LLS 99 – Bunuh Mereka Semua!

Semoga terbayar lunas ya yang minggu kemaren,

Diterjemahkan oleh Akira_94

Selamat membakar waktumu! 🙂


LLS 99 – Bunuh Mereka Semua!


TL Note: sedikit penjelasan karakter  
Tuan Muda Ketiga / Yue Yang: Dia adalah anak tertua ketiga di antara generasi cucu di Klan Yue.
Nyonya Muda Ketujuh / Yue Bing: Dia adalah anak tertua ketujuh di antara generasi cucu di Klan Yue.
Master Ketiga / Yue Qiu: Dia adalah ayah kandung pemuda menyedihkan, seorang legenda namun meninggal muda. Menikah dengan saudari Ibu Keempat.
Master Keempat: Dia adalah ayah angkat pemuda menyedihkan.
Ibu Keempat / Nyonya Keempat / Nyonya Xian / wanita cantik itu: Istri Master Keempat
Pelayan Kedua: Pelayan dari keluarga Cabang Kedua.


Di Kota Batu Putih, petugas yang bertanggung jawab atas gerbang teleportasi bersiap untuk menutupnya sebelum menuju ke Kedai Timur untuk minum. Tiba-tiba, dia mendengar suara gemuruh dan melihat lebih dari sepuluh orang bergegas mendekat dan mengelilinginya.

“Apa yang sedang kalian lakukan? Aku … “Petugas yang bertanggung jawab atas gerbang teleportasi belum selesai berbicara sebelum pria tertinggi sudah mencengkeramnya, bertanya dengan suara keras di saat yang bersamaan:” Di mana keluarga Cabang Keempat Klan Yue? ”

“Ah, baru saja Tuan Muda Ketiga dan Nyonya Muda Ketujuh kembali dan membawa Nyonya Keempat pergi. Ada juga sekelompok pelayan bersama mereka, mereka melakukan teleport ke Kota Tanah Hitam … “Sebelum petugas yang bertanggung jawab atas gerbang teleportasi belum selesai berbicara, pemimpin kelompok tersebut berteriak,” Sial! “. Melempar petugas itu ke samping, dia memerintahkan pada tim untuk berangkat dengan suara keras. Petugas yang bertanggung jawab atas gerbang teleportasi bangkit perlahan dari tanah, menepuk dadanya: “Seperti yang diduga, Tuan Muda Ketiga benar. Ternyata benar-benar ada beberapa orang buta yang membuat masalah bagi Klan Yue. Apakah mereka benar-benar berpikir jika hanya dengan puluhan orang bodoh seperti mereka akan cukup melawan Klan Yue dari Empat Klan Utama? Tapi bagaimanapun, karena ada uang yang harus disimpan, aku akan mengikuti instruksi yang diperintahkan oleh Tuan Muda Ketiga!”   

Ketika dia menyadari jika koin emas di sakunya masih ada, dia suasana hatinya segera lebih baik.

Dia telah diberi banyak uang sejumlah 5 koin emas hanya dengan membantu Tuan Muda Ketiga Klan Yue untuk menceritakan sebuah kebohongan kecil. Kapan lagi dia bisa mendapat kesepakatan sebaik ini?

Yue Yang tidak membawa wanita cantik itu ke Kota Tanah Hitam, namun ke Kota Bambu Hijau. Setelah mencapai Kota Bambu Hijau, Yue Yang memberi pelayan tua, Paman Nan dan yang lainnya 5 koin emas untuk biaya hidup, menyuruh mereka untuk kembali ke Kastil Klan Yue hanya ketika tahun baru dimulai. Untuk saat ini, mereka lebih baik mencari tempat untuk beristirahat selama dua hari.

Paman Nan dan pelayan lainnya juga tahu jika mereka adalah beban bagi Tuan Muda, jadi mereka mengangguk dan setuju untuk mencari tempat tinggal di Kota Bambu Hijau.

Yue Yang membawa gadis kecil yang telah sangat lelah hingga akhirnya tertidur, dan wanita cantik serta Yue Bing untuk menyewa kereta kuda roda empat terbesar dan ternyaman yang bisa dia temukan dan segera menuju ke Kastil Klan Yue. .

Jika hanya Yue Yang sendirian atau bahkan hanya membawa Yue Bing, Yue Yang pasti akan memilih untuk melakukan teleport ke Kota Tanah Hitam yang adalah kota terdekat ke Kastil Yue Klan. Ada alasan mengapa dia memilih pergi ke Kota Bambu Hijau, yang pertama adalah karena Kota Bambu Hijau tidak jauh dari Kota Tanah Hitam dan terdapat jalan utama yang mengarah langsung ke Kastil Klan Yue. Yang kedua adalah jika menurut pemikiran orang biasa, orang-orang akan berpikir jika Yue Yang, Yue Bing, dan yang lainnya sedang terburu-buru akan segera menuju Kota Tanah Hitam dan dengan begitu mengabaikan Kota Bambu Hijau yang sedikit lebih jauh. .  

Meski dia tidak tahu apakah orang-orang akan datang untuk mencegat mereka di tengah perjalanan, ada baiknya dia bersiap.

Sekarang setelah dia membawa serta wanita cantik dan gadis kecil itu, perjalanannya tidak akan terlalu cepat. Selain memastikan jika perjalanan itu tidak akan terlalu melelahkan bagi mereka, dia juga tidak bisa membiarkan mereka terjebak dalam bahaya apapun.

Karena itu, Yue Yang menggunakan kereta kuda roda empat terbaik yang bisa dia dapatkan dan meminta wanita cantik, Yue Bing, dan gadis kecil itu untuk duduk di dalam, sementara dia sendiri duduk di sebelah kusir, memperhatikan keadaan di sekitar mereka. Jika ada orang yang menyerang, Yue Yang akan membiarkan Hui Tai Lang bermain dengan mereka.

Akhir-akhir ini, Hui Tai Lang hidup seperti pangeran, tidak melakukan apapun kecuali makan dan tidur dan bahkan dia terlihat semakin gemuk.

Dia bahkan memberi si kusir koin emas dalam jumlah besar agar tetap berkendara disaat malam hari.

Setelah berkendara sepanjang malam, saat fajar menyingsing di hari kedua mereka berhasil sampai di Desa Klan Yue yang berjarak 10 mil dari Kastil Yue Klan.

Ini adalah tempat tinggal keluarga cabang Yue Klan, keturunan keluarga besar, dan kerabat jauh. Meskipun ini disebut Desa Klan Yue, itu seluas Kota Batu Putih. Di dalam desa, bahkan terdapat tembok kota dan fasilitas seperti Mercenary Guild, Warrior Guild dan bar.

Desa Klan Yue sebenarnya adalah gerbang pertama Kastil Klan Yue dan terletak di tengah lembah. Setelah melewatinya, akan ada dua jalan besar yang berkelok-kelok menuju Kastil Klan Yue yang menjulang di atas gunung.

“Tuan Muda, ada seseorang yang menghadang jalan di depan kita …” Si kusir sangat ketakutan hingga seluruh tubuhnya gemetar.

Tentu saja, ini bukan pertama kali dirinya pergi ke Kastil Klan Yue, tapi dia belum pernah menghadapi situasi seperti ini sebelumnya.

Hampir seratus penjaga Klan Yue melindungi bagian depan Desa Klan Yue, semuanya terlihat garang saat kedatangannya. Biasanya tidak seperti ini. Meskipun selalu ada seseorang ditanyai di Desa Klan Yue, terlepas dari sikap mereka yang sedikit sombong, mereka tidak akan pernah menghadang. Saat ini, sepertinya Tuan Muda ini bukan anggota generasi muda Klan Yue, tapi lebih seperti seseorang yang datang untuk membalas dendam … Tapi jika dia datang untuk membalas dendam, mengapa dia membawa tiga wanita?, baik besar maupun kecil? Tentang apa semua ini?

Semakin dia memikirkannya, semakin menjadi takut si kusir. Segera, dia menjadi gundukan yang gemetar dan tidak lagi ingin membawa kudanya ke depan.

Begitu Yue Yang melihat hal ini, dia dengan mudah mengambil beberapa koin emas dan memasukkannya ke dalam saku si kusir, lalu menendangnya dengan satu kaki dan mengendalikan keretanya sendiri.

“Xiao San, apa, apa maksudnya ini? Jangan katakan padaku jika kau ingin memaksa masuk?” Diantara penjaga Klan Yue, seorang prajurit berjubah ungu yang perkasa dan bermartabat melangkah keluar dengan wajah tersenyum dan berhenti di depan kereta itu:” Menurut laporan pelayan, kau tidak hanya menentang pernikahan ayahmu dan mengabaikan keputusan Master Klan dan Tetua Klan, kau bahkan dengan kejam memukuli Pelayan Kedua yang dikirim oleh Master Klan untuk meyakinkanmu dan membuatnya menjadi orang cacat … Sekarang para Tetua Klan marah dan mereka meminta Master Klan untuk memberi perintah untuk menghukum keras dirimu. Kau bisa naik ke gunung, tapi kau harus turun dari kereta, berjalan satu langkah dan memberikan permintaan maaf dengan rendah hati setiap kalinya. ”

“Suami Nyonya Kedelapan, mengapa anda menuduh kami sebagai kriminal tanpa membedakan yang benar dan yang salah?” Yue Bing membuka tirai yang menutupi pintu kereta dan keluar dari kereta, bertanya dengan marah: “Itu jelas anjing Rumah Pertama yang mengandalkan kekerasan untuk membuli orang lain saat mereka memamerkan kekuatan mereka di rumah kami. Kakakku bertindak seperti itu untuk memberi pelajaran pada pelayan-pelayan jahat itu, ada yang salah dengan itu? Kami pasti tidak akan memberikan permintaan maaf dengan “rendah hati”. Yang lebih aneh adalah anda bahkan berani untuk datang dan membuat kami kesulitan ?! ”

“Kau adalah bagian dari generasi muda, namun kau tidak menghormati atasanmu. Apakah ini bagaimana Nyoya Xian membesarkan anak-anaknya?” Sekali lagi, seorang pria kurus muncul dari kerumunan.

“Xian tidak tahu bagaimana mendukung suaminya, dia juga tidak tahu bagaimana mendidik anak-anaknya dan kebetulan dia akan menemui ayah yang terhormat dan akan memohon pengampunan di hadapannya.” Wanita cantik itu telah menerima instruksi Yue Yang sebelumnya dan hanya membalas dengan satu kalimat, dia telah mempercayakan Yue Yang untuk mengurus semuanya. .

Wanita cantik itu merasa bahwa anaknya telah tumbuh besar dan bukan lagi anak laki-laki kecil pemalu yang tidak berani melepaskan tangannya bertahun-tahun yang lalu.

“Aku tidak sopan? Aku khawatir beberapa orang yang tidak menghormati orang tua. Ada beberapa hal yang jika dikatakan hanya akan membuat seluruh dunia menertawakan mereka dan membiarkan generasi muda dihina!” Yue Bing tidak pernah membantah para tetua dan awalnya masih sedikit malu-malu. Begitu melihat jika kakaknya berada di sampingnya sambil mengangguk, dia tiba-tiba merasakan seteguk keberanian dan bahkan tidak khawatir jika dia menghadapi dua tetua. Dia tidak menunjukkan satu tanda kelemahan. Wanita muda itu berpikir karena dia dan kakaknya tidak melakukan kesalahan apapun, mereka hanya diintimidasi tanpa henti. Bukan hanya Rumah Utama dan Rumah Kedua yang diizinkan untuk membuli orang dan sisanya tidak diperbolehkan menentang bukan?

“Apakah kau benar atau salah, Kepala Klan dan Tetua yang akan menentukannya. Kami tidak akan bertanya lagi. Sekarang, kecuali jika kau ingin mengorbankan hidupmu, ikuti perintah Klan Master: turun dari kereta, dengan patuh naik ke gunung lalu memohon ampunan dari Tetua Klan!” Prajurit berpakaian ungu itu mendengus berat.

“Bolehkah aku tahu, apa konsekuensi kejahatan kami? tidak mungkin dipenggal kan?” Yue Yang tersenyum kecil, karena mereka akan bermain. Mari bermain dengan taruhan yang lebih besar!

“Klan Master mengeluarkan perintah: Nyonya Xian tidak dapat membesarkan anak-anaknya dengan benar, Xing Hall meminta 10 cambukan dengan sebuah tongkat. Karena bertahun-tahun menjadi menantu perempuan yang baik dan berbakti dan tidak menimbulkan masalah, namamu dapat dibersihkan dan anak-anakmu diizinkan untuk mengganti setengah dari cambukan untukmu. Yue Bing melawan para tetua dan membantu kakaknya dalam penyerangan. Karena masih di bawah umur dan bodoh, 15 cambukan tongkat. Shuang-er masih muda dan bodoh, jadi dia bisa diampuni. Untukmu Xiao San, kau adalah pelaku utama, kau menyakiti orang lain, sangat jahat, mengancam kesatuan klan, merusak reputasi klan dan yang paling parah dari pelanggaran ini adalah tidak menghormati perintah Master Klan. Sulit untuk menenangkan publik tanpa hukuman yang lebih berat, jadi selain 100 cambukan, kau akan dikurung hingga dapat merenungkan kesalahanmu selama setahun. Kau juga harus membayar biaya pengobatan sebagai kompensasi. Rumah Keempat juga harus membayar seratus emas lagi sebagai kompensasi untuk kepala pelayan dan penjaga yang terluka untuk menyelesaikan kejadian tersebut.” Ketika laki-laki yang kurus membaca semua ini dengan suara keras, bibirnya melengkung menjadi senyuman.  

Dia merasa jika Yue Yang pasti tidak akan menerima hukuman ini. Jika Tuan Muda Ketiga ini tidak mau menerima, atau bahkan mencoba menerobos paksa, maka akan ada luka yang lebih parah lagi dan ini akan menjadi kejahatan yang lebih besar lagi.

Saat hal itu terjadi bahkan jika mereka “masuk akal” sebelumnya, itu masih akan menjadi kesalahan besar.

Begitu Yue Bing mendengar ini, wajahnya yang kecil menjadi pucat pasi.

Ini pada dasarnya memaksa mereka untuk memberontak. Tidak hanya dirinya dan kakaknya, mereka bahkan ingin melukai ibunya? Mereka benar-benar pergi keterlaluan!

Mengenai segala sesuatu yang mereka lihat dan dengar, Yue Yang merasa hal itu sangat normal. Ini hanya perangkap besar dan mereka ingin agar dia masuk ke dalamnya. Jika tidak, tidak peduli siapa yang dikirim untuk melaporkan berita tersebut, bahkan mengirim surat pun tidak akan berbeda. Mengapa mereka mengirim kepala pelayan sombong itu? Sepertinya pihak lain sudah memperkirakan segalanya, tidak peduli apakah Keempat Rumah tersebut bertindak atau tidak, akan sulit untuk lolos dari rencana ini.

Sebagai contoh, dua orang di depan mereka, jika mereka benar-benar ingin menyelesaikan kejadian tersebut, mengapa mereka tidak mengirim dua orang tua yang baik hati dan ramah untuk berdiskusi?

Dengan sikap kasar dan mengancam orang, alasannya tidak lain adalah untuk menindas mereka!

Begitu rencana ini berhasil, mungkin Ibu Keempat tidak memiliki pijakan di Klan Yue. Dia dan dirinya sendiri, bersama Yue Bing dan Yue Shuang, mungkin akan diusir, dan Nyonya Muda Feng Klan, dia akan dengan lancar menikah dengan Klan Yue, menjadi wanita resmi Keempat Paman …

Namun, tidak peduli seberapa baik mereka telah merencanakannya, mereka tetap tidak bisa memprediksi masa depan!

Yue Yang saat ini bukanlah orang yang sama dengan pemuda menyedihkan itu, dan sama sekali bukan San-er yang lemah dan tidak berdaya. Sebaliknya, dia adalah orang yang sangat berani dari dunia lain.

Dia memiliki Invisible Sword Qi, Lamia Loli Xiao Wen Li, Golden King Beast Bloody Queen, Barbaric Cow Shadow, Hui Tai Lang, Golden Crown Thorny Flower Queen masa depan dan dua Summoning Grimoire. Dengan semua ini, apakah dia masih perlu takut dengan mereka? Jangankan Paman pertama Yue Shan yang hanya seorang Master Klan sementara. Bahkan jika Master Klan asli, Marsekal Kerajaan Da Xia Yue Hai ingin memberi perintah untuk mencambuk Ibu Keempat, Yue Yang pasti akan menjadi musuh dan memberontak. Selama dia, anaknya, ada di sana, jangan pernah berpikir untuk menyentuh satu helai rambut dari kepala Ibu Keempat!

Kontinen Soaring Dragon adalah dunia warrior.

Siapa pun memiliki tinju lebih besar, kekuatan siapa yang lebih kuat, perkataan orang itu adalah hukum!

Yue Yang sekarang ingin menggunakan tinjunya untuk memberitahu Klan Yue, `sekarang adalah giliran sampah ini untuk berbicara, jika kalian tidak menyukainya, datang dan tanyakan pada tinjuku!’

Di kereta, Yue Shuang dan tubuh wanita cantik itu sedikit gemetar. Dia dulunya terbiasa menyerah pada kesengsaraan, tapi dia bukan wanita bodoh. Dia sangat menyadari semua yang dilakukan Rumah Utama dan Rumah Kedua, tapi dia terus-menerus bersabar, berharap bisa menyelamatkan putra dan putrinya, menunggu mereka tumbuh dengan cepat. Tidak pernah sekalipun dia berpikir, meskipun dia telah membuat konsesi dan bersabar, akan datang hari dimana dia dipaksa mencapai titik dimana dia tidak dapat lagi besabar dan bertahan.

“San-er, Bing-er, kenapa kita tidak kembali ke Kota Batu Putih. Masalah Klan Yue, kita tidak akan mempedulikannya lagi, kita juga tidak bisa menjaganya! ” Wanita cantik itu bersedia membiarkan dirinya menanggung segala macam keluhan, tapi tidak mau melihat anak-anaknya mengambil risiko. Meski anak-anaknya telah bekerja keras, mereka masih terlalu muda!  

“Ibu Keempat jangan takut, dengan anakmu di sini kau bisa pergi ke mana saja di bawah langit! Kecuali aku telah mati, tidak akan ada orang yang bisa menyentuh satu helai rambutmu atau kedua adik perempuanku! ” Yue Yang berteriak dengan tegas. Segera setelah ini, dia berdiri dari kereta dan berteriak keras: “Hui Tai Lang, kamu anjing bodoh, apa yang kau tunggu? Maju! Siapa yang berani menghalangi jalanku, bunuh tanpa ragu! Aku adalah Tuan Muda Ketiga Klan Yue akan kembali ke Kastil Klan Yue, siapa pun yang berani menghalangiku korbankan hidupmu! Ini adalah peringatan terakhirku, kalian semua menyingkir atau aku akan membunuh kalian semua! ”

Hui Tai Lang telah bersembunyi di balik kereta selama ini.

Ini karena begitu ia muncul akan membuat kedua kuda itu sangat ketakutan hingga tubuh mereka gemetar dan membuat tidak stabil saat perjalanan.

Baru sekarang ketika ia sedang bersembunyi dan beristirahat di belakang kereta dengan mata terpejam, ia mendengar suara gemuruh Yue Yang dan segera melesat seperti anak panah, berdiri di depan kereta, melolong panjang ke arah langit, dan menggeram pada penjaga Klan Yue di hadapannya. Kedua kepala itu mengeluarkan asap hitam sihir, tubuhnya terbakar yang menakuti beast penjaga Klan Yue yang rendah. Mereka tidak ingin bertarung melawannya karena ketakutan. Yang paling lemah bahkan pingsan karena ketakutan. Selain beast rendah, bahkan beast prajurit berpakaian ungu dan oarng kurus sangat ketakutan, hingga seluruh tubuh mereka bergetar, menundukkan kepala dan menurunkan telinga mereka, tidak berani menatap Hui Tai Lang yang gagah secara langsung.  

“Kau berani untuk tidak mematuhi perintah Master Klan?” Laki-laki kurus itu dalam hati berharap agar Yue Yang bertindak gegabah dan menantikannya untuk memberontak. Awalnya, dia sangat senang tapi begitu dia melihat jika beast yang disummon adalah Two-headed Demonic Wolf dan itu adalah beast Level 5 perunggu, dia mendapat kejutan besar dan segera merasa menyesal saat seluruh tubuhnya dengan gugup menelan kata-kata kasarnya.

“Jangan lupa tambahkan pada kejahatan karena membantai orang klan!” Yue Yang berteriak keras, “Hui Tai Lang, bunuh semua sampah yang menghalangi kereta ini!”  

 

← LLS 98 – Menghajar Budak Bajingan dengan kasar LLS 100 – Segera Masukan dia ke dalam peti!→

Leave a Reply