LLS 69 – Pertanyaannya Sebenarnya Sangatlah Sederhana

Masih sempet update harian nih xD,

Diterjemahkan oleh 8seen

Disunting oleh 8seen

Selamat membakar waktumu! 🙂


LLS 69 – Pertanyaannya Sebenarnya Sangatlah Sederhana

Xiao Wen Li mengedipkan matanya yang besar secara menggemaskan tapi tidak mengatakan hal lainnya.

Yue Yang berpikir bahwa itu karena dia masih terlalu kecil, jadi dia belum belajar bagaimana cara berbicara.

Situasi yang Yue Yang hadapi saat ini sama seperti dia sedang berdiri di depan ruangan yang harta karun yang terkunci tanpa memiliki kunci untuk masuk. Dia agak sulit tuk menerima perasaan di hatinya. Bahkan di mimpinya yang terliar, dia belum pernah membayangkan bahwa situasi seperti itu akan berubah seperti ini untuknya. Dia sangat gembira; dia tidak bisa percaya bahwa kejadian ajaib itu telah terjadi. Itulah kenapa sampai sekarang, dia masih berenang di lautan kebahagiaan, tidak dapat bangun dari mimpi indahnya…

“Di Grimoire Celestial ada barang yang bagus, kan?” Yue Yang bertanya, mencoba mencari tahu. Xiao  Wen Li mengangguk dengan penuh semangat.

“Apakah disana ada mbak-mbak peri?” Yue Yang bertanya lagi, dan si loli kecil menggelengkan kepalanya secara menggemaskan.

“Apa kamu tahu apa yang sebenarnya ada di dalam? Gambar bentuknya untukku, dan biarkan aku melihat apakah kamu pandai menggambar. Jika kamu menggambar hal itu dengan bagus, aku akan menraktirmu ke toko permen Tang Yuan!” Yue Yang berakal licik lagi, tapi si loli kecil tidak dapat mengerti kata-katanya. Itu akan sangat aneh jika dia tau bagaimana cara tuk menggambar. Tapi Xiao Wen Li mengeluarkan Dual Icicle Blades miliknya dan memulai menggambar acak-acakan di lantai. Yue Yang tiduran di lantai dan meneliti gambaran acak-acakan itu untuk waktu yang sangat lama, tapi dia tidak dapat paham sama sekali. Satu-satunya yang dia yakini bahwa di sana pasti ada Guardian Spirit Beast baru di dalam Celestial Grimoire. Tapi itu seharusnya bukan si Dewi Pedang.

Lupakan itu, meskipun dia masih belum bisa membuka Grimoire Celestial sekarang, itu bukan berarti dia tidak akan bisa membukanya di masa depan.

Selama dia rajin berlatih, dia seharusnya bisa membuka grimoire itu saat kondisi-kondisinya telah terpenuhi.

Yue Yang tetap belum bisa memahami mengapa Grimoire Perak ini menurun levelnya menjadi Grimoire Perunggu dan tiba-tiba naik levelnya menjadi Grimoire Celestial tanpa sebab. Tentu saja, dia terlalu malas membuang tenaga untuk memikirkannya. Ada banyak hal aneh di dunia ini yang bahkan tidak bisa dihitung, dan Grimoire Celestial ini adalah salah satu diantaranya.

Tiba-tiba sesuatu terlintas di pikirannya dan dia menanyakan, “Diatas perunggu,perak,emas,platina dan diamond, apakah ada yang lebih tinggi lagi dari Grimoire Celestial? Apakah Grimoire milik Ratu Wen Li juga merupakan Grimoire Celestial?”

Menjawab pertanyaan Yue Yang, Xiao Wen Li menganggukkan kepalanya, dengan imut dan menggemaskan; tetapi masih belum jelas dia menjawab pertanyaan pertama atau pertanyaan kedua.

Yue Yang ingi menanyakan lebih banyak pertanyaan lagi, tetapi tiba-tiba, Yue Bing, yang sedari tadi dia gendong di punggungnya, terganggu dalam tidurnya, seolah-olah dia hampir bangun.

Yue Yang segera menyimpan Grimoire Celestial nya. Xiao Wen Li tidak masuk ke dalam Grimoire Celestial, tetapi berubah menjadi bola cahaya merah, seperti biasa, dan masuk ke dalam tubuh Yue Yang untuk beristirahat. Walaupun, dia telah memindahkan rumahnya, sepertinya dia tetap masih menyukai tinggal di dalam tubuh Yue Yang. Selagi dia menaruh tubuh Yue Bing, Yue Bing sedikit mengigau, seperti dia tidak ingin berpisah dengan Yue Yang bahkan di dalam mimpinya.

Dia tidak bangun. Tubuhnya hanya bergerak sedikit, tetapi dia segera terdiam kembali bersamaan dengan dia bernafas dengan pelan dan melanjutkan tidurnya.

Yue Yang mencoba memanggil namanya beberapa kali, tetapi melihat Yue Bing masih belum bangun juga. dia menghentikannya. Dia hanya mencoba menyapu beberapa helai rambut di kening Yue Bing.

Sedangkan bagi Ye Kong, dia hanya seperti seekor kecoak yang bahkan tidak mati saat dipukuli; Dia terbangun ketika Yue Yang sedang memunguti sisa-sisa perangnya… Dia merangkak dengan penuh rasa sakit ke arah Si Gendut Hai dan menjulurkan tangannya ke jubahnya dengan serakah untuk mengambil BATU PENYEMBUHAN. Dia lalu memecahkannya dengan seluruh kekuatan dan membiarkan bola cahaya putih yang memiliki kekuatan untuk menyembuhkan untuk menyelimuti dirinya. Si Gendut Hai, dan Li bersaudara. Walaupun mereka berempat mengalami luka yang parah, mereka memiliki ketahanan hidup sama seperti kecoak. Setiap mereka diberikan perawatan, luka mereka akan segera membaik. Mereka mulai bangun satu persatu.

Si Gendut Hai dan yang lainnya bangun bergantian dan melamun melihat sekitar di sebuah dimensi aneh yang sedang mereka tempati, Medan Pertempuran Kematian.

Melihat mereka terlihat sangat kebingungan ada di tempat ini, Yue Yang hanya bisa berdahem. Baginya sepertinya orang-orang itu pasti akan kebingungan, bahkan jika mereka mati dan kembali lagi sebagai hantu.

Disebabkan oleh kebingungan tanpa otak mereka, mereka tidak akan merasakan sedikitpun tertipu jika mereka diberitahu jika mereka mati di Abyss. Si Gendut Hai sedang mengelus-ngelus bagian belakang kepalanya, bergumam pada dirinya sendiri. “Dimana kita? Bukankah kita sudah kembali ke Guild Warrior? Aku yakin baru saja meminum bir dengan kalian semua.. Aku ingat Ye Kong, si monyet kurus itu, bahkan telah mengambil paha ayamku.. Apakah itu mimpi? Berkaitan dengan itu, Aku memiliki sedikit ingatan jika tadi ada seseorang yang menyerangku dengan keras di bagian belakang kepalaku.. Apa yang sebenarnya terjadi sekarang?”

“Selamat. Karena penampilan hebatmu, kamu baru saja dianugrahi hadiah untuk juara pertama dari Penghargaan Otak Tercecer Tahunan.” Yue Yang menyelamati dia.

“Ini, bukankah ini Jendral Iblis? Eh? Bagaimana ceritanya Hui Tai Lang berubah menjadi seperti itu?” Ye Kong sangat terkejut dan heran ketika dia melihat Hui Tai Lang, yang berubah menjadi seekor Two-headed Demon Wolf dan Jendral Iblis, yang berubah menjadi pecahan-pecahan butiran batu.  Melihat pemandangan di depannya, kepalanya menjadi makin campur aduk. Saat dia masih belum bisa membayangkan apa yang sebenarnya terjadi, akhirnya dia bertanya pada Yue Yang. “Apa yang sebenarnya terjadi?”

“Uhh,itu…”

Saat ini, adalah waktu bagi Yue Yang untuk mengada-ngada sekali lagi.

Melihat wajah ingin tahu keempat orang itu yang sedang menunggu jawaban, Yue Yang menjelaskan dengan nada yang serius dan bijaksana. “Kita datang ke Medan Pertempuran Kematin ini saat Jendral Iblis melemparkan Gulungan Teleportasi kepada kita. Kalian semua dikalahkan oleh serangan diam-diam. dan jatuh ketanah tanpa sedikitpun rasa persaudaraan denganku, meninggalkanku sendirian melawan Jendral Iblis yang menakutkan dan jahat. Kalian tahu jika aku adalah penganut setia Ideologi Cinta Damai, jadi bertarung dn membunuh bukanlah jalan hidupku. Jadi. Aku memutuskan untuk melakukan pertandingan literatur dengan Jendral Iblis. Dia akan memberikan pertanyaan untuk menguji ku, dan Aku juga memberikan padanya. Pada akhirnya saat kami melanjutkan pertarungan, dia tiba-tiba menggila dan membuka telapak tangannya, hanya untuk memukul dirinya tepat di dahinya sendiri. Dia melakukan bunuh diri dan mati. Mengenai bagaimana dia berubah menjadi pecahan batu, Aku juga masih mencoba untuk mencari jawabannya.”

Perkataannya membuat Ye Kong dan Li Bersaudara jatuh ke tanah, hampir pingsan.

Mereka pernah melihat tukang bohong, selama mereka hidup, mereka belum pernah melojat pembohong buruk seperti dirinya.

Hanya bocah 6 tahun ke bawah yang akan memercayai kata-katanya.

Tidak seperti yang lainnya, Si Gendut Hai benar-benar mempercayai perkataannya. Menepuk-nepuk dada berlemaknya yang bergoyang-goyang, dia berteriak dengan penuh semangat, “Pertanyaan macam apa yang kamu berikan? Apakah itu benar-benar sesulit itu? Datanglah dan katakan itu dengan cepat! Denganku, Pangeran Pemecah Persoalan disini, tidak akan ada pertanyaan yang sulit di dunia ini.”

Mendengar ini, Ye Kong tiba-tiba memiliki hasrat untuk menancapkan belatinya ke dada Si Gendut Hai, membuat dia berdarah.

Mereka sudah pernah melihat banyak orang yang mudah tertipu, tetapi mereka belum pernah melihat orang yang mudah tertipu seperti ini sebelumnya.

Setiap kemampuan yang dimiliki Si Gendut Hai ini hampir mendekati nol. Jika dia bertarung dengan seekor moneyet, mereka percaya jika monyet itu akan merasa lebih kuat dan digdaya. Dia benar-benar seorang idiot, jika tidak mana mungkin dia akan percaya dengan omong kosong seperti itu? Dia bahkan sangat tulus mempercayai itu… Tuhan, bagaimana cara orang ini tetap bertahan hidup hingga hari ini? Bukankah seharusnya dia sudah terbunuh karena keidiotannya sejak dulu kala?

“Pertanyaannya sebenarnya sangatlah sederhana.” Yue Yang menunjukan sebuah senyuman yang lambat. “Aku memberitahu Jendral Iblis, A adalah sebuah angka, B, C dan D juga angka dengan nilai yang berbeda. Jika ABC+CDC=ABCD, maka berapa itu ABCD?”

“Uhh..” Mendengar ini, mulut Si Gendut Hai menganga lebar, cukup lebar untuk memasukkan sapi ke dalamnya.

Ye Kong dan Li Bersauda juga membatu.

Tidak heran Jendral Iblis tidak bisa menerima pertanyaan seperti itu dan melakukan bunuh diri dalam kegilaan.

Si Gendut Hai tertegun untuk beberapa saat, sebelum mukanya menjadi merah dan dia berkata,”Itu tidaklah sulit, tetapi komputasinya sedikit rumit, dan membutuhkan beberapa waktu. Berikan aku sebuah masalah yang sedikit lebih sederhana.”

Yue Yang mengangguk, dan berkata dengan sebuah senyuman yang cemerlang, “Baiklah, Aku akan memberikanmu sebuah masalah yang berkaitan dengan Spirit beast. Ini sangatlah sederhana. Ada 18 spirit beast tipe-serangga, terdiri dari laba-laba, capung dan jangkrik. Totalnya, mereka memiliki 108 kaki dan 20 pasang sayap. Berapa jumlah dari masing-masing laba-laba, capung dan jangkrik yang ada?”

“Ah..” Si Gendut Hai langsung pingsan.

Sementara itu, Ye Kong dan Li bersaudara menemukan diri mereka sendiri sedang melihat capung dan jangkrik yang tak terhitung jumlahnya bertebangan di sekitar mereka, dan laba-laba merayap di tubuh mereka, menyemprotkan jaring-jaring…

Hanya setelah waktu yang cukup lama terlewati baru mereka menyadari jika itu semua hanyalah halusinasi. Saat mereka melihat kembali ke arah Yue Yang, senyumnya bahkan lebih mengerikan daripada iblis jahat. Itu sangatlah tidak tertahankan hingga mereka bercucuran keringat. Untungnya Jendral Iblis dengan cepat melakukan bunuh diri, jika tidak, jika dia terus-terusan menghitung, dia mungkin akan mati dengan lebih menyedihkan. Menggunakan masalah sesulit itu untuk bertarung, itu sama saja dengan membully tingkat kepintaran dari Klan Iblis.

Sebenarnya jenius tidak normal macam apa kamu yang disebut Tuan Muda Ketiga dari Klan Yue yang tidak bisa apa-apa.

Otak macam apa yang dia punyai hingga dapat memikirkan permasalahan semengerikan itu?

Tentu saja, ini tidak ada hubungannya dengan menjadi seorang jenius. Kenyataannya adalah Yue Yang cukup dekat dengan Baidu sebelum dia berpindah dimensi, dan akibatnya dia sedikit mengetahui beberapa masalah matematika yang sulit. Di tambah lagi, permasalahan semacam ini adalah mainan anak kecil jika dibandingkan dengan masalah matematika yang benar-benar sulit. Bahkan jika seseorang hanya memiliki hubungan normal dengan Baidu, selama dia pernah membaca novel kehidupan sehari-hari, bagaimana mungkin mereka belum pernah menemukan masalah dengan tipe seperti itu ketika membaca?

“Kita, kita harus bergegas dan kembali.” Ye Kong mengusap keringatnya.

Sampai di Guild Warrior, grup itu menemukan jika Mistress Kota Luo Hua menunggu mereka dengan snow fox berekor tiga nya. Saat dia melihat Yue Yang dan kelompoknya kembali tanpa ada yang kurang, dia tersenyum.

Yue Yang terkejut, wanita itu juga kembali?

Kenapa wanita itu menunggunya di sini?


 

 

← LLS 68 – The Celestial Grimoire LLS 70 – Memahami Sambil Pura-Pura Bingung→

Leave a Reply