow bertarung tanpa dia kendalikan, ia hanya akan tergigit menjadi potongan daging dalam waktu tiga menit.

Setelah Little Wen Li membekukan kepala naga, dia tidak bergerak untuk membantu pertempuran, namun metutup matanya dan diam-diam mengumpulkan energi spiritual … Yue Yang memperkirakan bahwa ia sedang mempersiapkan grimoirenya atau serangan terkuatnya.

Yue Yang tidak ingin menganggunya dan membiarkannya bermeditasi dengan tenang.

Iblis ular Little Wen Li ini terus mengejutkannya.

Siapa yang tahu tindakan mengejutkan macam apa yang akan ia lakukan di masa depan?

Di dalam hatinya Yue Yang merasa senang, dan dia tidak menyadari jika keadaan genting akan segera datang lebih cepat dari wind wolf, lebih licik daripada rubah. Sebuah bayangan hitam panjang mendekat dengan tenang, ketika Yue Yang akhirnya sadar bayangan hitam panjang ini sudah mulai menyelubungi Little Wen Li dengan kecepatan cepat.

“Apa ?!”

Di dalam hatinya, Yue Yang panik. Dia seharusnya bisa mengangkat tangannya dan mengeluarkan dinding [Innate] Invisible Sword Qi untuk menghadang bayangan itu.

Tapi, dia lupa bahwa dia tidak bisa menyerang dan tidak bisa membantu Little Wen Li tepat waktu dan sebaliknya dia terlambat untuk bertindak.

Di saat yang genting ini, tubuh Hui Tai Lang terlihat, keluar dari lokasi yang tersembunyi dan berada di depan Little Wen Li untuk menghadang bayangan itu. Serigala yang yang awalnya adalah tukang bully dan seekor pengecut tanpa basa basi menerkam bayangan hitam misterius itu. bahkan sebelum dia bisa menggigit musuhnya sekalipun, bayangan hitam membuka mulutnya dan menelan Hui Tai Lang ke dalam perutnya.

“Ya Tuhan, Hui Tai Lang mati …”

Yue Yang akhirnya menyadari bahwa itu sebenarnya adalah ular raksasa …

Sebenarnya Chimera berkepala tiga tidak hanya memiliki tiga kepala saja tetapi juga ekor berupa ular raksasa berkali-kali lipat lebih besar daripada ular terbesar di bumi. Seorang pria dewasa mungkin tidak akan mampu untuk melingkarkan kedua tangannya di badan ular itu. Hui Tai Lang bahkan terlalu kecil untuk terjepit di antara giginya.

Yue Yang tidak mampu berbuat apa-apa dan hanya bisa memerintahkan Barbaric Cow yang penuh luka untuk menyerang dan berharap dapat memperlambat ular raksasa ini.

Jika Little Wen Li memotongnya, ada kemungkinan untuk menyelamatkan Hui Tai Lang yang baru saja ditelan.

Barbaric Cow menyerang tetapi reaksi ular raksasa lebih cepat. Tubuh ular bergerak cepat melilit Barbaric Cow erat-erat, membuat tubuhnya menderit.

Jika beast normal yang mengalami itu, lilitan seperti itu mungkin sudah membunuhnya.

Untungnya, Barbaric Cow hanyalah setengah-makhluk hidup. Bahkan jika tubuhnya dililit sampai berubah bentuk, tulangnya patah, ia masih bisa menyerang tanpa peduli apapun. Yue Yang bisa melihat hidung dan mulut Barbaric Cow yang seperti serangan Bronze Barbaric Cow sebelumnya. Sebuah cahaya api muncul, kemudian matanya bersinar merah. Seperti yang diharapkan Yue Yang, serangan itu akhirnya digunakan untuk melawan musuh yang tepat.

Doom’s Eyes akhirnya muncul.

Ular raksasa yang melilit erat tubuh Barbaric Cow ini berteriak kesakitan dan jatuh ke lantai tak berdaya, seluruh tubuhnya kejang terus-menerus .

Yue Yang terkejut. Apa yang sedang terjadi?

Ular ini tidak mati?

Itu hanya seperti terluka parah dan hampir mati, tetapi tidak langsung mati.

Mungkinkah beast kuat yang melampaui kekuatan beast lain dalam beberapa tingkat dapat menahan Doom’s Eyes? Atau itu kemampuan dari Golden King Beast untuk menahan Doom’s Eyes? Yue Yang lebih terkejut bahwa setelah ular ekor raksasa jatuh ke tanah dengan luka parah, selain kepala naga yang masih membeku, dua kepala lainnya benar-benar tidak menampakan reaksi kesakitan. Seolah-olah mereka tidak terpengaruh sama sekali. Kepala domba putih terus menatap Yue Yang dengan mata yang tenang, membuat Yue Yang merasa tidak nyaman. Ada sesuatu yang janggal, kepala domba putih ini terlalu tenang.

Di sisi lain, kepala singa api mengaum dan menggeram ke Barbaric Cow.

Meskipun ular besar dari Chimera berkepala tiga terluka, kepala lainnya tidak terpengaruh sama sekali. Apakah jiwa mereka berbeda-beda, tiap kepala memiliki jiwa masing-masing?

Yue Yang sama sekali tidak memahami hal ini.

Saat ini, Diamond Grimoire telah dikeluarkan oleh Little Wen Li menggunakan jarinya yang bergemerlap emas.

Dalam cahaya emas, monster dengan kepala penuh ular, memiliki tubuh manusia dengan ekor ular disummon. Ia memegang busur perak dan anak panah emas. Ketika muncul, anah panah seketika dilepaskan ke mata kiri kepala singa api. Kepala singa api menjerit kesakitan dan segera menyerang balik.

Ular di kepala monster bergerak dan menunjukkan wajah di baliknya …

Kepala singa api berubah membatu dalam sekejap sampai ke leher, benar-benar menjadi patung batu. Bahkan panah emas di matanya juga membatu.

Stone Element Medusa. Wow, dia sangat kuat.” Yue Yang sangat senang. Little  Wen Li memiliki empat guardian beast, dan salah satunya adalah Stone Element Medusa. Little Wen Li belum pernah menyummon sebelumnya, dan Yue Yang berpikir bahwa energi spiritual Little Wen Li saat ini kurang dan tidak dapat menyummonnya. Yue Yang tidak menyangka bahwa ia akan memiliki energi spiritual yang cukup untuk menyummon salah satu dari mereka. Bahkan Stone Element Medusa cukup untuk mengejutkan seluruh arena … Kepala singa api yang telah bertahan dari semua serangan gila Barbaric Cow tanpa masalah seketika membatu ketika Stone Element Medusa keluar.

Stone Element Medusa kemudian mengarahkan panahnya ke kepala domba putih, bersiap untuk melepaskan anak panah kedua.

Tapi, Little Wen Li mengerang ringan, tubuhnya tidak dapat bertahan lebih lama lagi.

Ketika Yue Yang bergegas memeluknya, Stone Element Medusa tidak mampu untuk melepaskan anak panah kedua tepat waktu dan tubuhnya berubah menjadi aliran cahaya dan kembali ke Diamond Grimoire … Little Wen Li masih dalam tahap larva. Menyummon beast kuat seperti Stone Element Medusa masih terlalu berat untuknya.

Melihat wajah Yue Yang penuh kecemasan, Little Wen Li membuka matanya yang besar yang tampaknya berbicara. Bahkan tanpa berkata apa-apa, senyum manis muncul di wajah mungilnya.

Dia merayap turun dari lengan Yue Yang dan menuju ular raksasa yang tergeletak di tanah. Dia mengayunkan pedang es ganda dan memotong tubuh ular itu.

Barbaric Cow butuh waktu lama sebelum akhirnya menemukan Hui Tai Lang yang sekarat dan tertutupi asam.

“Whew, kau tidak mati. Aku tahu serigala seperti kecoa ini tidak akan mudah mati.” Melihat Hui Tai Lang selamat, Yue Yang seolah-olah tidak bahagia tapi sebenarnya dalam hatinya dia sangat bahagia. Meskipun Hui Tai Lang adalah sampah yang membuli yang lemah, takut dengan yang kuat, dan takut mati, ia sangat patuh dan selalu mengikuti perintahnya. Wataknya juga cukup bagus. Tidak peduli berapa banyak ia ditendang, ia mempertahankan citra bawahan yang setia. Sebagai beast tanpa kontrak, mampu melakukan semua ini adalah hal yang bagus. Jika ia adalah beast lain dan tanpa kontrak, ia mungkin akan melarikan diri ketika melihat Golden King Beast seperti Chimera berkepala tiga ini. Namun, Hui Tai Lang masih bisa maju dan merisikokan hidupnya untuk menyelamatkan Little Wen Li. Hal ini membuat Yue Yang melihatnya dengan sudut yang berbeda.

“Mbeek, mbeek mbeek” Kepala domba putih tiba-tiba berteriak.

“…”

Ada yang salah, Yue Yang merasakan firasat bahaya dari kepala domba putih. Melihat kepala domba putih mulai bergerak, dia dengan cepat mengangkat Little Wen Li.

Barbaric Cow yang terluka parah menaruh Hui Tai Lang yang sekarat di punggungnya dan mengikuti Yue Yang.

Dari mulut kepala domba putih, seberkas cahaya putih lembut mengalir keluar dan disemprotkan ke ekor ular yang terpotong menjadi dua. Saat Yue Yang menatap tercengang, ekor ular yang terputus dengan cepat tumbuh kepala baru, dan menjadi ular berkepala dua. Saat cahaya putih menyebar, kepala singa api yang membatu dan kepala naga yang membeku kembali seperti semula. Luka yang disebabkan oleh Little Wen Li dan Barbaric Cow telah sembuh dengan cepat.

Yue Yang tampak tak berdaya. Seseorang tidak bisa bermain seperti ini.

Setelah semua kesulitan melawan Chimera berkepala tiga, satu aliran cahaya putih memulihkan semuanya. Monster abnormal seperti ini siapa yang bisa mengalahkannya?

Saat Yue Yang mengutuk pencipta Tower Tong Tian, perusahaan game – Surga, karena gila dan tidak adil. Ketika bersiap untuk mengutuk dengan keras, Chimera berkepala tiga tiba-tiba membuka sayapnya yang besar yang terlihat menutupi seluruh langit. Dengan satu kibasan, angin kencang tercipta dan dalam sekejap terbang dan menghilang tanpa jejak …

Di aula, hanya ada sebuah kepala ular besar dan item kecil dari emas yang tertinggal. Item emas itu berupa lonceng emas yang awalnya tergantung di leher kepala domba putih.

Apa, apa artinya ini?

Mungkinkah ini adalah perlengkapan yang didapat setelah mengalahkan monster? Tapi BOSS masih hidup. Ada hadiah bahkan jika BOSS tidak dibunuh? Harta karun macam apakah lonceng emas ini?


← LLS 50 – Silencing Sceptre LLS 52 – Peta Harta Karun Tersembunyi→

Leave a Reply