LLS 57 – Mencuri Telur

Ya selagi masih ada waktu luang,

Diterjemahkan oleh Akira_94

Disunting oleh 8seen

Selamat membakar waktumu 🙂

LLS 57 – Mencuri Telur

Ketika koin emas terlempar ke udara, Yue Yang tidak menangkapnya.

Koin itu terjatuh ke lantai dan sisi dengan wajah pendiri Kekaisaran Da Xia, ‘The Great Monarch‘, menghadap ke atas. Ini adalah kepala.

“Ini akan adil jika ini dua dari tiga.” karena bukan ekor, Yue Yang sedikit kesal. Hal itu berarti dia akan menantang monster berkepala sembilan sambil menunggu Yue Bing. Sebaliknya jika dia menunggu sampai Yue Bing datang, tidak mungkin baginya untuk membunuh rakasa berkepala sembilan.

Meskipun dia adalah adiknya dan tidak ada salahnya dia mengetahuinya, jika dia bisa melindungi rahasianya, lebih baik baginya untuk tidak tahu apa-apa. Yue Bing bukanlah tipe orang yang tidak tahu seberapa serius suatu masalah dan bergosip di mana-mana, tapi dia terlalu muda dan hatinya terlalu polos. Jika musuh ingin menipunya, dia pasti akan tertipu… Selain itu, ada banyak pemula di Soaring Dragon Continent dengan berbagai macam keterampilan. Jika ada seseorang yang mampu melihat hati orang lain, Yue Bing tidak memiliki keterampilan Counterfeit dan dia tidak terlalu bisa berbohong. Bagaimana jika seorang yang melihat hatinya adalah Innate Ranker baru, maka keadaan keluarga si wanita cantik akan dalam keadaan berbahaya.

(EDN : wanita cantik = ibu keempat)

Dia melempar koin emas itu sekali lagi. Itu masih kepala.

“Sial, ini tidak dihitung. Yang terakhir dan itu adalah keputusannya.” Yue Yang memutuskan untuk melempar ekor.

Pada percobaan ketiga, koin dilemparkan tinggi ke udara dan setelah terpantul ke tanah secara ajaib jatuh ke dalam lumpur. Koin emas berdiri, kemungkinan hal ini terjadi benar-benar membuat Yue Yang bingung, tapi dia cepat membaliknya sehingga ekor yang menghadap ke atas, kemudian mengangkatnya: “Jadi kehendak Tuhan adalah untuk membunuh monster berkepala sembilan sambil menunggu Yue Bing. Itu bukan masalah, karena ini sesuai dengan kehendak Tuhan, aku akan melakukannya. ”
(TL: Bilang aja pengen ngelawan monster )

Hui Tai Lang sedikit tercengang saat melihat tuannya. Tiba-tiba, ia merasa bahwa ia telah belajar banyak dari tuannya.

Yue Yang menendangnya. “Jika kau takut mati, tinggal saja di sini dan tunggu Yue Bing. Saat aku memanggang monster berkepala sembilan, aku tidak akan membaginya denganmu. ”

Hui Tai Lang buru-buru menunjukkan kesetiaan-nya dengan mengibaskan ekornya ke Yue Yang.

Meskipun dia tidak menunggu Yue Bing, Yue Yang memindahkan lempengan besar batu dan meletakkannya di depan pilar kristal. Di atasnya dia menulis, ‘Yue Bing, tunggu aku kembali’ yang ditulis dalam huruf yang mencolok. Meskipun dia tidak pantas menjadi seorang kakak, dia setidaknya tidak melupakan adiknya. Hanya saja, rasa ingin tahunya terlalu kuat dan dia benar-benar ingin mengetahui lebih banyak tentang monster berkepala sembilan.

Tentu, jika Yue Yang pergi untuk melawan monster berkepala sembilan sekarang, dia hanya dapat bertarung menggunakan Little Wen Li,

Barbaric Cow tidak bisa disummon saat ini dan Giant Shadow perlu diistirahatkan untuk beberapa hari. Level 4 Bronze-ranked Hui Tai Lang tidak terlalu buruk, tapi monster berkepala Sembilan dewasa setidaknya adalah beast bronze-ranked level 7; Perbedaan yang lumayan mencolok.

Selain itu, monster berkepala sembilan tidak takut dikepung … .. berbeda dengan Chimera berkepala tiga di Kuil Aries. Bagaimana Yue Yang harus melawan monster berkepala sembilan hari ini?

“Apakah kau pikir aku tidak memiliki cara melawan monster berkepala sembilan?” Bagi Yue Yang yang tak tahu malu, melawan monster berkepala sembilan di Kolam Demon Blood  sama saja seperti pergi berkelahi dengan sekolah tetangga ketika pelajaran berlangsung . Ini adalah wilayah orang lain. Tidak peduli sehebat apa seseorang, dia akan tetap kalah dengan mudah apabila dikepung dengan banyak orang. Yue Yang tidak akan bertindak bodoh. Dia tidak akan menyerang langsung, tapi tidak berarti dia tidak punya cara lain. Orang-orang memandang Quintet Seeking Gold Mice sebagai sampah yang tidak berguna di pertarungan, tapi di tangan Yue Yang, tikus-tikus ini adalah senjata rahasia yang dapat digunakan untuk berbuat curang.

Kolam Demon Blood berwarna merah sejauh mata memandang.

Udaranya berbau amis samar-samar.

Namun, bukanlah bau darah; Yue Yang berpikir itu mungkin bau badan yang menjijikkan dari monster berkepala sembilan.

Monster berkepala sembilan sudah hidup di Kolam Demon Blood lumayan lama. Baunya sudah meresap keseluruh Kolam. Semua serangga iblis yang tak terhitung jumlahnya dan binatang liar semuanya telah hilang. Satu-satunya yang terlihat adalah sejumlah ular rawa dengan berbagai ukuran yang berkeliaran di rawa-rawa.

“Jadi hewan baik dan cari sarang dari monster berkepala sembilan untukku. Jika tidak ada yang menjaga, curi telurnya. ”

Ketika Yue Yang masih kecil, dia telah membaca manhua tentang dua tikus mencuri telur ayam. Salah satu tikus membawanya sementara yang lain mengalihkan perhatian. Hal ini meninggalkan kesan mendalam untuk dirinya. Sekarang dia menggunakan Quintet Seeking Gold Mice, karena atribut air dan tanah akan memungkinkan mereka untuk bergerak bebas dalam rawa-rawa. Dengan cara seperti ini, Yue Yang telah memutuskan untuk mengirim keduanya untuk mencuri telur monster berkepala sembilan dan memberikannya ke Yue Yang.

Gold Mouse atribut air sangat cepat di rawa, seperti ikan berenang di laut.

Gold Mouse atribut tanah sedikit lebih lambat, tetapi tidak terlalu.

Yue Yang menggunakan kesadarannya untuk mengendalikan mereka; itu menyenangkan seperti bermain mobil RC. Seperti yang diharapkan dari maha karya Ghost Genius Yue Gong; Quintet Seeking Gold Mice sangat terampil dan mudah digunakan. kemampuan mereka sempurna, tahan api dan air, tidak membutuhkan perawatan dan tidak butuh sumber energi, membuatnya seperti kualitas “layanan garansi tiga kali lipat”.

(TL Note : intinya wow banget hehe)

Benar-benar peralatan luar biasa yang diperlukan untuk menjelajah dunia berburu harta karun.

Setelah lebih dari satu jam mencari, dua Quintet Seeking Gold Mice telah selesai menjeljah sekitar â…” dari Demon`s Blood Pond dan menemukan 6 monster berkepala sembilan. Dua dari mereka masih muda hanya memiliki 3 kepala. Dua lainnya hampir dewasa  dan memiliki 6 kepala. Sisanya adalah jantan dan betina yang sedang tidur di sarang besar. Mereka tidak bereaksi sama sekali dengan Quintet Seeking Gold Mice yang mendekat. Karena mereka hanya tikus yang tidak memiliki kemampuan tempur dan lemah, bahkan jika monster berkepala sembilan memang melihat tikus-tikus itu, mereka akan berpikir bahwa tikus itu adalah beberapa batu yang bergerak … ..Jika monster berkepala sembilan secerdas manusia, mereka mungkin berpikir bagaimana mungkin dua ‘batu’ bisa bergerak.

Tapi monster berkepala sembilan belum berevolusi hingga dapat berpikir cerdas seperti itu. Selain itu, Quintet Seeking Gold Mice sangat ringan, senyap dan tidak menarik perhatian.  

Seperti yang diduga, terdapat telur di sarang.

Namun, telur monster berkepala sembilan sangatlah besar, sehingga Quintet Seeking Gold Mice kecil benar-benar tidak mungkin membawa mereka pergi.

“Jangan berpikir bahwa aku tak berdaya. Di dunia ini, ada hal yang bernama jaring.” Yue Yang membuat jaring sederhana dan kasar dengan menenun alang-alang hitam yang tumbuh subur di rawa. Meskipun jaring kasar ini tampak jelek, menahan sebuah batu besar tidak akan menjadi masalah. Jaring ini pasti cukup kuat.

Hui Tai Lang melihat jaring kasar yang Yue Yang beri nama ‘China Unicom‘ dengan rasa ingin tahu. Ia merasa bahwa sekarang saatnya untuk menunjukkan kemampuannya.
(TL Note:. China Unicom, adalah operator komunikasi milik negara di Cina)

Yue Yang menendangnya. ‘China Unicom’ ini bukan untuk menangkap ikan, tetapi untuk mencuri telur. Telur monster berkepala sembilan memiliki peringkat emas. Saat menetas, ia akan menjadi anak monster peringkat emas dan bisa dijual untuk ribuan koin emas di pelelangan. Coba pikirkan apa yang bisa kau beli dengan semua uang itu? Untuk orang seperti Yue Yang yang gila akan uang, dia merasa bahwa dengan ‘China Unicom’ ini, dia tidak akan lagi kekurangan uang.

Tentu saja, hanya mengandalkan dua Quintet Seeking Gold Mice untuk membawa ‘China Unicom’ mencuri telur monster berkepala sembilan yang dilindungi sangatlah tidak mungkin.

Dia harus menarik perhatian dua monster berkepala Sembilan agar keluar dari sarang.

Sudah waktunya untuk menggunakan Hui Tai Lang sebagai umpan daging.

Hui Tai Lang tidak punya masalah di tanah kering, tapi masuk ke air berlumpur untuk mengalihkan perhatian monster berkepala sembilan membuat kakinya  sedikit lemah.

“Kau beast yang tak berguna, kau harus lihat dari sisi positifnya. Pikirkan jika kita berhasil mencuri telur monster berkepala sembilan, maka kita akan memiliki anak emas. Itu berarti kita akan mendapatkan koin emas yang menyilaukan, juga berarti berton-ton tulang besar. Apa kau paham? Selain itu, kau tidak perlu khawatir tentang monster berkepala sembilan? Dalam sekejap aku akan membunuh mereka semua satu per satu dan membuat barbeque dari daging mereka. Berhenti ketakutan dan segera pergi. Jika tidak, aku akan membuat barbeque dari kakimu sebagai gantinya.” Yue Yang menendang Hui Tai Lang ke dalam rawa-rawa.  

Hui Tai Lang bahkan belum berenang sejauh 100 meter ke Kolam Demon Blood  sebelum ia menarik perhatian dua monster berkepala sembilan yang hampir dewasa. Ini sangat membuat takut Hui Tai Lang hingga ia buru-buru mulai berenang kembali ke pinggiran, berusaha menyelamatkan hidupnya.

Untungnya, monster berkepala sembilan tampaknya tidak tertarik dengan daging serigala dan tidak mengejarnya.

Yue Yang terbakar amarah. Dia mengancam Hui Tai Lang jika ia berani berenang kembali lagi, dia akan mengikat dan mengeringkannya menjadi dendeng … .Hui Tai Lang ketakutan setengah mati dan segera kembali merangkak ke rawa. Sekali lagi ia mulai menggonggong terus-menerus dan gonggongannya menggema ke sekitar Demon Blood Pond. Kali ini, semua monster berkepala sembilan terjaga. Hui Tai Lang tidak berani berenang kembali dan malah melarikan diri menuju arah sebaliknya. Untungnya, ada beberapa tempat yang lumayan kering dan  memungkinkan dia untuk berlari tidak stabil.

Jika tidak, monster berkepala sembilan akan dapat mengerjarnya sedari tadi dan ia akan dimakan dalam sekali lahap.

Quintet Seeking Gold Mice mendeteksi bahwa tidak semua dari monster berkepala sembilan telah keluar untuk mengejar Hui Tai Lang. Yang terbesar, monster berkepala sembilan betina tetap tinggal untuk menjaga sarang, tidak meninggalkan sarang.  

Yue Yang tidak mau si loli kecil, Little Wen Li, untuk berjalan melalui rawa.

Dia mengertakkan gigi, menanggalkan pakaiannya, dan melewati rawa-rawa atas kemauannya sendiri.

Jika ini terjadi sebelum dia menyeberangi dimensi, 100 Yue Yang tidak akan pernah cukup untuk mengisi sela di giginya. Namun, dia sekarang adalah seorang Innate Ranker yang mempelajari Mysterious Three Styles. Meskipun dia tidak mampu menggunakan Water Walk dan tidak bisa berjalan di atas air tanpa menggunakannya, dia masih bisa berpijak di beberapa potongan lumpur dan berjalan dengan cukup lancar, terasa seperti ‘kaki besi yang melayang di atas lumpur’. Awalnya itu adalah Sword Art milik Heavenly Sword Goddess  yang indah dan tak tertandingi, tetapi ketika Yue Yang yang menggunakannya, terlihat banyak kekurangan.

Kemunculannya membuat monster berkepala sembilan betina sangat gelisah. sembilan lehernya muncul dari dalam rawa dan dengan liar menari-nari sembari meludahkan asam hitam dari mulutnya ke arah yang akan Yue Yang tuju.

Asam hitam ditembakkan seperti peluru, membuat Yue Yang berada di situasi sulit. Dia sangatlah terkejut, dia segera mulai mundur.

Tanpa diduga, segera setelah Yue Yang lari, monster berkepala sembilan betina kembali menjaga sarangnya. Ia tidak ingin mengejarnya. Yue Yang dalam hati mengutuk hal itu dan mulai berlari kembali sambil berteriak keras-keras untuk menarik perhatiannya. Dia bertekad untuk memprovokasi monster itu sampai akhir.

Demi mencuri telur, Yue Yang dan Hui Tai Lang, budak dan tuan, bergantian mencoba menarik perhatian monster berkepala sembilan.

Di dalam Kolam Demon Blood, dua Quintet Seeking Gold Mice menggunakan jaring jelek, ‘China Unicom’, untuk menyeret telur besar keluar dan mulai berenang kembali dengan sangat lambat. jika kecepatan mereka seperti ini,kemungkinan dua jam lagi baru mereka akan bisa kembali ke pinggiran.

“Ya Tuhan, ingin mendapatkan sedikit uang saja membutuhkan usaha keras.” Yue Yang berlari mengelilingi rawa, hampir pingsan karena kelelahan.

Namun, bahkan sekarang, dia tidak mau menyerah dengan telur yang akan dia curi. Dia menggertakkan giginya dan bertahan.

Ini adalah cara mereka agar bisa mendapatkan telur monster berkepala sembilan!


 

← LLS 56 – Refining, Heart of Oak LLS 58 – Two-headed Demon Wolf?→

Leave a Reply