LLS 87 – Aku Akan Berada di Tengah-Tengah!

Akira94: Muahahahaha~… uhuk uhuk uhuk hehehe

kembalinya semangat yang pudar diterpa liburan.

no cingcong lagi … enjoy!

Diterjemahkan oleh Akira_94
Disunting oleh 8seen
Selamat membakar waktumu!:)


LLS 87 – Aku Akan Berada di Tengah-Tengah!

“Kemari, kita bicarakan strategi pertarungan…” Luo Hua City Mistress adalah seorang yang demokratis, jadi dia terbuka dengan pendapat orang lain. Sayang sekali dia tidak mengetahui jika Yue Yang hanya tertarik untuk membahas tentang “tehnik” di tempat tidur. Sedangkan untuk strategi pertempuran, Yue Yang sama sekali tidak mengerti satu pun.

Terlebih lagi, dia bertanya kepada seorang otaku yang tidak pernah bertarung di medan perang sebelumnya, seseorang yang sama sekali tidak pernah memimpin tentara sebelumnya, untuk mendiskusikan strategi pertempuran.

Bukankah itu lebih berbahaya daripada tidak menggunakan strategi sama sekali.

“Sebenarnya, aku telah membaca buku Seni Perang milik Sun Tzu sebelumnya, Bukankah strategi terbaik untuk mengalahkan musuh adalah tanpa bertarung? Namun, sepertinya bukan pilihan saat ini. Aku juga telah membaca taktik gerilya Tentara Merah, sangat sekali, kita juga tidak bisa menggunakan taktik gerilya disini. Kita tidak bisa menggunakan ranjau darat atau parit … ” Yue Yang berpikir lagi. Di antara tiga puluh enam stratagem, manakah yang paling sesuai untuk digunakan di sini? Bahkan setelah berpikir lama akan menggunakan cara seperti ‘mengepung Wèi untuk menyelamatkan Zhào’, ‘menipu langit untuk menyeberangi samudra’, ‘membunuh dengan pedang yang dipinjam’, atau ‘memikat harimau dari sarang gunungnya’, itu semua tidak dapat digunakan sekarang ini. Sedangkan untuk ‘strategi benteng kosong’, ‘melukai diri sendiri untuk menipu musuh’ dan ‘perangkap cantik’, Yue Yang ragu bahwa itu akan berguna melawan Bloody Queen. Setelah merenung sejenak, Yue Yang merasa bahwa tipu muslihat terakhir dari Tiga Puluh Enam Stratagem, “Jika semuanya gagal, mundur”, adalah stragegi terbaik mereka.


(TL: http://pages.ucsd.edu/~dkjordan/chin/Suentzyy/Suentzyy03.html, https://en.wikipedia.org/wiki/The_Art_of_War,

https://en.wikipedia.org/wiki/ Chinese_Workers% 27_and_Peasants% 27_Red_Army,

https://en.wikipedia.org/wiki/Thirty-Six_Stratagems)

Yue Yang telah bertarung melawan level 7 perunggu Bone Dragon sebelumnya. Tengkoraknya sangat keras dan dia tidak akan mampu menembusnya tanpa Innate Invisible Sword Qi.

Sekarang ada monster bronze-ranked level 7 lainnya, Blade Massacring Demoness. Dia berniat untuk tidak mengganggu monster ini. Bahkan terdapat bronze ranked ghostclaw rainbow-winged banshee level 6 yang membantu dari udara. Bukanlah masalah jika hanya dua monster, tapi masih ada Gold-ranked Bloody Queen Level 5.

Makhluk senacam gold-ranked beast? Yue Yang sudah bisa membayangkannya dari pertarungannya dengan chimera berkepala tiga di Kuil Aries.

Terlebih lagi, Bloody Queen ini juga adalah seekor Gold King Beast.

Selemah apapun dia, ia masih seorang ratu.

Luo Hua City Mistress City terus memotivasi Yue Yang di perjalanan, memberinya saran untuk berpikir lebih banyak tentang memiliki gold-ranked beast untuk dipamerkan kepada orang lain, sehingga dia tidak akan menyerah sebelum mendapatkannya. Mereka berdua melewati pegunungan dan sungai, berjalan lebih dari dua jam, sebelum akhirnya tiba di dekat wilayah Bloody Queen, Gunung Terbang.

Gunung Terbang adalah nama untuk sebuah pulau yang mengambang di langit.

Pulau ini tidak ada di Kontinen Soaring Dragon, hanya ada di setiap lantai Tower Tong Tian. Setidaknya ada di setiap lantai, bahkan dari tempat seperti dinding yang mengelilingi Labirin Batu Hitam yang terletak di Domain Bintang, kalian bisa melihat ada batu yang menghalangi pemandangan langit, mengambang di udara. Tentu saja, itu disebut batu apung. Jika sebuah pulau langit cukup besar dan tampak seperti gunung, maka akan disebut ‘Gunung Terbang’.

Meski begitu, sebuah pulau dengan nama Gunung Terbang di langit bukanlah pulau langit yang sangat besar. Pulau itu termasuk jenis pulau langit yang lebih kecil. Legenda mengatakan, sebuah kota bisa dibangun di atas sebuah pulau langit yang besar, bahkan mungkin untuk kerajaan.

Contohnya, Kota Air Terjun milik Luo Hua City Mistress, dibangun di atas pulau langit.

Di bawah Gunung Terbang, ada dua tebing tinggi yang terhubung satu sama lain. Terdapat juga banyak batu apung yang membentuk tangga spiral.

Di puncak gunung yang hampir menyentuh di awan, terdapat sebuah paviliun yang indah. Tidak diketahui berapa tahun yang dibutuhkan oleh ibu dari Bloody Queen untuk membangun paviliun semacam itu, yang secara tak terduga terlihat mirip dengan arsitektur manusia.

(TL note: paviliun => cek eyang google hehehe)

“Jika kita bisa mendapatkan tempat ini, membangun vila dan membuat orang-orang datang berlibur, sepertinya bisnis yang menguntungkan bisa dimulai,” Yue Yang mulai berimajinasi. Bukankah Avatar hanya menciptakan beberapa pulau langit dengan bantuan teknologi, mencari beberapa aktor untuk memakai kostum, syuting film dan tiba-tiba menjadi terkenal di seluruh dunia? Jika dia menciptakan paviliun langit sebagai tempat liburan, meski tidak sesuai seperti Gunung Suci di Avatar, mungkin tidak akan terlalu buruk dibanding dengan pulau kelapa buatan manusia di Dubai.

“Idemu tidak buruk, tapi aku pikir tidak akan ada yang mau mengambil risiko untuk pergi ke lantai tiga Tower Tong Tian untuk berlibur. Itu bukanlah liburan, itu sama saja mencari kematian!” Luo Hua City Mistress City mulai tertawa hingga punggungnya sakit.

Mereka berdua terus mengobrol dan tertawa bersama saat menapaki pinggiran danau. Sepanjang perjalanan mereka mencari tempat menyelinap untuk mendaki gunung secara diam-diam. Tiba-tiba, Luo Hua City Mistress melihat jika pagoda di puncak gunung mengeluarkan asap hitam. Dia segera menjadi geram selagi dia bergegas berlari, berkata, “Thief kecil, cepat kesini. Seseorang mencuri target kita. Aku ingatkan kau untuk jangan menahan diri. Bunuh setiap orang yang kau temui. Ini adalah sesuatu yang aku inginkan, tidak akan aku biarkan orang lain mengambilnya dariku.”

“Bagaimana jika itu bukan iblis dari Demon Abyss, tapi manusia?” Yue Yang merasa bahwa karena wilayah ini masih di dalam wilayah manusia, bisa jadi warrior manusia yang berusaha mencuri monster itu.

“Omong kosong. Di mataku, hanya ada satu musuh dan itu adalah seseorang yang menentangku.” Luo Hua City Mistress menepuk pundak Yue Yang dengan tangannya yang harum sebelum dengan nada berat berkata,”Tidak peduli siapapun mereka, selama mereka menolak untuk pergi, potong tangan dan kaki mereka untukku. Aku akan bertanggung jawab atas apapun yang akan terjadi.”

“…” Yue Yang yang awalnya mengira Luo Hua City Mistress adalah seseorang yang masuk akal. Siapa sangka dia lebih keras daripada Celestial Crab, seorang diktator yang tidak bisa dibandingkan?

Yue Yang segera mengeluarkan crescent blade dari punggungnya. Bloody Queen adalah beast yang telah targetkan, tentu saja dia akan membunuh siapa saja yang berani merebutnya darinya.

Lagipula, Luo Hua City Mistress telah berkata jika dia yang akan bertanggung jawab. Kenapa harus takut?

Di beberapa bagian tangga spiral batu apung telah hancur, menciptakan perangkap besar yang mengerikan di jalannya. Beberapa batu apung tertupi oleh darah dan bulu burung, bagian tubuh yang patah dan pecahan pedang yang tersebar di tanah. Saat Yue Yang dan Luo Hua City Mistress sedang sibuk menuju puncak, mereka bisa melihat bangkai Harpy dari waktu ke waktu. Terdapat juga beberapa bangkai monster level 3 yang ditembus oleh bulu Harpy. Banyak bangkai terbaring masih bergerak di genangan darah. Sudah jelas mereka belum mati.

Bangkai seekor laba-laba besar berceceran, beberapa bagian bahkan masih terbakar.

Bau daging dan darah yang terbakar memenuhi udara, menyengat hidung dan membuatmu ingin muntah.

Sudah jelas jika ini bukan serangan manusia tapi sebuah serangan berskala besar yang dipimpin iblis.

Saat mencapai batu apung terakhir di Gunung Terbang, Yue Yang dan Luo Hua City Mistress mendapati bangkai level 4 Demon Giant. Kepalanya terputus oleh kekuatan yang mengerikan, kematiannya benar-benar kejam dan mengerikan.

“Kali ini, pasti ada Jenderal Iblis atau bahkan Komandan Iblis yang memimpin pasukan.” Luo Hua City Mistress selanjutnya memberitahu Yue Yang agar lebih berhati-hati.

“Ai?”

Ketika mereka sampai di Gunung Terbang, mereka melewati jalan setapak yang sempit dan mendaki setengah jalan. Di sana, mereka melihat lebih dari seratus monster dari Demon Abyss mengelilingi Harpies yang telah berkurang jumlahnya. Setidaknya terdapat tiga Jenderal Iblis yang menyerang bergantian, menyerang raksasa yang memegang pedang. Tubuh raksasa itu sudah tertutup darah di pertempuran mematikan ini. Raksasa pemegang pedang itu terlihat seperti monster berkepala kerbau betina, namun jauh lebih tinggi. Mengayunkan pedang raksasa yang seperti pemenggal kepala, menyerang pasukan iblis dan membantai puluhan iblis tingkat rendah, kekuatannya tidak dapat dibendung.

Selain beberapa serangan dari Jenderal Iblis yang bisa melukainya, tidak ada iblis lain yang bisa menghentikan serangan raksasa ini.

Bahkan level 3 Longhorned Demons terbunuh dengan hanya satu ayunan pedang raksasa, bangkai mereka terbelah dua.

Di sisi lain medan perang, terdapat Banshee bersayap cerah yang jauh lebih besar daripada orang biasa. Ia terjebak oleh benang laba-laba yang tak terhitung jumlahnya dan tidak bisa mengepakkan sayapnya untuk terbang. Terdapat dua Jenderal Iblis yang memegang kapak tajam besar di tangan mereka dan dengan segera menyerang Banshee. Meskipun mereka tidak bisa membunuh Banshee bersayap cerah dengan mudah, tubuh Banshee itu dipenuhi luka-luka akibat serangan mereka.

Banshee bersayap cerah mengeluarkan tangisan yang menyedihkan dan menggunakan seluruh kekuatannya untuk membebaskan diri dari benang laba-laba. Namun usahanya sia-sia.

Terlihat jelas jika ia sudah benar-benar tidak berkutik.

Yue Yang memprediksi jika Jenderal Iblis telah mensummon Tarantula atau Trawlnet untuk melawan Banshee bersayap cerah, seekor beast jenis terbang. Tampaknya strategi itu adalah untuk menahan Banshee yang dapat mencapai kecepatan ultrasonik dengan benang laba-laba mereka. Kemudian, ketika Banshee jatuh ke tanah dan kekuatan bertarungnya berkurang drastis, di saat itulah mereka mulai menyerangnya … Di mata Luo Hua City Mistress, dia mungkin bisa membuat kesimpulan yang lebih tepat berdasarkan dari pengalamannya. Sebagai contoh, dia bisa menebak jika raksasa yang memegang pedang pasti terkena efek dari Weakening Demonic Moth, Bone Sucking Maggot dan Maniac Red Ant. Jika tidak, sebagai monster bronze-ranked level 7, tidak akan mudah baginya dilukai oleh tiga Jenderal Iblis. Bahkan ia tidak akan kehilangan akal sehatnya atau bertarung dengan liar.

“Ayayaya …”

Jeritan yang menusuk telinga tiba-tiba terdengar di udara, hampir membuat gelombang kejut suara.

Tidak peduli apakah itu monster biasa atau Jenderal Iblis, setelah mendengar jeritan yang sangat keras, bernada tinggi dan menusuk telinga, semua orang pingsan dan terjatuh ke tanah satu per satu, seperti gandum yang dipotong dan jatuh ke tanah.

Beberapa monster dengan tingkat rendah bahkan langsung tewas, kepala mereka meledak seperti semangka pecah. Gumpalan otak dan daging bertebaran.

Bahkan raksasa pemegang pedang yang kuat dan Bronze-ranked Blade Massacring Demoness level 7 jatuh ke tanah dengan keras, mencengkeram kepalanya.

Saat Yue Yang mendengarnya, dia juga merasa sedikit pusing.

Pandangannya berubah menjadi hitam selama dua sampai tiga detik, seolah-olah seseorang baru saja memukulnya dari belakang.

Namun, Innate Qi di tubuhnya segera reflek menyelimuti seluruh tubuhnya, dan akhirnya membentuk semacam topan  untuk melindungi kepalanya, perlahan berputar. Rasa pusing di otaknya perlahan menghilang, berganti menjadi perasaan segar yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Perasaan segar memenuhi seluruh kepalanya. Kondisinya tidak hanya membaik, namun kepalanya terasa seperti seratus kali lebih bersih dari biasanya.

Respon reflek Innate Qi ini membuat Yue Yang sangat senang.

Mungkinkah ini adalah level kedua dari Innate Invisible Sword Qi, “Lima Pengetahuan Menjadi Satu”?

Dia telah melatih level kedua dari Innate Invisible Sword Qi begitu lama, tapi ada banyak misteri yang tidak dapat dia mengerti. Yue Yang selalu merasa jika dia mengetahui hal itu, tapi di saat yang sama,dia juga merasa tidak terlalu mengerti tentang hal itu. Di bawah Pohon Oak berumur sepuluh ribu tahun, Yue Yang mendapat petunjuk tentang Jiwa Alam yang meningkatkan dunia mentalnya dengan besar. Di saat bersamaan, dia juga memahami metode untuk berlatih ke tingkat ketiga. Saat ini, setelah menerima serangan teriakan yang mengerikan, karena respon refleks Innate Qi untuk melindunginya, dia tiba-tiba mengerti mata, telinga, mulut, hidung dan lidah, “Lima Pengetahuan Menjadi Satu”. Dia telah berhasil meningkatkan kemampuan kelima indranya dengan pesat.

Dibanding dengannya, Luo Hua City Mistress tidak bisa menghilangkan efeknya seperti dirinya. Dia menutupi keningnya dengan kedua tangannya saat dia mengerang kesakitkan, “Ini … ini adalah Banshee Bloody Queen Scream. Sepertinya dia telah bertemu lawan yang kuat. Aku perlu satu menit untuk memulihkan diriku ke kondisi optimalku… Jika kau bisa bergerak, cepat manfaatkan efek kejutan dari Banshee Scream selagi masih ada dan bunuh Jenderal Iblis itu … Tunggu, jangan pergi, ada beberapa orang di atas … Hati-hati, orang ini bernama Ma Li Ang, dia salah satu dari tiga Komandan Iblis yang menonjol. Dia adalah Flying Dragon Demon Knight, kemampuannya bahkan mungkin setara denganku jadi … Pertarungan ini mungkin sangat sulit. Kau harus ingat apa yang aku katakan sebelumnya, dalam keadaan apa pun, kau harus terlebih dahulu memprioritaskan keselamatanmu.”

Di langit, sesosok tubuh gelap tiba-tiba turun dengan suara menggelegar.

Menggetarkan ke tanah, sosok itu membuat ledakan debu dan pecahan batu pecah saat mendarat.

Yue Yang menenangkan diri saat melihat seorang ksatria iblis menaiki seekor naga terbang berwarna hitam dan memakai armor lengkap. Dia dan naganya terjatuh bersamaan. (TL Note : So sweet…. Hahaha)

Mata naga terbang hitam itu segera memutih karena pingsan. Darah hitam keluar dari mulut, mata dan telinga. Sedangkan Ksatria Iblis di punggungnya memegang kepalanya saat dia melihat ke langit dan berteriak kesakitan, seolah ada paku besi yang menusuk kepalanya. Dia terlihat sangat menderita.

Melihat hal seperti itu, Yue Yang merasa jika itu bukanlah hal yang aneh.

Dengan jarak yang begitu dekat, bahkan dia yang telah mencapai dunia innate, merasa seperti seseorang telah memukul belakang kepalanya dengan palu setelah mendengar jeritan yang menusuk telinga itu. Orang ini menerima serangan langsung dari jarak dekat. Sudah cukup mengesankan jika kepalanya belum meledak dan berubah menjadi bubur. Sepertinya orang ini adalah Ma Li Ang. Jadi dia adalah salah satu dari tiga Komandan Iblis yang menonjol?

Tiga orang yang menonjol?

Kedengarannya seperti mereka adalah makhluk yang hebat.

Di langit, terdapat gadis bersayap emas yang terseok-seok. Tubuhnya dipenuhi darah, menodai dadanya yang seputih salju dan tubuhnya yang tertutupi oleh armor iblis.

Sesuatu yang terlihat seperti belati tertancap dalam di dadanya.

Darah segar mengalir tanpa henti, mewarnai merah seluruh tubuhnya.

Ia melayang di udara dengan susah payah, gemetar saat dia terbang. Ia tampak seperti ingin melarikan diri dari pertempuran. Namun, sepertinya ia bahkan tidak memiliki energi bahkan untuk mengepakkan sayapnya. Pada akhirnya, ia terbang rendah dan akhirnya terjatuh ke tanah di depan Yue Yang dengan suara keras … Sepertinya sedang berjuang untuk bangkit kembali, tapi ketika hendak bangun , ia memuntahkan darah dan pingsan kesakitan.  

Apakah kedua belah pihak terluka parah?

Apakah Bloody Queen dan Komandan Iblis ini bertarung hingga mereka terluka parah?

Yue Yang merasa jantungnya berdegup kencang, dia sangat senang karena detak jantungnya meningkat tiga kali lipat daripada biasanya. Bukankah ini membuktikan jika nirwana telah memberinya Bloody Queen di atas piring perak? Jika dia masih menolak pemberian ini, dia mungkin akan menerima hukuman nirwana.  

“Kalian berdua bisa bertarung perlahan-lahan, dan aku akan berada di tengah-tengah …” Dia segera menuju Bloody Queen yang pingsan dan bersiap untuk menggunakan Phantom Shadow untuk merebut tubuhnya.

Tiba-tiba, angin sepoi-sepoi bertiup kencang.

Sesosok tubuh muncul di belakangnya. Sosok itu memegang Demon Blade yang berbentuk aneh dan bersinar dengan cahaya emas yang cerah dan bersiap untuk menebas kepala Yue Yang …

 

← LLS 86 – Bloody Queen? LLS 88 – Membunuh Jenderal Iblis Seketika→

Leave a Reply